Gali Rumah Sakit dari Abad ke-18, Arkeolog Temukan Prasasti Kutukan untuk Ritual Mengerikan

Kamis, 23 Januari 2025 | 14:21 WIB
Gali Rumah Sakit dari Abad ke-18, Arkeolog Temukan Prasasti Kutukan untuk Ritual Mengerikan
Penemuan prasasti kutukan di makam Romawi kuno. (Service Archéologie Orléans (SAVO))

Suara.com - Para arkeolog di Prancis baru-baru ini membongkar makam pria dari era Romawi kuno yang dikuburkan dengan prasasati kutukan. Prasasti ini diduga ditulis dengan menggunakan bahasa yang telah punah.

Makam ini ditemukan dalam penggalian di bawah rumah sakit dari abad ke-18 yang berada di Kota Orleans sekitar 75 mil atau 120 kilometer di barat daya Paris.

Dilansir dari Live Science, lokasi penggalian ini mengungkap sekitar 60 pemakaman yang disusun dalam satu baris sepanjang dinding. Pemakaman tersebut berasal dari akhir abad pertama hingga awal abad ketiga.

Berdasarkan masanya, proses pemakaman yang memanjang ini dirasa tidak biasa. Terlebih karena makam tersebut tidak berisi wanita atau anak-anak. Di sisi lain, peti mati kayu yang dicat ini menjadi tanda bahwa orang yang dimakamkan ini berasal dari kelompok tertentu.

Penemuan prasasti kutukan

Penemuan prasasti kutukan di makam Romawi kuno. (Service Archéologie Orléans (SAVO))
Penemuan prasasti kutukan di makam Romawi kuno. (Service Archéologie Orléans (SAVO))

Satu hal yang tidak biasa dari penemuan makam ini adalah adanya 21 prasasati kutukan yang dibuat menggunakan lempengan timah yang kemudian digulung. Prasasti ini memiliki banyak tulisan di atasnya.

Prasasti kutukan ini dikenal juga dengan istilah latin 'defixiones' dan sudah ditemukan di seluruh dunia. Lembarang tipis timah ini digunakan sebagai cara untuk berbicara dengan para dewa.

Sebelum dimakamkan, seseorang akan menuliskan kutukan atau keinginannya lalu memasangnya dengan menggunakan paku. Selanjutnya menaruknya di tanah melalui kuburan atau sumur.

Penelitian yang dilakukan oleh para arkeolog menyebut jika prasasati kutukan ini ditulis dengan menggunakan bahasa Galia, bahasa Celtic yang justru sudah punah. Meskipun bahasa Galia terus digunakan selama beberapa abad, bahasa tersebut justru mulai jarang digunakan.

Baca Juga: Makam Perempuan Bersenjata Berusia 1100 Tahun Ditemukan di Hongaria, Simpan Rahasia Apa?

Sebelumnya, para arkeolog juga melakukan penelitian tomografi sinar-X yang melihat bagian dalam prasasati kutukan tersebut. Sayangnya, hasil penelitian ini masih belum diungkap oleh publik hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI