- Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan IDCamp 2025 dengan target membekali 2 juta talenta AI
- Program beasiswa coding ini gratis, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan industri, mencakup jalur AI Development dan AI Integration.
- Sejak 2019, IDCamp telah menjangkau 380 ribu peserta dan mencetak 120 ribu lulusan, berkontribusi besar pada ekosistem digital Indonesia
Didukung penuh oleh ekosistem mitra global Indosat, dia menambahkan, seperti NVIDIA, Cisco, UiPath, Mastercard, Google, dan lainnya, komitmen ini terwujud melalui peluncuran program IDCamp.
![Indosat kembali menggelar IDCamp 2025, Jakarta, Rabu (24/9/2025). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/24/85177-idcamp-2025.jpg)
"Dengan menyediakan akses inklusif ke pembelajaran digital, kami tidak hanya meningkatkan daya saing individu, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi digital global, sejalan dengan tujuan besar kami untuk memberdayakan Indonesia," ucap Vikram.
Melalui IDCamp, tambahnya, Indosat menjalankan komitmennya untuk menghadirkan akses pembelajaran digital yang inklusif, agar generasi muda dapat menguasai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
"Inisiatif ini sejalan dengan tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia, bukan hanya dengan meningkatkan daya saing individu, tetapi juga dengan memperkuat daya saing bangsa dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional," dia menambahkan.
Metode pembelajaran IDCamp disusun agar selaras dengan tren industri, berbasis kurikulum internasional, namun tetap mudah diakses.
Tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, IDCamp juga memberikan mentoring, pelatihan soft skill, serta peluang untuk berjejaring.
Tahun 2025 ini, IDCamp hadir lebih relevan dengan dua program baru yang sangat sesuai dengan kebutuhan talenta masa depan.
AI Development Track
Mempersiapkan peserta untuk mengisi peran strategis seperti AI Engineer, MLOps Engineer, Generative AI Engineer, dan Data Scientist, dengan fokus pada pengembangan solusi AI yang praktis dalam menghadapi tantangan teknologi masa depan.
AI Integration Track
Mengasah keterampilan coding peserta untuk mengintegrasikan AI ke dalam pengembangan aplikasi Android, Multi-platform, serta Front-End dan Back-End, bertujuan untuk membangun aplikasi yang dapat meningkatkan fungsionalitas dan pengalaman pengguna.
Dengan dua jalur baru, IDCamp kini menghadirkan pembaruan strategis untuk melengkapi program fundamental dan memastikan kurikulumnya tetap relevan dengan kebutuhan industri.
Peserta juga bisa memperluas keterampilan lewat bonus track Cybersecurity (Cisco) dan Automation (UiPath).
Tidak hanya itu, tahun ini IDCamp juga memperluas dampak melalui program interaktif berbasis AI, termasuk IDCamp Bootcamp khusus penyandang disabilitas, pengajar, dan jurnalis guna mendorong akses setara serta literasi AI lintas profesi.
Selain itu, IDCamp Connect akan digelar secara hybrid, menyatukan sesi daring dan tatap muka di berbagai kota, seperti Riau, Samarinda, dan Purwokerto, untuk memperkuat ekosistem talenta digital di seluruh Indonesia.
Kisah Sukses Alumni IDCamp
Salah satu kisah sukses datang dari Handi Sutriyan asal Kebumen yang kini bekerja di BMKG.
Menyadari pentingnya beradaptasi dengan teknologi terbaru, Handi bergabung dengan IDCamp sejak masa kuliah dan memilih jalur Data Scientist yang relevan dengan pekerjaannya di bidang pemrosesan data.
Setelah lulus, ia berhasil mengatasi noise dan anomali pada data observasi BMKG sehingga kualitas data meningkat.
Hasil ini sangat penting bagi keselamatan transportasi dan sistem peringatan dini bencana di Indonesia.
Kisah Handi menunjukkan bagaimana ilmu yang diperoleh dari IDCamp mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.