Setelah Asam Sulfat, Momen Gibran Bahas Gizi MBG Pakai Istilah Gramasi Bikin Geleng-geleng: Mending Diem

Agung Pratnyawan, Amelia Prisilia

Kamis, 13 Maret 2025 | 14:33 WIB
Setelah Asam Sulfat, Momen Gibran Bahas Gizi MBG Pakai Istilah Gramasi Bikin Geleng-geleng: Mending Diem
Wapres Gibran Rakabuming Raka. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming kembali menuai kritik dari publik usai menghitung gizi makanan dengan menggunakan satuan gramasi. Hal ini menjadi perbincangan hangat di media sosial usai viral beberapa waktu lalu.

Penggalan video Gibran Rakabuming yang bicara soal gramasi ini diunggah oleh akun @MasBRO_back di X hingga menuai berbagai komentar dari netizen dalam waktu singkat.

"Gramasi awokwowokw" tulis akun tersebut.

Dalam video viral berdurasi 1 menit 11 detik ini nampak Wapres Gibran Rakabuming berbicara mengenai program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang digadang oleh pemerintah.

Dirinya mengaku jika seluruh menu Makan Bergizi Gratis di setiap daerah memang berbeda-beda. Tidak selamanya siswa-siswa di sekolah ini akan mendapat sumber karbohidrat dari nasi namun bisa diganti dengan mie atau jagung.

Lebih lanjut, Gibran Rakabuming menjelaskan bahwa setiap menu Makan Bergizi Gratis dihitung gizinya sebelum dikonsumsi oleh para siswa.

Terkait hal ini, Gibran menggunakan istilah 'gramasi' guna menghitung gizi dalam makanan di Makan Bergizi Gratis.

Gibran pakai istilah gramasi. (x/MasBRO_back)
Gibran pakai istilah gramasi. (x/MasBRO_back)

"Di tiap daerah mungkin beda-beda ya menunya, mungkin tidak harus semuanya nasi. Tidak harus setiap hari nasi, mungkin ada mie, ada jagung, gapapa gak masalah. Asalkan sekali lagi, kebutuhan nutrisi, gizi setiap hari tercukupi,"

"Kalau di Tangerang ini ada tiap menu di-breakdown, nasi kalorinya berapa, gram gramannya berapa, SD SMP gramnya beda, gramasinya beda," jelas Gibran Rakabuming.

baca juga

Di akhir video viral, nampak seorang penjual kain yang menjelaskan arti gramasi. Menurut pria di video ini, gramasi merupakan ukuran berat dalam kain yang menentukan tebal dan tipis kain.

Laman Google menyebut bahwa istilah gramasi makanan dirasa kurang tepat karena pada umumnya istilah ini digunakan untuk kain atau kertas dan mengacu pada berat bahan.

Reaksi publik mengenai pernyataan Gibran Rakabuming

Menjadi viral di X, pernyataan Gibran Rakabuming mengenai gramasi dalam menu Makan Bergizi Gratis ini kemudian mendapat berbagai komentar dari netizen di laman media sosial tersebut.

Banyak netizen yang dibuat geleng-geleng mengenai penggunaan kata 'gramasi' di pernyataan Gibran Rakabuming tersebut.

"Tong kosong nyaring bunyinya" balas netizen.

"Nanti akan ada istilah baru lagi, meterisasi" komentar akun lainnya.

"Gue kalau jadi dia sih mending diem daripada tiap bicara tapi salah yang ada malah tambah kelihatan bodohnya" ungkap netizen.

"Sudah kehabisan kata-kata buat yang ini mah, ampun" tulis akun lainnya membalas.

"Nampak sangat pengalaman dalam ilmu ngawurisasi, putra dari nominator OCCRP tak diragukan lagi" balas netizen.

Tidak semua netizen menyalahkan Gibran soal istilah gramasi di makanan. Ada juga yang membenarkan istilah tersebut umum digunakan dalam katering diet.

"Ayo objektif, didunia katering industri or katering diet di rumah sakit ada istilah gramasinya. Standard berat menu persaji. Tapi terlambat hrsnya diawal program." jelas netizen lain.

"padahal gak ada yang salah sama penggunaan diksi gramasi dalam konteks yang disampaikan juga. gramasi itu ya buat menunjukan berat dalam satuan gram untuk sebuah objek benda. kain bisa, makanan juga bisa, bahkan di dunia LM antam juga sering dipake istilah gramasi." tulis lainnya.

Ini bukan pertama kali Gibran Rakabuming dirasa salah menggunakan istilah. Sebelumnya, pada masa kampanye, Gibran sempat salah menyebut asam folat menjadi asam sulfat untuk dikonsumsi ibu hamil.

Asam folat, atau vitamin B9, adalah nutrisi esensial yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan perkembangan tabung saraf pada janin, sehingga sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk mencegah cacat lahir.

Menanggapi kesalahan tersebut, Gibran segera menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Ia mengakui kekeliruannya dan menegaskan bahwa dirinya tidak sempurna. Gibran juga berjanji untuk lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan di masa mendatang.

Sayangnya, hingga kini kesalahan penggunaan istilah asam sulfat Gibran Rakabuming ini masih ramai dibicarakan. Terbaru istilah gramasi ikut menjadi sorotan.

Video lengkap Gibran Rakabuming memakai istilah gramasi saat mengomtari MBG dapat disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setoran Pajak Anjlok 41 Persen di Tengah Kebutuhan Anggaran Jumbo Prabowo

Setoran Pajak Anjlok 41 Persen di Tengah Kebutuhan Anggaran Jumbo Prabowo

Bisnis | Kamis, 13 Maret 2025 | 11:39 WIB

Cek Fakta: Makan Bergizi Gratis di Papua Mengandung Racun dan Genosida

Cek Fakta: Makan Bergizi Gratis di Papua Mengandung Racun dan Genosida

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 08:14 WIB

Momen Gibran Jadi Juri Lomba AI Jadi Cibiran, IPK Diungkit Lagi: Ditanya Suku Aja Mikirnya dari Subuh

Momen Gibran Jadi Juri Lomba AI Jadi Cibiran, IPK Diungkit Lagi: Ditanya Suku Aja Mikirnya dari Subuh

Tekno | Kamis, 13 Maret 2025 | 09:18 WIB

Sudah Ada MBG, Pramono Batal Gelar Program Sarapan Bergizi Gratis di Jakarta

Sudah Ada MBG, Pramono Batal Gelar Program Sarapan Bergizi Gratis di Jakarta

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 19:02 WIB

Ayah Wapres Filipina Resmi Ditangkap Polisi, Publik Sentil Fufufafa: Bapaknya Kapan?

Ayah Wapres Filipina Resmi Ditangkap Polisi, Publik Sentil Fufufafa: Bapaknya Kapan?

Tekno | Rabu, 12 Maret 2025 | 16:12 WIB

Terkini

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:28 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:23 WIB

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:19 WIB

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:16 WIB

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:12 WIB

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:07 WIB

×