Rumuskan 17+8 Tuntutan Rakyat, 7 Tokoh Publik Ini Banjir Pujian dari Netizen

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 01 September 2025 | 19:59 WIB
Rumuskan 17+8 Tuntutan Rakyat, 7 Tokoh Publik Ini Banjir Pujian dari Netizen
Ilustrasi 17+8 Tuntutan Rakyat. (Instagram @jeromepolin)

Suara.com - Utas dan postingan berisi '17+8 Tuntutan Rakyat' baru-baru ini viral di media sosial. Ribuan netizen lantas memuji beberapa tokoh yang menyusun daftar tuntutan rakyat.

Sebagai informasi, 17+8 Tuntutan Rakyat dirumuskan setelah kehebohan demo terhadap DPR pada akhir Agustus lalu.

Tuntutan tersebut juga memiliki batas waktu atau deadline. Sebanyak 17 tuntutan diharapkan dituntaskan oleh DPR, pemerintah, kepolisian, dan TNI pada 5 September 2025.

Delapan tuntutan lain yang mencakup penyusunan UU mempunyai deadline pada 31 Agustus 2026.

"Tadi malam, Jerome, Salsa, Fathia, Abigail, Andovi, dan Utami berdiskusi melalui WhatsApp selama 3 jam untuk merumuskan Tuntutan Rakyat 17+8 dan siap diedarkan. Tidak ada pertemuan dan menginap lama di Fairmont Jakarta seperti yang dilakukan anggota DPR," puji akun @christasyd.

"Semalam kakak2 Jerome, Salsa, Fathia, Abigail, Andovi, dan Utami langsung brainstorm via WA call selama 3 jam dan langsung berbuah 17+8 Tuntutan Rakyat yang siap disebarluaskan! Nggak ada tuh mesti Meeting dan Nginap di Fairmount dulu berhari-hari, Shame on You DPR RI," ungkap @joey_ardiva.

Tujuh tokoh publik yang ikut menyusun Tuntutan Rakyat tersebut adalah Jerome Polin (YouTuber, konten kreator Matematika), Andovi da Lopez (aktor, komedian), Salsa Erwina Hutagalung (konten kreator, aktivis), Abigail Limuria (co-founder What Is Up Indonesia?), Fathia Izati Malaka (musisi, aktivis sosial), Andhyta F Utami (ekonom lingkungan), dan Cheril Marella (jurnalis).

Poin teratas pada tuntutan adalah publik meminta pemerintah membentuk Tim Investigasi Independen atas kasus Affan Kurniawan serta korban kekerasan HAM selama demonstrasi 28-30 Agustus 2025.

Publik juga meminta agar pemerintah membebaskan semua demonstran yang terlibat dalam aksi unjuk rasa. Berikut isi '17+8 Tuntutan Rakyat':

baca juga

Tuntutan dalam Seminggu (deadline 5 September 2025)

  • Bentuk Tim Investigasi Independen kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, maupun semua korban kekerasan dan pelanggaran HAM oleh aparat lainnya selama demonstrasi 28-30 Agustus dengan mandat jelas dan transparan.
  • Hentikan keterlibatan TNI dalam pengamanan sipil, kembalikan TNI ke barak.
  • Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan dan pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran.
  • Tangkap, adili, dan proses hukum secara transparan para anggota dan komandan yang memerintahkan dan melakukan tindakan kekerasan.
  • Hentikan kekerasan oleh kepolisian dan taati SOP pengendalian massa yang sudah tersedia.
  • Bekukan kenaikan gaji/tunjangan anggota DPR dan batalkan fasilitas baru.
  • Publikasikan transparansi anggaran (gaji, tunjangan, rumah, fasilitas DPR) secara proaktif dan dilaporkan secara berkala.
  • Selidiki kepemilikan harta anggota DPR yang bermasalah oleh KPK.
  • Dorong Badan Kehormatan DPR untuk periksa anggota yang melecehkan aspirasi rakyat.
  • Partai harus pecat atau jatuhkan sanksi tegas kepada kader partai yang tidak etis dan memicu kemarahan publik.
  • Umumkan komitmen partai untuk berpihak pada rakyat di tengah krisis.
  • Anggota DPR harus melibatkan diri di ruang dialog publik bersama mahasiswa dan masyarakat sipil guna meningkatkan partisipasi bermakna.
  • Tegakkan disiplin internal agar anggota TNI tidak mengambil alih fungsi Polri.
  • Komitmen publik TNI untuk tidak memasuki ruang sipil selama krisis demokrasi.
  • Pastikan upah layak untuk seluruh angkatan kerja (guru, nakes, buruh, mitra ojol).
  • Ambil langkah darurat untuk mencegah PHK massal dan lindungi buruh kontrak.
  • Buka dialog dengan serikat buruh untuk solusi upah minimum dan outsourcing.

Tuntutan dalam 1 Tahun (deadline: 31 Agustus 2026)

Isi 17+8 Tuntutan Rakyat. (Instagram @jeromepolin)
Isi 17+8 Tuntutan Rakyat. (Instagram @jeromepolin)
  • Bersihkan dan Reformasi DPR Besar-Besaran.
  • Reformasi Partai Politik dan Kuatkan Pengawasan Eksekutif.
  • Susun Rencana Reformasi Perpajakan yang Lebih Adil.
  • Sahkan dan Tegakkan UU Perampasan Aset Koruptor, Penguatan Independensi KPK, dan Penguatan UU Tipikor.
  • Reformasi Kepolisian agar Profesional dan Humanis.
  • TNI Kembali ke Barak, Tanpa Pengecualian.
  • Perkuat Komnas HAM dan Lembaga Pengawas Independen.
  • Tinjau Ulang Kebijakan Sektor Ekonomi & Ketenagakerjaan.

Deretan tokoh publik yang menyusun '17+8 Tuntutan Rakyat' mendapat beragam komentar dari netizen.

"Kinerja mereka di WA call dalam semalam melebihi kinerja 580 orang anggota DPR dalam 5 tahun di hotel bintang 5," cuit @ap**he**nism.

"Ternyata nggak selama itu merumuskan ide kalau dipimpin oleh orang-orang yang pintar dan kritis. Bukti nyata sebegitu nggak kompetennya pejabat 580 orang itu. Mungkin terlalu banyak kepala = banyak kepentingan. Kabinet gemuk nggak efektif," balas @h**ur*xday.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolda Banten: Mahasiswa Perusak Jadi Tersangka, Pelajar SMP-SMA Dipulangkan ke Orang Tua

Kapolda Banten: Mahasiswa Perusak Jadi Tersangka, Pelajar SMP-SMA Dipulangkan ke Orang Tua

News | Senin, 01 September 2025 | 19:18 WIB

Buntut Demo Rusuh di Serang, 1 Mahasiswa Untirta Jadi Tersangka Pembakaran Pos Polisi

Buntut Demo Rusuh di Serang, 1 Mahasiswa Untirta Jadi Tersangka Pembakaran Pos Polisi

News | Senin, 01 September 2025 | 18:57 WIB

Ajak Indonesia Tundukan Kepala Sejenak, Omesh Doakan Korban Jiwa Kerusuhan Agustus 2025

Ajak Indonesia Tundukan Kepala Sejenak, Omesh Doakan Korban Jiwa Kerusuhan Agustus 2025

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 18:54 WIB

Terkini

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:29 WIB

BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia

BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia

Bekaci | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:22 WIB

Ini Cara Rahasia Membuat Ombre Lips Natural Awet 20 Jam ala MUA, Anti Ribet Re-apply!

Ini Cara Rahasia Membuat Ombre Lips Natural Awet 20 Jam ala MUA, Anti Ribet Re-apply!

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:20 WIB

×