3 Perbandingan Program MBG di Indonesia dan Swiss, dari Bahan Baku Mentah hingga Tak Didanai Pajak Negara

Denada S Putri

Minggu, 02 Februari 2025 | 18:19 WIB
3 Perbandingan Program MBG di Indonesia dan Swiss, dari Bahan Baku Mentah hingga Tak Didanai Pajak Negara
Menu Makan Bergizi Gratis di Samarinda. [kaltimtoday.co]

Suara.com - Program makan bergizi gratis atau MBG yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto menemui berbagai pro kontra dalam penerapannya.

Meski baru percobaan, nyatanya program makan bergizi gratis ini mendapat banyak kritikan, terutama soal kelayakan makanan hingga sumber biaya untuk mendanai program tersebut.

Di negara lain, rupanya program makan bergizi gratis juga sudah lama diterapkan, salah satunya diterapkan di negara Eropa yakni di Swiss.

Seorang diaspora Indonesia yang berada di Swiss pun membagikan cerita untuk membandingkan bagaimana program makanan gratis di Swiss ini diterapkan.

Lantas, apa saja perbandingan program makanan begizi gratis di Indonesia dengan di Swiss ini? Berikut penjelasannya dikutip dari akun Instagram @evelyntrivena:

1. Diberi Bahan Pokok Mentah

Tak seperti di Indonesia yang siswanya diberi makanan jadi atau siap makan, di Swiss, program makan bergizi gratis ini diberikan melalui bahan pokok mentah.

Jadi para penerima program MBG ini diberi bahan pokok mentah yang bisa diolah secara mandiri atau melalui organisasi yang menerima bantuan.

Jadi, masyarakat bisa menyesuaikan selera makan masing-masing dan tidak merisaukan makanan yang tidak sesuai selera seperti yang dialami siswa-siswa di Indonesia kemarin.

baca juga

2. Difasilitasi Kursus Masak dan Resep Makanan

Pemerintah di Swiss juga sangat aktif dalam mengedukasi pentingnya mengolah bahan makan tersebut menjadi makanan yang bergizi untuk diri sendiri.

Jadi, tidak hanya diberi bahan pokok mentah saja, pemerintah Swiss juga kerap membagikan dan menyiapkan fasilitas kursus masak dan beberapa resep makanan.

Tujuannya adalah supaya masyarakat tidak bermalas-malasan dan memiliki dampak panjang untuk tetap hidup sehat melalui program makan bergizi gratis.

3. Tidak Semua Didanai Pajak Negara

Uniknya, tidak seperti di Indonesia yang programnya masih didanai pajak negara hingga berbagai organisasi diminta ikut serta dalam pendanaannya, di Swiss tidak semua program makan bergizi gratis ini didanai pajak negara.

Swiss memiliki program redistribusi makanan surplus dari supermarket lokal, jadi bahan makanan dari supermarket yang masih layak ini didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Jadi, program makan bergizi gratis di Swiss ini bisa meminimalisir anggaran negara dan korupsi dan membuat masyarakat bisa lebih mandiri.

Dalam kolom komentarnya, netizen pun banyak setuju dengan program makanan bergizi gratis atau MBG seperti di Swiss ini bisa diterapkan di Indonesia.

"ya kan emang gitu harusnya. tapi kalo di indo begitu ntar gak cuan, pejabatnya belum pada kebagian," tulis netizen.

"Bagus banget program nya lebih efisien dan berdampak baik buat masyarakatnya," kata netizen.

"programnya baguss Semoga Indonesia bisa mengadopsi program2 yang bagus dari LN," jelas netizen.

"Regulasinya matang bgt step kebijakan nya ga tumpang tindih antar kebijakan , semua clear bahkan masyarakat bisa ikut swadaya dalam program makanan gratis," tutur netizen.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tembus Rp171 Triliun, Anggaran MBG Diharapkan Beri Efek Ganda Bagi UMKM

Tembus Rp171 Triliun, Anggaran MBG Diharapkan Beri Efek Ganda Bagi UMKM

Video | Sabtu, 01 Februari 2025 | 20:00 WIB

Deddy Corbuzier Terseret Lagi, Hasan Nasbi Minta Siswa yang Tidak Suka MBG Jangan Dimarahi

Deddy Corbuzier Terseret Lagi, Hasan Nasbi Minta Siswa yang Tidak Suka MBG Jangan Dimarahi

Entertainment | Jum'at, 31 Januari 2025 | 21:00 WIB

Pangkas APBN Besar-besaran Demi MBG, Prabowo Disebut Tak Ingkari Janji Kampanye

Pangkas APBN Besar-besaran Demi MBG, Prabowo Disebut Tak Ingkari Janji Kampanye

Video | Jum'at, 31 Januari 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×