Selain 8 inti CPU, SoC mengintegrasikan GPU Adreno 610 kelas menengah dengan pengontrol memori LPDDR4 (saluran ganda) dan mendukung Wi-Fi (802.11ac + MIMO, maks. 867 Mbps), Bluetooth 5, dan LTE (modem LTE X11 dengan unduhan hingga 390 Mbps).
SoC diproduksi dalam 6nm (dibandingkan dengan proses LPP 11nm lama dari Snapdragon 665 yang serupa ).
CPU dan AnTuTu
MediaTek Helio G99 adalah prosesor 8 inti dengan frekuensi clock 2,20 GHz. Sementara Qualcomm Snapdragon 680 4G memiliki 8 inti CPU dengan frekuensi clock 2,40 GHz.
MediaTek Helio G99 mendukung memori maksimum 12 GB dalam 2 saluran memori. Qualcomm Snapdragon 680 4G dapat menghubungkan memori hingga 8 GB dalam 2 saluran memori.
MediaTek Helio G99 secara signifikan mengungguli Snapdragon 680 dalam benchmark AnTuTu Helio G99 meraih skor AnTuTu v10 sekitar 415.061.
Sedangkan Snapdragon 680 meraih skor sekitar 309.642. Hal ini berarti perbedaan kinerja sekitar 34% yang menguntungkan Helio G99
Mana yang Bagus untuk Gaming?
Jawabannya tetap Helio G99. Chipset ini dirancang dengan mempertimbangkan permainan, dilengkapi GPU dan CPU yang lebih bertenaga, menghasilkan permainan lebih lancar dan frame rate lebih baik.
Namun bukan berarti Snapdragon 680 tanpa keunggulan, berikut adalah beberapa keunggulannya yang juga perlu diketahui
Keunggulan Qualcomm Snapdragon 680:
- Performa kartu grafis yang lebih baik FLOPS (0,284 TFLOPS vs 0,2816 TFLOPS)
- Frekuensi Lebih Tinggi (2400MHz vs 2200MHz)
Bagus Mana?
Jika dilihat dari spesifikasinya di atas kertas MediaTek Helio G99 secara umum mengungguli Snapdragon 680, terutama dalam hal grafis dan game.
Helio G99 menawarkan kinerja CPU dan GPU yang lebih baik, membuatnya lebih cocok untuk tugas berat seperti bermain game, sementara Snapdragon 680 dikenal karena efisiensi daya dan kemampuan AI-nya.
Akan tetapi, Snapdragon 680 juga memiliki keunggulan seperti performa yang lebih tinggi dan kartu grafis lebih baik.