Caplok EA Ratusan Triliun, Ini Sejumlah Alasan Mengapa Arab Saudi Tertarik Game

Yasinta Rahmawati, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 07 Oktober 2025 | 14:45 WIB
Caplok EA Ratusan Triliun, Ini Sejumlah Alasan Mengapa Arab Saudi Tertarik Game
Game EA FC 26. (Electronic Arts)
baca 10 detik
  • Arab Saudi lewat PIF berencana mencaplok EA senilai Rp 910 triliun untuk memperkuat investasi di industri game.

  • Tujuannya mendiversifikasi ekonomi dari ketergantungan minyak dan menjadikan kerajaan pusat gaming global pada 2030.

  • Langkah ini juga dinilai sebagai strategi "gamewashing" untuk memperbaiki citra global dan membangun soft power.

Suara.com - Sebuah kabar menggemparkan menyebut bila investor Arab Saudi siap mencaplok raksasa perusahaan game Electronic Arts (EA) senilai 55 miliar dolar AS atau Rp 910 triliun (kurs Rp 16.548).

Meski melibatkan investor lain, namun jumlah yang digelontorkan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi sangat besar.

Mereka sebelumnya juga berinvestasi ke penerbit serta pengembang game populer.

Pengamat industri menjelaskan sejumlah alasan mengapa Arab Saudi tertarik pada industri game.

Alasan terbesarnya adalah diversifikasi ekonomi. Selain itu, PIF yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman ingin membangun citra positif, salah satunya melalui game.

Daftar game Electronic Arts. (EA.com)
Daftar game Electronic Arts. (EA.com)

Bukan rahasia lagi bahwa perekonomian Arab Saudi sangat bergantung pada minyak, yang menyumbang sekitar 40 persen dari PDB negara tersebut.

Dengan dunia yang perlahan beralih dari bahan bakar fosil, kerajaan ini butuh sumber pendapatan baru.

Industri game, yang diproyeksikan mencapai valuasi 300 miliar dolar AS (Rp 4.964 triliun) pada 2028, menjadi pilihan yang sangat menggiurkan.

Melalui Savvy Games Group, lengan investasi game milik PIF, Arab Saudi menargetkan untuk menjadi pusat gaming global, menciptakan puluhan ribu lapangan kerja, dan menyumbang miliaran dolar bagi PDB mereka pada tahun 2030.

baca juga

Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang konon merupakan "gamer besar", menjadi motor penggerak utama di balik visi ambisius.

Namun, ada sisi lain dari cerita ini. Banyak kritikus menuding investasi ini sebagai bentuk "gamewashing".

Itu merupakan sebuah turunan dari strategi "sportswashing" yang sebelumnya mereka terapkan melalui pembelian klub sepak bola Newcastle United dan penyelenggaraan LIV Golf.

Mengutip GameRadar dan BBC, tujuan agenda tersebut adalah menggunakan popularitas game untuk memperbaiki citra global Arab Saudi, mengalihkan perhatian dari catatan hak asasi manusia yang kontroversial.

George Osborn, editor Video Games Industry Memo, menyatakan, "Bagi Arab Saudi, ini adalah kemenangan besar. Apakah bagi negara lain, itu pertanyaan lain."

Investasi ini memberi mereka pengaruh budaya yang luar biasa; saat seseorang membeli game EA, mereka mengasosiasikan Arab Saudi dengan kesenangan, bukan geopolitik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagikan Tips Bajak Game Switch, Nintendo Tuntut Moderator Reddit Puluhan Miliar

Bagikan Tips Bajak Game Switch, Nintendo Tuntut Moderator Reddit Puluhan Miliar

Tekno | Selasa, 07 Oktober 2025 | 14:02 WIB

Gara-gara Maarten Paes, Arab Saudi Pusing 7 Keliling

Gara-gara Maarten Paes, Arab Saudi Pusing 7 Keliling

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 11:32 WIB

Menpora Cipika-Cipiki dengan Skuad Arab Saudi, Kenapa?

Menpora Cipika-Cipiki dengan Skuad Arab Saudi, Kenapa?

Bola | Selasa, 07 Oktober 2025 | 10:51 WIB

Terkini

Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus

Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

×