Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas

Dythia Novianty

Kamis, 03 April 2025 | 11:45 WIB
Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas
Ilustrasi Ransomware. [Pixabay]

Suara.com - Para penjahat siber mengenkripsi komputer sebuah organisasi dengan meretas kamera pengawas.

Meski tampak kontradiksi dengan intuisi pada pandangan pertama, rangkaian kejadian tersebut mengikuti logika yang dapat dengan mudah diterapkan ke organisasi yang berbeda dan perangkat yang berbeda dalam infrastrukturnya.

Penyerang mengeksploitasi kerentanan dalam aplikasi yang dapat diakses publik untuk menembus jaringan dan menjalankan perintah pada host yang terinfeksi.

Setelah pelanggaran awal, mereka meluncurkan alat akses jarak jauh populer AnyDesk dan memulai sesi RDP dengan server file organisasi.

Mengakses server, mereka mencoba menjalankan ransomware, tetapi sistem EDR perusahaan mendeteksi dan mengkarantinanya.

Sayangnya, hal ini tidak menghentikan para penjahat siber.

Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas. [Pixabay]
Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas. [Pixabay]

Karena tidak dapat menyebarkan ransomware pada server atau workstation, yang dilindungi oleh EDR, para hacker menjalankan pemindaian LAN dan menemukan kamera video jaringan.

Meskipun ada referensi berulang kali ke "webcam" dalam laporan investigasi insiden, Kaspersky meyakini itu bukan kamera internal laptop atau smartphone, tetapi perangkat jaringan mandiri untuk pengawasan video.

Ada beberapa alasan mengapa kamera menjadi target ideal bagi para penyerang.

baca juga

Pertama karena firmware-nya yang sangat ketinggalan zaman, perangkat tersebut rentan terhadap eksploitasi jarak jauh, yang memberi penyerang akses shell dan kemampuan untuk menjalankan perintah.

Kamera tersebut menjalankan Linux versi ringan yang mampu menjalankan biner standar untuk sistem operasi ini.

Secara kebetulan, persenjataan Akira berisi alat enkripsi berbasis Linux.

Kemudian, perangkat khusus ini tidak memiliki dan kemungkinan tidak mampu mendukung agen EDR atau kontrol keamanan lainnya untuk mendeteksi aktivitas berbahaya.

Penyerang dapat memasang malware mereka di kamera, dan menggunakan perangkat tersebut sebagai pijakan untuk mengenkripsi server organisasi.

Tapi tenang, Kaspersky memberitan tips cara menghindari menjadi korban berikutnya.

Insiden kamera IP dengan jelas menggambarkan prinsip-prinsip tertentu dari serangan siber yang ditargetkan, dan memberikan wawasan tentang tindakan pencegahan yang efektif.

Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas. [Pixabay]
Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas. [Pixabay]

Hal pertama yang harus dilakukan adalah batasi akses ke perangkat jaringan khusus dan izinnya.

Faktor utama dalam serangan ini adalah akses kamera IP yang terlalu permisif ke server file.

Perangkat ini harus berada dalam subnet yang terisolasi.

Jika itu tidak memungkinkan, perangkat tersebut harus diberi izin sesedikit mungkin untuk berkomunikasi dengan komputer lain.

Misalnya, akses tulis harus dibatasi ke satu folder di satu server tertentu tempat rekaman video disimpan.

Dan akses ke kamera dan folder ini harus dibatasi ke stasiun kerja yang hanya digunakan oleh petugas keamanan dan personel berwenang lainnya.

Meskipun menerapkan pembatasan ini mungkin lebih menantang untuk perangkat khusus lainnya ( seperti printer ), hal itu mudah dicapai dengan kamera.

Kamu juga bisa nonaktifkan layanan yang tidak penting dan akun default pada perangkat pintar, dan ubah kata sandi default.

Jangan lupa menggunakan solusi EDR di semua server, stasiun kerja, dan perangkat lain yang kompatibel.

Solusi yang dipilih harus mampu mendeteksi aktivitas server yang tidak lazim, seperti upaya enkripsi jarak jauh melalui SMB.

Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas. [Pixabay]
Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas. [Pixabay]

Tidak lupa perluas program manajemen kerentanan dan patch untuk mencakup semua perangkat pintar dan perangkat lunak server.

Mulailah dengan melakukan inventarisasi terperinci dari perangkat tersebut.

Jika memungkinkan, terapkan pemantauan, seperti penerusan telemetri ke system SIEM, bahkan pada perangkat khusus yang tidak memungkinkan penerapan EDR: router, firewall, printer, kamera pengawas video, dan perangkat serupa.

Perlu juga untuk pertimbangkan transisi ke solusi kelas XDR, yang menggabungkan pemantauan jaringan dan host dengan teknologi deteksi anomali, dan alat untuk respons insiden manual dan otomatis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Fog-Ransomware, Memeras Korban Usai Ekspos Data Pribadi

Waspada Fog-Ransomware, Memeras Korban Usai Ekspos Data Pribadi

Tekno | Sabtu, 29 Maret 2025 | 10:58 WIB

Tips Amankan Data Pribadi, Jangan Sampai Momen Lebaran Hilang!

Tips Amankan Data Pribadi, Jangan Sampai Momen Lebaran Hilang!

Tekno | Kamis, 27 Maret 2025 | 12:24 WIB

Riset: Lebih dari 500 Ribu Serangan Phishing pada Bisnis di Asia Tenggara 2024, Indonesia Nomor Dua di Asia Tenggara

Riset: Lebih dari 500 Ribu Serangan Phishing pada Bisnis di Asia Tenggara 2024, Indonesia Nomor Dua di Asia Tenggara

Tekno | Senin, 10 Maret 2025 | 11:02 WIB

Waduh! Serangan Trojan Perbankan lewat HP Melonjak hingga 196 Persen di 2024

Waduh! Serangan Trojan Perbankan lewat HP Melonjak hingga 196 Persen di 2024

Tekno | Rabu, 05 Maret 2025 | 13:14 WIB

Kolaborasi, Telkomsel, Kaspersky, dan Gojek Luncurkan Paket Baru, Data Pribai Makin Aman

Kolaborasi, Telkomsel, Kaspersky, dan Gojek Luncurkan Paket Baru, Data Pribai Makin Aman

Tekno | Senin, 03 Maret 2025 | 10:54 WIB

Riset: Serangan Siber Lokal Turun, Indonesia Peringkat 71 Dunia

Riset: Serangan Siber Lokal Turun, Indonesia Peringkat 71 Dunia

Tekno | Selasa, 25 Februari 2025 | 07:47 WIB

Terkini

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:42 WIB

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB