Terungkap Misteri Jejak Kaki Berusia 4.000 Tahun di Dekat Pompeii

Agung Pratnyawan

Selasa, 11 Februari 2025 | 16:15 WIB
Terungkap Misteri Jejak Kaki Berusia 4.000 Tahun di Dekat Pompeii
Ilustrasi jejak kaki. [Pixabay]

Suara.com - Misteri jejak kaki berusia 4.000 tahun di dekat Pompeii akhirnya terkuak. Ternyata ini penyebab terciptanya jejak kaki kuno berusia 4.000 tahun di dekat Pomeii.

Sebagaimana diketahui, ilmuwan telah menemukan jejak kaki kuno berusia 4.000 tahun di dekat Pompeii.

Setelah dilakukan penelitian, ternyata ada alasan mengapa ada jejak kaki tua di sekitar wilayah tersebut.

Dilansir dari Live Science, jejak kaki kuno tersebut dibuat oleh manusia dan hewan yang melarikan diri dari letusan Gunung Vesuvius.

Namun yang menarik, jejak kaki ini berusia ribuan tahun lebih tua daripada letusan terkenal pada tahun 79 M.

Fakta ini kemudian menunjukkan bahwa orang-orang di daerah Naples telah berhadapan dengan bencana gunung berapi selama ribuan tahun.

Sebagaimana diketahui, jejak berusia 4.000 tahun itu ditemukan selama pembangunan jaringan pipa di area tenggara Pompeii.

Hal ini disampaikan oleh Pengawas Arkeologi, Seni Rupa, dan Lanskap untuk Provinsi Salerno dan Avellino.

Tentang Jejak Kaki di Dekat Pompeii

baca juga
Jejak kaki berusia 4.000 tahun di dekat Pompeii. [Courtesy of Soprintendenza Archeologia, Belle Arti e Paesaggio per le province di Salerno e Avellino]
Jejak kaki berusia 4.000 tahun di dekat Pompeii. [Courtesy of Soprintendenza Archeologia, Belle Arti e Paesaggio per le province di Salerno e Avellino]

Menurut laporan, jejak kaki tersebut diperkirakan tercipta pada Zaman Perunggu Awal di Italia (2300 hingga 1700 SM).

Tim menemukan jejak kaki manusia dan hewan di daerah pertanian Casarzano dekat kota Nocera Inferiore, sekitar 8 mil (13 kilometer) di sebelah timur Pompeii.

Jejak kaki tersebut terawetkan dalam material yang terlempar dari Gunung Vesuvius. Polanya acak sehingga kita bisa memprediksi jika manusia zaman itu benar-benar berjuang untuk hidupnya dari amukan gunung yang meletus.

Sekitar tahun 1995 SM , Gunung Vesuvius meletus, menurut penanggalan radiokarbon sebelumnya dari sedimen danau.

Letusan ini juga sering disebut sebagai letusan batu apung Avellino karena letusan ini diperkirakan lebih besar dan lebih dahsyat daripada yang terjadi pada tahun 79 M.

Gunung berapi yang meletus itu dilaporkan menghancurkan komunitas pertanian dan penggembala Zaman Perunggu Awal yang tinggal di dekat gunung berapi tersebut dan mengubur pemukiman di bawah batu apung dan abu.

Bukan jejak kaki pertama yang ditemukan

Akan tetapi, jejak kaki tersebut bukan pertama yang diketahui dari letusan terseut.

Sebelumnya, jejak lain juga ditemukan pada tahun 2001 di Nola-Croce del Papa, sebuah desa Zaman Perunggu Awal yang hancur akibat letusan Avellino.

Menurut sebuah studi tahun 2006 dalam jurnal PNAS, jejak kaki ini menunjukkan bahwa evakuasi massal ribuan orang secara tiba-tiba terjadi pada awal letusan.

Sebagian besar orang yang melarikan diri dari Nola-Croce del Papa kemungkinan besar selamat, demikian kesimpulan para peneliti dalam studi tersebut.

Akan tetapi tanah mereka kemungkinan tidak dapat dihuni selama berabad-abad.

Selama penggalian jaringan pipa baru-baru ini, para arkeolog menemukan bukti bahwa orang-orang memang kembali ke daerah Casarzano pada abad-abad berikutnya.

Mereka menemukan sisa-sisa desa dengan gubuk-gubuk setengah lingkaran yang berasal dari tahun 1200 hingga 900 SM, sekitar akhir Zaman Perunggu.

"Kumpulan temuan menunjukkan penggunaan wilayah tersebut secara terus-menerus selama ribuan tahun," kata badan pengawas tersebut dalam pernyataan tersebut.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arkeolog Teliti Situs Arkeologi Berusia 2700 Tahun di Yordania, Diduga Jadi Tempat Kunjungan Raja Daud

Arkeolog Teliti Situs Arkeologi Berusia 2700 Tahun di Yordania, Diduga Jadi Tempat Kunjungan Raja Daud

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 16:05 WIB

Tameryraptor Markgrafi: Predator Purba yang Baru Terungkap Setelah Hampir 100 Tahun

Tameryraptor Markgrafi: Predator Purba yang Baru Terungkap Setelah Hampir 100 Tahun

Tekno | Minggu, 26 Januari 2025 | 15:26 WIB

9 Temuan Arkeologi yang Masih Belum Dapat Dijelaskan Para Ilmuwan

9 Temuan Arkeologi yang Masih Belum Dapat Dijelaskan Para Ilmuwan

Tekno | Selasa, 14 Januari 2025 | 18:55 WIB

Terkini

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:06 WIB

Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan

Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat

Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026

4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun

Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu

Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:55 WIB

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

×