Gunakan Font Multibahasa untuk Menembus Pasar Global

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 03 September 2025 | 10:40 WIB
Gunakan Font Multibahasa untuk Menembus Pasar Global
(Dok: Pippit)

Suara.com - Jika bisnis kamu menjual produk di berbagai negara, pemilihan font sangat penting. Sebuah judul yang terlihat berani dalam bahasa Inggris bisa terlihat kaku dalam bahasa Arab jika font-nya tidak dirancang untuk kedua aksara tersebut. Itulah sebabnya tim di Pippit mendekati tipografi sebagai strategi lintas batas, bukan sekadar penyesuaian visual di menit-menit terakhir. Gunakan alat pengubah font sejak awal proses kamu, dan kamu akan terhindar dari kerja ulang berjam-jam, melindungi identitas visual, serta mencegah kesan yang tidak peka terhadap budaya.

Artikel ini akan memandu kamu melalui teknik-teknik praktis, artistik, dan sedikit "curang" dalam memilih font yang terasa serasi di berbagai aksara tanpa mengorbankan keindahan di setiap grup.

(Pippit)

Pahami Aksara Sebelum Memilih Gaya

Font bukan hanya sekadar bentuk di halaman, melainkan juga memiliki aturan struktural. Latin, Kiril, Devanagari, Arab, Han—setiap aksara memiliki proporsi, perilaku goresan, dan persyaratan spasi yang berbeda. Mengabaikannya akan membuat kampanye global kamu terlihat tidak beraturan.

Mulailah dengan membuat daftar aksara yang kamu butuhkan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana ini sebagai 'cek kewarasan':

  • Bahasa apa saja yang menjadi inti dan bahasa apa yang masih dalam tahap percobaan untuk merek kamu?
  • Apakah bahasa-bahasa tersebut menggunakan sistem tulisan yang berbeda atau alfabet yang sama?
  • Apakah kamu berurusan dengan teks panjang yang memerlukan keterbacaan tinggi atau judul pendek yang berbobot?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu kamu memprioritaskan keluarga font dan memutuskan apakah akan menggunakan satu font global jika memungkinkan, atau menerapkan pendekatan pasangan serasi yang lebih cerdas.

(Pippit)

Strategi Pasangan Serasi: Satu Suara, Dua Penampilan

Kamu tidak harus menggunakan satu keluarga font untuk semuanya. Solusi yang lebih cerdas adalah sistem pasangan serasi: pilih satu keluarga font dasar untuk pasar Latin kamu dan satu keluarga font lain yang serasi untuk aksara lainnya, yang tetap mencerminkan kepribadian yang sama.

Cara membuat pasangan serasi:

baca juga
  • Samakan tinggi-x dan berat keseluruhan agar judul-judul memiliki garis dasar visual yang sama.
  • Tirukan keunikan seperti ujung huruf yang membulat atau goresan tebal di seluruh pasangan.
  • Pertahankan konsistensi spasi dan tanda baca dalam desain yang menggabungkan kedua aksara.

Metode ini menjaga konsistensi nuansa tanpa memaksakan satu jenis font yang cocok untuk semua, yang justru bisa mengorbankan keterbacaan bagi sebagian pembaca.

Mengutamakan Keterbacaan, Baru Kepribadian

Display font (jenis huruf untuk judul) memang teman baik para desainer, tapi di lingkungan multibahasa, kejelasan adalah yang utama. Masalah keterbacaan bisa makin parah saat pengguna membaca aksara yang tidak familier atau membacanya di layar kecil.

Uji keterbacaan praktis:

  • Tambahkan sedikit spasi antar-huruf untuk aksara yang rumit dengan bentuk bersambung.
  • Hindari lebar yang terlalu padat untuk bahasa yang memiliki tumpukan tanda diakritik (tanda baca di atas atau bawah huruf).
  • Uji di perangkat nyata dan dalam ukuran asli, jangan hanya di artboard (lembar kerja) desktop kamu.

Jika huruf kamu terlihat menakjubkan dalam mockup (contoh visual), tapi jadi buram di ponsel, berarti kinerjanya kurang baik.

Nuansa Budaya Sama Pentingnya dengan Dukungan Teknis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Pecel Ndoweh: UMKM Kota Batu yang Naik Kelas Berkat Pemberdayaan dari BRI

Kisah Pecel Ndoweh: UMKM Kota Batu yang Naik Kelas Berkat Pemberdayaan dari BRI

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 15:03 WIB

Pasar Lokal UMKM Vol.5: Perempuan Berdaya & UMKM Berjaya di Makassar, 3-7 September 2025

Pasar Lokal UMKM Vol.5: Perempuan Berdaya & UMKM Berjaya di Makassar, 3-7 September 2025

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 12:10 WIB

KUR BRI Tembus Rp99 Triliun, UMKM Indonesia Semakin Naik Kelas

KUR BRI Tembus Rp99 Triliun, UMKM Indonesia Semakin Naik Kelas

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 14:22 WIB

Pesta Rakyat Brisbane 2025: Pertamina Bawa UMKM Tembus Pasar Global

Pesta Rakyat Brisbane 2025: Pertamina Bawa UMKM Tembus Pasar Global

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 20:12 WIB

Musik, Budaya, dan UMKM Binaan Tersaji Apik di Konser HUT ke-80 RI Freeport Indonesia

Musik, Budaya, dan UMKM Binaan Tersaji Apik di Konser HUT ke-80 RI Freeport Indonesia

Bisnis | Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:33 WIB

Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh, Perkuat Ekonomi Nasional

Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh, Perkuat Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 12:36 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×