Viral Aksi Demo di Makassar Dikira Bawa Pistol dan Parang, Aparat Kena 'Prank'

M Nurhadi

Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:08 WIB
Viral Aksi Demo di Makassar Dikira Bawa Pistol dan Parang, Aparat Kena 'Prank'
Ilustrasi: Mahasiswa di Makassar demo sambil kibarkan bendera One Piece, Selasa 5 Agustus 2025 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

Suara.com - Demonstrasi akibat ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah meluas ke berbagai penjuru Tanah Air. Salah satunya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ratusan massa dari berbagai lembaga menggelar aksi unjuk rasa di Makassar, Senin, (25/8/2025) lalu.

Aksi tersebut diwarnai kisah viral, yakni ketika demonstran membawa pistol dan parang. Setelah diamankan oleh aparat kepolisian, diketahui pistol dan parang tersebut ternyata hanya mainan yang terbuat dari kardus.

Kisah ini tersebar di Instagram @makasar_infoo. Dalam video yang diunggah akun tersebut, diketahui dua orang anggota polisi terkena prank lantaran sudah mengamankan mahasiswa yang membawa pistol dan parang.

Setelah diperiksa, ternyata kedua senjata tersebut hanya mainan.

“Kena prankAlhamdulillah demonstrasi teman mahasiswa berjalan dengan lancar dan aman mereka hanya menyuarakan aspirasi rakyat,” tulis akun tersebut dalam takarir Instagram.

Seperti diketahui, demonstrasi di Makassar digelar di sejumlah titik antara lain Gedung Kejaksaan Tinggi, Polda Sulsel, Kantor Cabang Bank Sulselbar, RS Cahaya Medika, jalan layang Makassar, BPOM, Pertamina, DPRD Kota Makassar, Pertigaan Alauddin-Pettarani, Kantor Gubernur Sulsel, hingga Kantor DPRD Sulsel.

Aksi tersebut menyoroti sejumlah hal, mulai dari kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat hingga korupsi.

Salah satu kelompok yang akan turun ke jalan adalah Federasi Rakyat Demokrasi Makassar. Ratusan massa dari lembaga ini beraksi di Pertigaan Hertasning-Pettarani, Kantor DPRD Sulsel, dan Kantor Gubernur Sulsel. "Aksi ini menyikapi keluhan rakyat yang sudah menjerit karena kebijakan pemerintah, sehingga muncullah Gerakan Ganti Presiden," kata Jenderal Lapangan, Wawan.

Di Pertigaan Alauddin- Pettarani, Kantor Gubernur Sulsel dan Kantor DPRD Sulsel, ratusan massa dari Kesatuan Rakyat Menggugat (Keramat) juga menyuarakan hal serupa.

baca juga

Mereka mengangkat isu reformasi jilid kedua. Hal ini sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah atas pelemahan pemberantasan korupsi dan penegakan hukum.

Sementara itu, massa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Bersama Rakyat juga akan menyambangi kantor Gubernur dan DPRD Sulsel.

Tuntutan mereka adalah membatalkan kebijakan yang dinilai tidak pro-rakyat seperti kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan hingga besarnya tunjangan anggota DPR.

Di titik yang sama, ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (BEM UNM) dan Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) juga turun ke jalan.

"Kami menolak seluruh kekacauan yang ditimbulkan pemerintahan yang bobrok di negara ini. Kebijakan yang diterapkan tidak pro rakyat," tegas pengurus BEM FH UMI, Syarif.

Dugaan Korupsi dan Isu Lingkungan

Selain tuntutan politik, massa dari lembaga lain juga menyoroti dugaan korupsi. Beberapa di antaranya adalah proyek pembangunan gedung perpustakaan di Kabupaten Pangkep, dugaan korupsi dana CSR Bank Indonesia dan OJK, serta kasus dugaan korupsi pokok pikiran APBD DPRD Kabupaten Bone tahun anggaran 2024.

Isu lingkungan juga menjadi sorotan. Massa menuding RS Cahaya Medika merusak lingkungan karena tidak memiliki instalasi pengelolaan air limbah (IPAL).

Sementara, di kantor BPOM Makassar, massa akan menyuarakan protes terkait maraknya peredaran kosmetik ilegal.

Kasi Humas Polres Makassar AKP Wahiduddin mengatakan pusat aksi akan terjadi di jalan Urip Sumoharjo, AP Pettarani dan Jalan Alauddin. Pengendara yang hendak melintas pada siang dan sore diimbau untuk mencari jalur alternatif lain dengan aplikasi peta digital.

"Kami mengimbau agar pengendara bisa menghindari rute yang akan jadi titik aksi," ujarnya.

Ia menegaskan, polisi mendapat surat pemberitahuan soal aksi unjuk rasa yang akan digelar di kota Makassar secara serentak. Ratusan personel juga akan ditugaskan untuk melakukan pengamanan secara persuasif.

Sebelumnya, jagat media sosial di Indonesia dihebohkan dengan munculnya seruan aksi besar-besaran yang direncanakan berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025 di gedung DPR RI.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangis Haru Pecah Saat 196 Pelajar Demo DPR Dibebaskan, Genggaman Tangan Ortu Tak Lepas

Tangis Haru Pecah Saat 196 Pelajar Demo DPR Dibebaskan, Genggaman Tangan Ortu Tak Lepas

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:03 WIB

Demo Ricuh di DPR, Cak Imin: Ini Pelajaran Bagi Dewan

Demo Ricuh di DPR, Cak Imin: Ini Pelajaran Bagi Dewan

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:20 WIB

Jakarta Rusuh! Polisi Bekuk 196 Pelajar saat Demo 25 Agustus di DPR: Ada yang Datang dari Sukabumi

Jakarta Rusuh! Polisi Bekuk 196 Pelajar saat Demo 25 Agustus di DPR: Ada yang Datang dari Sukabumi

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:14 WIB

Salah Sasaran, Lurah Manggarai Selatan Babak Belur Dikeroyok Massa Demo Tunjangan DPR di Slipi

Salah Sasaran, Lurah Manggarai Selatan Babak Belur Dikeroyok Massa Demo Tunjangan DPR di Slipi

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:52 WIB

Takut Didemo Rakyat, Sikap 'Cupu' Dave Laksono Ditertawai Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan Saja Bu!

Takut Didemo Rakyat, Sikap 'Cupu' Dave Laksono Ditertawai Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan Saja Bu!

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:45 WIB

Apa yang Tertinggal Usai Demo Berujung Ricuh di Gedung DPR? Tumpukan Sampah Seberat 18,72 Ton

Apa yang Tertinggal Usai Demo Berujung Ricuh di Gedung DPR? Tumpukan Sampah Seberat 18,72 Ton

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:33 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×