Sosok Pembuat Upin Ipin Universe, Game Petualangan Durian Runtuh yang Panen Hujatan

M Nurhadi

Kamis, 31 Juli 2025 | 09:57 WIB
Sosok Pembuat Upin Ipin Universe, Game Petualangan Durian Runtuh yang Panen Hujatan
Upin Ipin Universe [Epic Games]

Suara.com - Game Upin & Ipin Universe belakangan topik hangat di kalangan gamer dan warganet. Dibuat melalui kolaborasi antara Streamline Studios dan Les Copaque Production, game ini tengah menghadapi badai kontroversi. Di platform X (sebelumnya Twitter), seruan untuk memboikot game ini meluas, dengan tagar #BoikotLesCopaque dan #BoikotStreamlineMedia menjadi sangat populer.

Alasan di balik seruan boikot ini cukup kompleks, mencakup berbagai isu mulai dari harga jual yang dianggap tidak masuk akal hingga masalah internal perusahaan yang lebih serius. Salah satu pemicu utama adalah harga game yang mencapai 177 ringgit Malaysia (sekitar Rp650.000). Banyak pihak menilai harga tersebut tidak sebanding dengan kualitas atau konten yang ditawarkan dalam game. Hal ini diperparah dengan kontroversi yang diduga merugikan streamer kenamaan, Windah basudara.

Lebih jauh, kontroversi ini diperparah dengan dugaan masalah internal terkait pembayaran karyawan. Menurut laporan dari Nmiagaming, Streamline Studios dikabarkan terlambat membayar gaji karyawan yang terlibat dalam pengembangan game ini selama berbulan-bulan. Selain itu, mantan karyawan yang telah di-PHK juga disebut-sebut belum menerima hak-hak mereka. Dalam komunikasi internal yang berhasil diverifikasi oleh Nmia Gaming, pimpinan studio mengakui adanya permasalahan keuangan dan operasional sebagai penyebab keterlambatan pembayaran gaji staf.

Les Copaque dan Streamline Studios

Game Upin & Ipin Universe, yang resmi dirilis pada 17 Juli 2025, merupakan hasil kerja sama Les’Copaque Production, sebagai kreator asli serial animasi populer Upin & Ipin, dan Streamline Studios, pengembang game profesional yang memiliki pengalaman luas di industri. Game ini berlatar Kampung Durian Runtuh yang dilengkapi suasana pasar, sawah, dan tradisi lokal, memungkinkan pemain menjelajahi lingkungan, membantu warga, serta mengenal budaya Malaysia melalui karakter Upin dan Ipin.

Dikembangkan untuk platform modern, game ini mengadopsi format open-world yang menawarkan kebebasan interaksi bagi pemain. 

Les’Copaque Production adalah studio animasi yang berdiri tahun 2005 di Shah Alam, Selangor, Malaysia, dan dikenal sebagai otak di balik serial animasi Upin & Ipin. Serial ini telah meraih banyak penghargaan bergengsi dan ditayangkan di lebih dari 100 negara. Mereka juga sukses memproduksi film Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal yang bahkan masuk dalam daftar 32 kandidat nominasi Oscar 2019 untuk kategori film animasi.

Pendiri Les’Copaque adalah Haji Burhanuddin Md Radzi dan Hajah Ainon Ariff, bersama tiga alumni Multimedia University (MMU) yaitu Mohd Nizam Abdul Razak, Mohd Safwan Abdul Karim, dan Usamah Zaid Yasin. Misi utama mereka adalah memajukan industri animasi Malaysia dan membuka peluang bagi talenta lokal. Nama Les’ Copaque sendiri merupakan modifikasi dari istilah Melayu "Last Kopek" yang berarti kesempatan terakhir, namun dimodifikasi agar terdengar seperti bahasa Prancis, memberikan kesan unik dan ambisius.

Upin Ipin Universe di Epic Game Store [Epic Games]
Upin Ipin Universe di Epic Game Store [Epic Games]

Dalam pengembangan Upin & Ipin Universe, Les’Copaque memegang kendali penuh atas seluruh aspek kreatif, meliputi cerita, karakter, dan suasana Kampung Durian Runtuh. Mereka memastikan alur cerita dalam game tetap selaras dengan identitas Upin & Ipin yang sudah dikenal luas oleh penonton. Detail budaya dan visual yang menjadi ciri khas serial ini juga dipertahankan secara cermat dalam versi game. 

baca juga

Mengutip laman resmi mereka, Les’ Copaque fokus pada produksi animasi 3D berkualitas tinggi dengan citra lokal namun daya tarik global. Ambisi ini pertama kali diwujudkan melalui film pendek Mustahak Mission (2005) yang berhasil meraih beberapa penghargaan, termasuk Short Animated Film Gold Medal di Malaysia Video Award ke-10. Terobosan besar terjadi pada tahun 2007 dengan pengenalan karakter Upin dan Ipin dalam serial animasi pendek bertema Ramadan, ide dari Haji Burhanuddin untuk menguji minat masyarakat Malaysia terhadap animasi 3D lokal. Kedua karakter kembar ini dipilih karena desainnya yang sederhana dan mudah dianimasikan, dan tak disangka mendapat sambutan luar biasa, menjadikan Upin & Ipin ikon baru dari Malaysia.

Karya-karya besar Les’ Copaque Production meliputi film animasi Geng: The Adventure Begins (2009), Upin & Ipin: Jeng Jeng Jeng! (2016) dan Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal (2019). Serial TV populer mereka antara lain Upin & Ipin (2007–sekarang), Pada Zaman Dahulu (2011–sekarang), Puteri (2014), Upin & Ipin Iqra (2019–sekarang), dan Upin & Ipin: The Helping Heroes (2020–sekarang). Mereka juga memiliki proyek live action dari serial populernya yang bertajuk Kembara Warisan Detektif Upin & Ipin.

Profil Streamline Studios

Sebagai bagian dari Streamline Media Group, Streamline Studios memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri game global. Studio ini terkenal karena kontribusinya dalam pengerjaan judul-judul game besar berkelas AAA seperti Street Fighter V, Final Fantasy XV, Marvel vs. Capcom: Infinite, Killer Instinct, dan Mortal Kombat.

Dalam proyek Upin & Ipin Universe, Streamline Studios bertindak sebagai pengembang utama yang bertanggung jawab pada aspek teknis. Ini meliputi desain dunia open-world hingga sistem permainan. Mereka memanfaatkan keahlian dalam penggunaan Unreal Engine 5 untuk membangun dunia Kampung Durian Runtuh menjadi lingkungan digital yang imersif dan dapat dijelajahi pemain. 

Kerja sama antara Streamline Studios dan Les’Copaque Production dalam proyek ini adalah simbiosis yang penting. Les’Copaque menyediakan fondasi kreatif berupa cerita, karakter, dan arahan budaya, sementara Streamline Studios menangani seluruh bagian teknis, termasuk desain dunia permainan, grafis, dan sistem interaksi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Syarat Agar Game Upin & Ipin Universe Masuk Android?

Apa Syarat Agar Game Upin & Ipin Universe Masuk Android?

Tekno | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:47 WIB

Cara Download dan Install Game Upin & Ipin Universe, Panduan Lengkap untuk Pemula

Cara Download dan Install Game Upin & Ipin Universe, Panduan Lengkap untuk Pemula

Tekno | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:47 WIB

Daftar Harga Game Upin & Ipin Universe di Semua Platform, Bikin Menjerit?

Daftar Harga Game Upin & Ipin Universe di Semua Platform, Bikin Menjerit?

Tekno | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:41 WIB

4 Cara Main Game Upin & Ipin Universe di Setiap Platform: PlayStation hingga Nintendo Switch

4 Cara Main Game Upin & Ipin Universe di Setiap Platform: PlayStation hingga Nintendo Switch

Tekno | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:16 WIB

Viral di Indonesia Gegara Windah Basudara, Malaysia Boikot Upin & Ipin Universe

Viral di Indonesia Gegara Windah Basudara, Malaysia Boikot Upin & Ipin Universe

Tekno | Selasa, 29 Juli 2025 | 16:11 WIB

Kontroversi Game Upin & Ipin Universe: Kenapa Gamer Malaysia Serukan Boikot?

Kontroversi Game Upin & Ipin Universe: Kenapa Gamer Malaysia Serukan Boikot?

Tekno | Senin, 28 Juli 2025 | 16:56 WIB

Terkini

Unreal Engine 6 Pamer Fitur, Hadirkan Integrasi AI Gemini dan Claude

Unreal Engine 6 Pamer Fitur, Hadirkan Integrasi AI Gemini dan Claude

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:58 WIB

5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh

5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:56 WIB

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

EA Sports FC 26 Dapat Diskon Besar: Cuma Rp50 Ribu di Steam, Versi Switch Gratis

EA Sports FC 26 Dapat Diskon Besar: Cuma Rp50 Ribu di Steam, Versi Switch Gratis

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:40 WIB

HP Murah Vivo Y500 4G Siap ke Indonesia dan Nepal, Usung Baterai 8.100 mAh

HP Murah Vivo Y500 4G Siap ke Indonesia dan Nepal, Usung Baterai 8.100 mAh

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:31 WIB

5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan

5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:51 WIB

Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330

Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:51 WIB

Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact

Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:27 WIB

Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga

Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:58 WIB

LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor

LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:13 WIB