Daerah Terpadat yang Berisiko Jika Asteroid Pembunuh Kota Menabrak Bumi

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 20 Februari 2025 | 08:13 WIB
Daerah Terpadat yang Berisiko Jika Asteroid Pembunuh Kota Menabrak Bumi
Ilustrasi asteroid yang sedang mendekati Bumi menggunakan AI [Suara.com/Muhammad Yunus]

Suara.com - Para ilmuwan mengungkap bahwa asteroid seukuran Patung Liberty berpotensi menabrak Bumi dalam tujuh tahun ke depan, dengan beberapa kota terpadat dunia berada di jalur ancaman.

Dilansir dari UNILAD, Asteroid 2024 YR4, yang pertama kali terdeteksi NASA pada Desember lalu, kini menjadi salah satu objek dengan risiko tumbukan tertinggi dalam sejarah pemantauan.

Dengan probabilitas tumbukan yang meningkat dari 2,6 persen menjadi 3,1 persen, ilmuwan mulai mempertimbangkan dampak yang bisa terjadi jika asteroid ini memasuki atmosfer Bumi.

Apabila asteroid ini meledak saat memasuki atmosfer, dampaknya diperkirakan setara dengan delapan juta ton TNT, menghancurkan area dalam radius 48 kilometer.

Kota-kota padat penduduk yang berada di jalur potensial tumbukan termasuk Bogotá, Abidjan, Lagos, Khartoum, Mumbai, Kolkata, dan Dhaka, dengan total lebih dari 110 juta jiwa yang berisiko terdampak.

David Rankin, insinyur NASA dari Catalina Sky Survey Project, memetakan koridor risiko yang mencakup wilayah Amerika Selatan bagian utara, Samudra Pasifik, Asia Selatan, Laut Arab, dan Afrika.

Ilustrasi Asteroid. [Foto : ANTARA]
Ilustrasi Asteroid. [Foto : ANTARA]

Sementara itu, beberapa ilmuwan memperingatkan bahwa upaya untuk mengubah jalur asteroid bisa berisiko tinggi. Dr. Robin George Andrews menegaskan bahwa salah langkah dalam upaya penangkisan dapat menyebabkan asteroid pecah menjadi beberapa bagian yang tetap mengarah ke Bumi.

“Ini seperti mengubah peluru meriam menjadi tembakan shotgun,” kata Andrews, mengingatkan bahwa jika asteroid terlalu besar, NASA mungkin memerlukan beberapa pesawat ruang angkasa untuk menabraknya dengan presisi tanpa menyebabkan kehancuran yang lebih besar.

Untuk saat ini, YR4 masih berada dalam orbit yang aman di luar angkasa. Namun, prediksi baru akan diperbarui setelah asteroid ini kembali melintas dekat Bumi pada tahun 2028.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peluang Tabrakan Asteroid 2024 YR4 Meningkat: Apa Artinya bagi Bumi?

Peluang Tabrakan Asteroid 2024 YR4 Meningkat: Apa Artinya bagi Bumi?

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 06:44 WIB

Penemuan Mengejutkan: Inti Bumi Ternyata Lebih Lentur dari yang Diduga

Penemuan Mengejutkan: Inti Bumi Ternyata Lebih Lentur dari yang Diduga

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 06:35 WIB

Kolaborasi Nyata Jaga Lingkungan, Alfamart dan Noovoleum Siap Jaga Bumi

Kolaborasi Nyata Jaga Lingkungan, Alfamart dan Noovoleum Siap Jaga Bumi

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2025 | 17:45 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×