Harga Air Mineral di Rapat Prabowo Dibandingkan dengan MBG, Publik: Efisiensi Tapi Minumnya Mahal

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Senin, 24 Februari 2025 | 11:46 WIB
Harga Air Mineral di Rapat Prabowo Dibandingkan dengan MBG, Publik: Efisiensi Tapi Minumnya Mahal
Kolase Makan Bergizi Gratis (MBG) dan air mineral. [X]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini membagikan sejumlah foto pertemuan dengan para Pimpinan Redaksi (Pemred) pada Sabtu (22/2/2025). Dalam rapat yang diselenggarakan di Hambalang tersebut, Prabowo Subianto menyebut jika pertemuan terakhir diadakan pada 18 Juli 2023.

"Kami berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai isu serta kebijakan strategis, di mana media memegang peran penting sebagai ujung tombak penyampaian informasi yang utuh dan terpercaya kepada masyarakat. Semoga pertemuan ini semakin memperkuat sinergi dan kontribusi media dalam membangun bangsa," tulis Prabowo Subianto.

Unggahan tersebut sontak menuai atensi publik di media sosial. Namun, warganet salah fokus dengan merek air mineral yang disajikan di atas meja. Bukan air mineral biasa, tampak botol air Equil tersedia untuk masing-masing tamu.

Hal ini membuat harga air mineral tersebut dibandingkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan keputusan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah. Salah satu akun X @ARSIPAJA pun turut menyoroti hal tersebut.

Sebagaimana diketahui, anggaran makan gratis sebesar Rp 10.000. Namun, harga air mineral Equil adalah Rp 34.650 per botolnya. Saat ditelusuri melalui platform marketplace, harga termurah untuk air mineral Equil adalah Rp 20.850 per botol. Angka tersebut masih dua kali lipatnya dibandingkan dengan program MBG.

Tak hanya itu, pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah pun disinggung oleh publik. Alih-alih melakukan penghematan, rapat tersebut justru menyajikan air mineral dengan harga yang terbilang mahal.

Cuitan warganet soal harga air mineral yang disajikan di rapat Prabowo Subianto. [X/@ARSIPAJA]
Cuitan warganet soal harga air mineral yang disajikan di rapat Prabowo Subianto. [X/@ARSIPAJA]

"MBG: Rp 10.000. Equil (e-katalog): Rp 34.650," tulis pemilik akun.

Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 34.000 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar.

"Nenggak air putih senilai tiga hari MBG," komentar @pakko******

baca juga

"Takut nggak cocok kah sama lidahnya kalau minum air mineral yang harga 3 ribuan? Efisiensinya yang rata dong," tambah @call***_

"Efisiensi tapi minumnya Equil? Efisiensi ndasmu!" sahut @akea*****

"Kalau setiap rapat Prabowo nyediainnya Equil, berarti buat kabinetnya doang yang isinya 109 kepala itu kalau meeting tiap akhir pekan setahun kira-kira 900 jutaan buat minum doang per tahun. Belum anak-anaknya yang ngikut," timpal @efr****

"Dan seperti biasa. Rumus efisiensi nggak berlaku buat pejabat," sambung @nabi********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Persoalkan Warga Mau Selamanya Tinggal di Rusunawa, Rano Karno: Kalau Rezekinya Berkembang Pasti Pindah

Tak Persoalkan Warga Mau Selamanya Tinggal di Rusunawa, Rano Karno: Kalau Rezekinya Berkembang Pasti Pindah

News | Senin, 24 Februari 2025 | 11:30 WIB

Pelajar SD hingga SMA se-Paniai Tolak MBG: Pendidikan Gratis di Papua Lebih Penting!

Pelajar SD hingga SMA se-Paniai Tolak MBG: Pendidikan Gratis di Papua Lebih Penting!

News | Senin, 24 Februari 2025 | 11:09 WIB

Cek Fakta: Tautan Pendaftaran Mitra Makan Bergizi Gratis

Cek Fakta: Tautan Pendaftaran Mitra Makan Bergizi Gratis

News | Senin, 24 Februari 2025 | 11:09 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×