Facebook Sarang Penipu? Singapura Ambil Tindakan Tegas, Meta Kena Imbas!

M Nurhadi

Rabu, 03 September 2025 | 20:17 WIB
Facebook Sarang Penipu? Singapura Ambil Tindakan Tegas, Meta Kena Imbas!
Ilustrasi Facebook. (Pexels/Luca Sammarco)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Singapura ancam denda Facebook hingga Rp11,8 miliar karena penipuan
  • Perintah ini dikeluarkan karena Facebook menjadi platform dengan kasus penipuan terbesar
  • Selain Meta, TikTok juga masuk dalam daftar pengawasan

Suara.com - Pemerintah Singapura telah mengambil langkah tegas terhadap perusahaan teknologi raksasa, Meta. Melalui Kepolisian Singapura, pemerintah secara resmi memerintahkan Meta untuk segera menerapkan langkah-langkah anti-penipuan pada platform media sosialnya, Facebook.

Perintah ini secara spesifik menargetkan iklan, akun, profil, dan halaman bisnis yang meniru identitas pejabat pemerintah.

Menteri Negara Urusan Dalam Negeri, Goh Pei Ming, memperingatkan bahwa Meta bisa didenda hingga S$1 juta (sekitar Rp11,8 miliar) jika gagal mematuhi perintah tersebut.

Ini adalah perintah pertama yang dikeluarkan berdasarkan Undang-Undang Kejahatan Daring (Online Criminal Harms Act atau OCHA) yang mulai berlaku pada Februari 2024. Perintah ini diumumkan oleh Goh Pei Ming dalam pidatonya di acara Global Anti-Scam Summit Asia 2025 yang diadakan di Suntec Singapore Convention and Exhibition Centre pada Rabu (3/9/2025).

Menurut Goh, perintah ini dikeluarkan karena Facebook menjadi platform nomor satu yang digunakan oleh para penipu untuk melakukan peniruan identitas pejabat.

Pihak kepolisian menilai tindakan yang lebih tegas sangat diperlukan untuk membendung lonjakan kasus penipuan ini.

Peningkatan Kasus Penipuan di Facebook

Data statistik kepolisian yang dirilis pada Agustus lalu menunjukkan lonjakan kasus penipuan yang signifikan.

Kasus penipuan dengan modus peniruan identitas pejabat pemerintah naik hampir tiga kali lipat, dari 589 kasus pada paruh pertama 2024 menjadi 1.762 kasus pada periode yang sama di tahun 2025. Kerugian yang ditanggung para korban pun melonjak 88%, dari S$67,2juta menjadi S$126,5 juta (sekitar Rp1,4 triliun).

baca juga

Selain itu, Kementerian Dalam Negeri Singapura menemukan bahwa lebih dari sepertiga kasus penipuan e-commerce pada tahun 2024 terjadi di Facebook.

Facebook Marketplace juga dinilai sebagai platform dengan fitur anti-penipuan terlemah di antara enam marketplace yang disurvei oleh pemerintah.

Seorang juru bicara Meta menyatakan bahwa perusahaan telah memiliki sistem khusus untuk mendeteksi akun palsu, termasuk teknologi pengenalan wajah.

Mereka juga mengaku telah banyak berinvestasi untuk meningkatkan tim deteksi dan peninjauan. Meta juga menyediakan tips untuk menghindari penipuan dan alat untuk melaporkan potensi pelanggaran, serta telah meluncurkan verifikasi untuk pengiklan.

Dikutip via Reuters, Juru bicara itu menambahkan, "Kami terus bekerja sama dengan penegak hukum dan mengambil tindakan hukum terhadap para pelaku kriminal di balik penipuan ini."

Meskipun Meta telah mengambil beberapa langkah, termasuk menerapkan verifikasi pengguna yang lebih ketat untuk penjual tertentu di Singapura sejak 2024, serta memberikan peringatan keamanan dalam produk dan fitur perpesanan, pemerintah Singapura menilai langkah-langkah tersebut masih belum cukup untuk mencegah lonjakan penipuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Pejabat Korupsi Dijemput Paksa Lalu Dihukum Mati? Fakta Aslinya Justru Bikin Hati Miris

Video Pejabat Korupsi Dijemput Paksa Lalu Dihukum Mati? Fakta Aslinya Justru Bikin Hati Miris

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 18:38 WIB

Komdigi Sebut Alasan Panggil TikTok-Meta Bukan untuk Batasi Konten Demonstrasi

Komdigi Sebut Alasan Panggil TikTok-Meta Bukan untuk Batasi Konten Demonstrasi

Tekno | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 14:08 WIB

TikTok Jadi Medsos Favorit Orang Indonesia di 2025, YouTube-Instagram Kalah Jauh

TikTok Jadi Medsos Favorit Orang Indonesia di 2025, YouTube-Instagram Kalah Jauh

Tekno | Senin, 18 Agustus 2025 | 19:06 WIB

CEK FAKTA: 2,2 Juta Orang Tertipu Video 50 Ribu Pendemo Pati di Facebook

CEK FAKTA: 2,2 Juta Orang Tertipu Video 50 Ribu Pendemo Pati di Facebook

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 14:47 WIB

CEK FAKTA: Lowongan Kerja KFC Indonesia di Facebook, Benar atau Tipuan?

CEK FAKTA: Lowongan Kerja KFC Indonesia di Facebook, Benar atau Tipuan?

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 17:00 WIB

Tier List Hero Mobile Legends Terbaru Agustus 2025: Hero Terbaik di Setiap Role

Tier List Hero Mobile Legends Terbaru Agustus 2025: Hero Terbaik di Setiap Role

Tekno | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 15:45 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×