DPR Mulai Tak Yakin BPOM Bisa Hentikan Keracunan MBG: Desain Program Harus Diubah Total

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 09 September 2026 | 18:38 WIB
DPR Mulai Tak Yakin BPOM Bisa Hentikan Keracunan MBG: Desain Program Harus Diubah Total
Ilustrasi pelajar keracunan MBG. (AI)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris meragukan kemampuan BPOM menghentikan keracunan program MBG.
  • Kemenkes mencatat sebanyak 50.059 orang terdampak keracunan makanan dari 560 kejadian di 245 kabupaten/kota per 2 September 2026.
  • Charles menilai program MBG tidak akan berhenti dari keracunan kecuali desain pelaksanaan keseluruhannya diubah secara total.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, menilai keterlibatan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum tentu mampu menghentikan kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika desain pelaksanaan program secara keseluruhan tidak dibenahi.

Charles awalnya mengaku memiliki harapan keterlibatan BPOM dapat membuat angka keracunan MBG turun drastis. Namun, setelah mempelajari desain program dan pelaksanaannya selama ini, ia mengaku mulai meragukan hal tersebut.

"Apa yang bisa dilakukan oleh Badan POM untuk bisa menurunkan atau menghentikan keracunan dalam program MBG? Karena di awal ya, di beberapa waktu yang lalu saya sebetulnya punya harapan, punya keyakinan bahwa dengan melibatkan Badan POM angka keracunan bisa turun drastis atau bahkan dihentikan ya," kata Charles dalam rapat dengar pendapat Komisi IX DPR bersama BPOM, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, masalah dari pelaksanaan program MBG tidak hanya terjadi pada satu sisi, melainkan mekanismenya secara keseluruhan.

"Setelah mempelajari desainnya ya, dan program ini berjalan selama ini, kok saya sekarang tidak yakin. Karena permasalahannya bukan lagi atau bukan saja ada di hulu, tetapi desain keseluruhannya sudah tidak ideal," ucap Charles.

Politisi PDIP itu kemudian menyoroti persoalan penyimpanan makanan setelah proses memasak. Apabila makanan baru matang dan belim dingin sepenuhnya tapi kemudian langsung dikemas secara tertutup, maka meningkatkan perkembangbiakan bakteri.

Menurut Charles, persoalan tersebut membuat ruang perbaikan melalui pengawasan BPOM menjadi terbatas apabila pola pelaksanaan MBG masih menggunakan desain yang sama.

Makan Bergizi Gratis (setneg.go.id)
Makan Bergizi Gratis (setneg.go.id)

"Jadi saya sebetulnya sudah tidak lagi melihat apa yang bisa dilakukan oleh Badan POM untuk memperbaiki situasi ini kecuali mengubah desainnya secara total," ucap dia.

Karena itu, Charles meminta Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan langkah konkret yang dapat dilakukan lembaganya untuk menekan kasus keracunan MBG. Ia juga menyinggung anggaran yang disiapkan untuk keterlibatan BPOM dalam pengawasan program tersebut.

baca juga

Ia menilai keterlibatan BPOM perlu dijelaskan secara konkret, terutama apabila desain pelaksanaan MBG belum mengalami perubahan.

"Karena kalau desain tetap seperti ini ya menurut saya tidak akan banyak berubah, kita akan tetap masih melihat kasus-kasus keracunan terjadi," pungkasnya.

Betdasarkan data surveilans Kementerian Kesehatan per 2 September 2026, jumlah orang yang terdampak akibat keracunan makanan terkait program MBG tercatat mencapai 50.059 orang dari 560 kejadian di 245 kabupaten/kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 3 Bakteri Patogen di Menu MBG Karo, Dokter Bedah Sebut Bisa Picu Komplikasi Berat pada Siswa

Ada 3 Bakteri Patogen di Menu MBG Karo, Dokter Bedah Sebut Bisa Picu Komplikasi Berat pada Siswa

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 17:01 WIB

Monopoli Bahan Pangan Jadi Celah Korupsi MBG, Kortastipidkor Ingatkan SPPG

Monopoli Bahan Pangan Jadi Celah Korupsi MBG, Kortastipidkor Ingatkan SPPG

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:52 WIB

DPR Minta BGN Tanggung Biaya Pemulihan Siswa Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG

DPR Minta BGN Tanggung Biaya Pemulihan Siswa Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:51 WIB

BGN Bekukan 1.999 Aktivitas Operasional SPPG Usai Kasus Keracunan MBG

BGN Bekukan 1.999 Aktivitas Operasional SPPG Usai Kasus Keracunan MBG

Video | Rabu, 09 September 2026 | 15:08 WIB

Label Ompreng MBG: Pencegahan Keracunan atau Strategi Cuci Tangan?

Label Ompreng MBG: Pencegahan Keracunan atau Strategi Cuci Tangan?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:32 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×