Suara.com - Situs ensiklopedia daring terbesar di dunia, Wikipedia, tengah menghadapi penurunan jumlah pengunjung manusia hingga 8 persen dalam setahun terakhir.
Penurunan ini diyakini terjadi akibat perubahan cara masyarakat mencari informasi, terutama dengan munculnya kecerdasan buatan (AI) dan platform media sosial yang kini menjadi sumber informasi utama bagi generasi muda.
Temuan ini diungkap oleh Marshall Miller, Direktur Produk Senior Wikimedia Foundation, dalam laporan resmi yang dirilis pada pertengahan Oktober 2025.
Mengutip dari Observer (20/10/2025), ia menjelaskan bahwa penurunan jumlah pembaca manusia baru diketahui setelah sistem pendeteksi bot Wikipedia diperbarui.
“Setelah kami memperbarui sistem pendeteksi bot, ternyata lonjakan pengunjung pada bulan Mei dan Juni lalu berasal dari bot yang dirancang untuk menghindari deteksi,” tulis Miller dalam blog resmi Wikimedia.
“Ketika data dikoreksi, terlihat bahwa trafik manusia sebenarnya menurun sekitar 8 persen dibandingkan tahun lalu.” lanjutnya.
Miller menilai tren ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh AI generatif yang kini terintegrasi di berbagai mesin pencari seperti Google.
Fitur seperti AI Overview di Google Search memungkinkan pengguna mendapatkan jawaban langsung tanpa harus membuka tautan ke situs web, termasuk Wikipedia.
“Mesin pencari sekarang lebih sering memberikan jawaban langsung daripada mengarahkan orang untuk mengunjungi situs seperti kami,” ujar Miller dikutip dari TechCrunch (18/10/2025).
![Ilustrasi Wikipedia. [Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/21/10416-ilustrasi-wikipedia.jpg)
Sebuah survei yang dilakukan Pew Research Center, dikutip dari Observer (20/10/2025), menunjukkan bahwa kehadiran AI Overview berdampak signifikan pada perilaku pengguna.
Dari 900 responden di Amerika Serikat, hanya 1 persen yang mengklik tautan dalam ringkasan AI, sementara kemungkinan pengguna membuka hasil pencarian biasa berkurang hampir setengahnya ketika fitur AI tampil di layar.
Meski Google membantah bahwa integrasi AI mengurangi jumlah klik ke situs-situs sumber, data Pew menunjukkan bahwa konten dari Wikipedia, YouTube, dan Reddit kini mendominasi hingga 15 persen dari isi ringkasan AI, serta 17 persen dari hasil pencarian tradisional.
Ironisnya, meski kunjungan ke situs menurun, konten Wikipedia tetap banyak digunakan untuk melatih model bahasa besar (large language models/LLM) seperti ChatGPT dan Gemini.
Hampir semua sistem AI utama menggunakan data dari Wikipedia yang dikumpulkan melalui bot perayap (web-scraping bots).
“Data dari Wikipedia menjadi dasar bagi banyak model AI, dan informasinya tetap sampai ke pengguna meskipun mereka tidak langsung mengunjungi situs kami,” tulis Miller.
Namun, penurunan kunjungan tetap menjadi ancaman serius. Wikipedia mengandalkan donasi publik dan kontribusi sukarelawan untuk menjaga kelangsungan situs dan memperbarui kontennya.
Dengan berkurangnya pembaca, dikhawatirkan jumlah penyunting aktif dan donatur juga ikut menurun.
“Lebih sedikit orang yang mengunjungi Wikipedia berarti lebih sedikit pula relawan yang tumbuh dan memperkaya isinya,” tulis Miller.
“Dan itu juga berarti lebih sedikit dukungan finansial bagi kami,” lanjutnya.
![Ilustrasi Wikipedia [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/05/03/31371-ilustrasi-wikipedia.jpg)
Meskipun menghadapi tantangan dari AI, Wikipedia tidak menolak kehadiran teknologi tersebut. Miller menegaskan bahwa lembaganya justru berusaha beradaptasi dengan mengembangkan alat bantu berbasis AI untuk memudahkan para editor.
Teknologi itu digunakan untuk menerjemahkan artikel, membantu proses penyuntingan, serta mempercepat pelatihan bagi kontributor baru.
“AI membantu para relawan fokus pada hal-hal penting seperti diskusi dan kolaborasi,” ujarnya dikutip dari Observer (20/10/2025).
Wikipedia juga tengah mengembangkan kerangka kerja baru untuk atribusi konten, sebuah sistem yang memastikan setiap data yang digunakan oleh perusahaan AI dikreditkan kembali ke sumber aslinya.
Selain itu, Wikimedia Foundation berencana memperluas jangkauannya ke audiens muda melalui platform seperti TikTok dan Roblox, dengan menghadirkan konten edukatif berupa video pendek, gim interaktif, dan chatbot AI.
Meski trafik menurun, Miller tetap optimistis. Ia percaya bahwa peran Wikipedia sebagai sumber pengetahuan manusia yang terbuka masih sangat penting.
“Selama 25 tahun, Wikipedia menjadi bukti bahwa internet bisa menyediakan pengetahuan gratis dan akurat yang disusun oleh manusia,” katanya.
Miller juga mengimbau publik untuk lebih sadar terhadap sumber informasi yang mereka konsumsi.
“Ketika mencari sesuatu di internet, biasakan memeriksa referensinya dan kunjungi sumber aslinya,” ujarnya.
“Kita harus ingat bahwa di balik setiap data yang digunakan AI, ada orang sungguhan yang menulis, memverifikasi, dan memperbaruinya,” pungkasnya.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa