Huawei Mematenkan Sensor Sidik Jari 3D di Smartwatch, Tawarkan Banyak Fungsi

Denada S Putri, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 29 Januari 2025 | 14:38 WIB
Huawei Mematenkan Sensor Sidik Jari 3D di Smartwatch, Tawarkan Banyak Fungsi
Huawei Watch Ultimate Design Gold Edition. (Huawei)

Suara.com - Huawei baru-baru ini mematenkan sensor sidik jari 3D di smartwatch. Sensor sidik jari tersebut memungkinkan pengguna mengaplikasikan beberapa fungsi berbeda.

Sebagai informasi, perusahaan mempunyai smartwatch dengan fitur unik seperti Huawei Watch D. Jam tangan pintar itu dapat mengukur tekanan darah dan tidak memerlukan kalibrasi dengan manset tekanan darah tradisional.

Huawei sekarang resmi mengantongi paten terkait sidik jari 3D di smartwatch. Ilustrasi pada paten memperlihatkan bila sensor dapat merekam berbagai pola sidik jari dari ibu jari, jari tengah, hingga telunjuk.

Dikutip dari MySmartPrice, sensor tersebut mendukung berbagai gerakan dan sidik jari. Huawei nampaknya sedang menjajaki cara untuk menavigasi antarmuka pada smartwatch.

Perlu diketahui, sensor ini mirip dengan fitur fingerprint in-display pada panel AMOLED smartphone. Pemindai dirancang untuk merekam sidik jari 360 derajat guna melakukan berbagai tindakan.

Paten sidik jari 3D di smartwatch Huawei. (CNIPA, WIPO)
Paten sidik jari 3D di smartwatch Huawei. (CNIPA, WIPO)

Gambar pada paten menggambarkan jumlah gerakan yang dapat didukung oleh pemindai sidik jari 3D setelah sidik jari didaftarkan. Beberapa jari berbeda ternyata dapat melakukan tindakan bervariasi untuk mengoperasikan smartwatch.

Misal, pengguna dapat mendaftarkan ibu jari untuk kembali ke menu utama, jari telunjuk untuk menelepon, dan jari tengah untuk menutup. Gambar lain menunjukkan bagaimana pemindai sidik jari dapat mengontrol volume dan kecerahan layar melalui gerakan.

Pengguna dapat meletakkan jari mereka pada sensor dan memutarnya searah atau berlawanan arah jarum jam untuk menambah atau mengurangi volume serta kecerahan. Perlu ditekankan bahwa itu masih sebatas paten. Perusahaan mungkin membutuhkan waktu dalam mengaplikasikannya ke smartwatch di pasar komersial.

Meski begitu, paten ini mengindikasikan bila Huawei menyiapkan fitur intuitif dengan memanfaatkan sensor sidik jari pada smartwatch premium.

baca juga

Sebelumnya, perusahaan menghadirkan HarmonyOS 5.0 yang menawarkan perombakan antarmuka. Cukup menarik menantikan gabungan fitur antarmuka anyar, sensor tekanan darah, hingga sensor sidik jari di smartwatch Huawei generasi anyar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Redmi Watch 5 Resmi Masuk Indonesia, Jam Tangan Xiaomi yang Tahan 24 Hari

Redmi Watch 5 Resmi Masuk Indonesia, Jam Tangan Xiaomi yang Tahan 24 Hari

Tekno | Minggu, 26 Januari 2025 | 12:49 WIB

Amazfit Active 2 Siap Masuk ke Indonesia, Ini Bocoran Fiturnya

Amazfit Active 2 Siap Masuk ke Indonesia, Ini Bocoran Fiturnya

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2025 | 16:05 WIB

Vivo dan Huawei Kuasai Pasar HP China di 2024, Apple Kalah Telak!

Vivo dan Huawei Kuasai Pasar HP China di 2024, Apple Kalah Telak!

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2025 | 09:04 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×