Sopan ke ChatGPT Ternyata Boros dan Bikin Lemot, Ini Penjelasannya

Budi Arista Romadhoni

Senin, 08 September 2025 | 12:50 WIB
Sopan ke ChatGPT Ternyata Boros dan Bikin Lemot, Ini Penjelasannya
ilustrasi menggunakan ChatGPT. (Unsplash/Mojahid Mottakin)
Baca 10 detik
  • Ucap 'tolong' & 'terima kasih' ke AI itu boros.
  • Setiap kata dihitung sebagai 'token' oleh sistem.
  • Prompt langsung ke intinya hasilkan respons cepat.

Suara.com - Kebiasaan mengucapkan "tolong" saat meminta bantuan atau "terima kasih" setelah mendapat jawaban mungkin sudah mendarah daging sebagai bentuk sopan santun.

Namun, saat berinteraksi dengan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, kebiasaan baik ini justru bisa menjadi bumerang yang menyebabkan pemborosan dan respons yang lebih lambat.

Banyak pengguna tidak menyadari bahwa setiap kata yang mereka ketikkan kepada chatbot AI memiliki "biaya". Dalam dunia Large Language Models (LLM) seperti yang digunakan ChatGPT, biaya ini dihitung dalam satuan yang disebut "token".

Lalu, apa itu token? Token adalah potongan teks, bisa berupa satu kata utuh, bagian kata, atau bahkan tanda baca, yang diolah oleh model AI.

Semakin panjang kalimat atau prompt yang Anda berikan, semakin banyak token yang harus diproses oleh sistem.

Ahli AI pernah mengungkapkan melalui platform X (sebelumnya Twitter) menyoroti isu ini.

Menurutnya, penggunaan kata-kata pemanis seperti "tolong," "mohon," dan "terima kasih" sebenarnya tidak diperlukan dan menambah jumlah token secara sia-sia.

"Setiap kata yang Anda ketikkan akan 'dimakan' oleh AI dan dihitung sebagai token. Semakin banyak token yang digunakan, semakin banyak pula sumber daya komputasi yang dibutuhkan untuk memproses permintaan Anda," jelasnya.

Konsekuensinya terasa di dua level. Bagi pengguna individu, prompt yang terlalu panjang dengan basa-basi akan membuat waktu tunggu respons dari ChatGPT menjadi lebih lama.

baca juga

Sistem membutuhkan energi dan waktu ekstra untuk memproses token-token yang sebenarnya tidak esensial bagi inti permintaan.

Bagi perusahaan atau pengembang yang menggunakan Application Programming Interface (API) dari ChatGPT untuk aplikasi mereka, dampaknya jauh lebih signifikan: biaya operasional yang membengkak.

Model bisnis API seringkali didasarkan pada jumlah token yang digunakan, sehingga setiap kata tambahan secara harfiah berarti membakar uang.

CEO OpenAI, Sam Altman, bahkan pernah mengungkapkan bahwa kata-kata sopan dari pengguna bisa membebani perusahaan hingga puluhan juta dolar karena konsumsi listrik tambahan.

Berbeda dengan manusia, AI tidak memiliki perasaan atau kesadaran emosional. Oleh karena itu, sopan santun tidak akan membuatnya "lebih senang" atau memberikan jawaban yang lebih baik.

Kunci untuk mendapatkan hasil maksimal dari ChatGPT adalah efisiensi dan kejelasan.

Alih-alih menulis, "Halo ChatGPT, bisakah tolong jelaskan kepada saya tentang konsep inflasi dengan bahasa yang sederhana? Terima kasih banyak sebelumnya," akan jauh lebih efektif jika Anda langsung ke intinya: "Jelaskan konsep inflasi dengan bahasa sederhana."

Dengan memangkas kata-kata yang tidak perlu, Anda tidak hanya menghemat waktu tetapi juga membantu sistem bekerja lebih efisien. Jadi, saat berinteraksi dengan AI, tinggalkan sejenak etiket sosial dan fokuslah pada instruksi yang padat, jelas, dan langsung ke tujuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Prompt Bahasa Inggris Bikin Miniatur Bergerak di Gemini AI dengan Mudah, Biar Gak Ketinggalan Tren

4 Prompt Bahasa Inggris Bikin Miniatur Bergerak di Gemini AI dengan Mudah, Biar Gak Ketinggalan Tren

Tekno | Senin, 08 September 2025 | 11:51 WIB

Modus Penipuan Baru AI Makin Canggih, Masyarakat Banyak Kena Tawaran Investasi

Modus Penipuan Baru AI Makin Canggih, Masyarakat Banyak Kena Tawaran Investasi

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 10:59 WIB

Trik Mudah Bikin Foto Pegang Miniatur Action Figure Sendiri di Gemini AI, Auto Jadi Keren!

Trik Mudah Bikin Foto Pegang Miniatur Action Figure Sendiri di Gemini AI, Auto Jadi Keren!

Tekno | Senin, 08 September 2025 | 10:59 WIB

Terkini

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

×