Apa Pengaruh Ring of Fire di Indonesia? Antara Anugerah dan Bencana

Ruth Meliana Suara.Com
Kamis, 31 Juli 2025 | 14:17 WIB
Apa Pengaruh Ring of Fire di Indonesia? Antara Anugerah dan Bencana
ilustrasi HUT ke-80 RI (Pexels/Ache Surya)

Suara.com - Cincin Api Pasifik, atau dikenal secara internasional sebagai Pacific Ring of Fire, merupakan zona seismik paling aktif di dunia.

Kawasan Ring of Fire membentang sepanjang lebih dari 40.000 kilometer, melingkari Cekungan Pasifik dan melintasi sejumlah negara seperti Chili, Amerika Serikat, Jepang, Filipina, Selandia Baru, hingga Indonesia.

Sekitar 75 persen gunung berapi aktif di dunia, dan hampir 90 persen gempa bumi global terjadi di zona Ring of Fire.

Ring of Fire terbentuk akibat pergerakan lempeng-lempeng tektonik yang saling bertumbukan di sepanjang tepi Samudra Pasifik.

Proses ini memicu aktivitas geologis intens, seperti gempa bumi, pembentukan palung laut, serta letusan gunung berapi.

Indonesia, yang berada di titik pertemuan tiga lempeng besar yakni Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik, menjadi salah satu negara paling rentan namun juga paling kaya geologis di kawasan ini.

Pengaruh Ring of Fire di Indonesia

ilustrasi wilayah Ring of Fire (freepik/jcomp)
ilustrasi wilayah Ring of Fire (freepik/jcomp)

Nah, kita bahas pengaruh Ring of Fire di Indonesia secara khusus. Pertama-tama, kita harus menyadari secara mendalam bahwa Indonesia terletak di persimpangan tiga lempeng tektonik utama, yaitu:

  • Lempeng Indo-Australia dari arah selatan,
  • Lempeng Eurasia dari utara, dan
  • Lempeng Pasifik dari timur.

Ketiga lempeng terus terus bergerak, menciptakan zona subduksi, yakni tempat di mana satu lempeng masuk ke bawah lempeng lainnya. Zona ini menjadi pusat terbentuknya gunung api dan gempa bumi, sebagaimana terlihat di Palung Sunda yang terbentang di lepas pantai barat Sumatra.

Baca Juga: 10 Tsunami Paling Dahsyat di Dunia, Tinggi Gelombang sampai 85 Meter

Di titik tersebut, Lempeng Indo-Australia menyusup di bawah Lempeng Eurasia dengan kemiringan 13–15 derajat dan mencapai kedalaman hingga 200 km.

Pengaruhnya, Indonesia dikenal sebagai negara dengan jumlah gunung api aktif terbanyak di dunia, yakni sebanyak 127 buah.

Letusan gunung Tambora pada tahun 1815 bahkan menjadi letusan terdahsyat dalam sejarah modern, memicu “tahun tanpa musim panas” secara global.

Letusan Gunung Merapi (2010) dan Gunung Kelud (2014) menunjukkan bahwa risiko letusan masih sangat tinggi.

Dari sisi seismik, Indonesia juga kerap dilanda gempa besar. Gempa bumi Samudra Hindia tahun 2004 di Aceh dengan magnitudo 9,1–9,3 memicu tsunami yang menewaskan ratusan ribu jiwa.

Gempa Padang (2009) dan Cianjur (2022) menunjukkan bahwa seismic gap, yaitu zona subduksi yang belum melepaskan energi selama ratusan tahun, masih mengintai dan berpotensi memicu gempa besar di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI