Nyamuk Ditemukan di Islandia, Pertanda Iklim Global Kian Menghangat

Yasinta Rahmawati

Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:28 WIB
Nyamuk Ditemukan di Islandia, Pertanda Iklim Global Kian Menghangat
Ilustrasi nyamuk (Pixabay)

Suara.com - Setelah berabad-abad dikenal sebagai salah satu negara tanpa nyamuk, Islandia kini harus menghadapi kedatangan tamu tak diundang.

Para peneliti baru-baru ini menemukan bahwa serangga penghisap darah tersebut mulai bisa bertahan hidup di negeri es itu, kemungkinan akibat perubahan iklim global.

Penemuan mengejutkan ini terjadi di kawasan Kiðafell, Kjós, setelah seorang warga bernama Björn Hjaltason menemukan serangga aneh di kebunnya pada 16 Oktober 2025. Ia segera melaporkan temuannya ke grup Facebook Skordýr á Íslandi atau “Insects in Iceland”.

“Saya langsung tahu ini bukan serangga biasa,” ujarnya dalam wawancara dengan media lokal Iceland Monitor (20/10/2025). Hjaltason kemudian menangkap serangga itu, yang setelah diperiksa ternyata seekor nyamuk betina.

Keesokan harinya, ia menemukan nyamuk lain, kali ini jantan, yang dikenali dari antenanya yang berbulu dan bagian mulut yang lebih besar. Satu hari kemudian, ia kembali menangkap seekor nyamuk betina.

Ketiga serangga itu lalu dikirim ke Matthías Alfreðsson, ahli entomologi dari Icelandic Institute of Natural History, yang kemudian mengonfirmasi bahwa ketiganya adalah nyamuk jenis Culiseta annulata.

Bendera Islandia.(Unsplash.com)
Bendera Islandia.(Unsplash.com)

Dalam unggahannya di media sosial, Hjaltason menulis bahwa “benteng terakhir telah jatuh,” merujuk pada fakta bahwa Islandia sebelumnya dianggap sebagai salah satu dari sedikit negara di dunia yang bebas nyamuk — bersama Antartika.

Namun, ia juga mengakui bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa nyamuk tersebut telah benar-benar menetap di sana. “Kita harus lihat apakah mereka bisa bertahan melewati musim dingin,” katanya.

Hjaltason menduga serangga itu mungkin datang melalui kapal atau kontainer dari pelabuhan Grundartangi, yang berjarak sekitar enam kilometer dari rumahnya. “Kalau tiga ekor saja bisa sampai ke kebun saya, kemungkinan besar ada lebih banyak di luar sana,” tambahnya.

baca juga

Para ilmuwan menilai, penemuan ini memperkuat bukti bahwa perubahan iklim kini benar-benar mengubah lanskap ekologi di kawasan utara.

Islandia, yang selama ini dikenal beriklim ekstrim dan tidak ramah bagi nyamuk, kini mengalami peningkatan suhu empat kali lebih cepat dibandingkan rata-rata di belahan bumi utara. Es di gletser mulai mencair, dan ikan-ikan dari wilayah selatan seperti makarel mulai bermigrasi ke perairan Islandia.

Menurut laporan The Guardian (21/10/2025), kondisi ini membuka peluang bagi spesies baru seperti nyamuk untuk bertahan hidup di sana.

“Culiseta annulata adalah jenis nyamuk yang cukup tahan terhadap dingin. Mereka bisa bertahan di gudang, ruang bawah tanah, atau kandang hewan selama musim dingin,” kata Alfreðsson, yang mengidentifikasi spesimen tersebut.

Para peneliti memperingatkan bahwa meski nyamuk yang ditemukan di Islandia bukan pembawa penyakit seperti Aedes aegypti (penyebab demam berdarah) atau Aedes albopictus (pembawa virus Zika dan chikungunya), kehadirannya tetap menjadi tanda bahwa batas ekologi serangga mulai bergeser.

“Ini bukan soal tiga ekor nyamuk,” jelas Alfreðsson. “Ini menunjukkan bahwa lingkungan kita sedang berubah cepat. Spesies yang dulunya tidak mungkin hidup di sini, kini mulai menemukan cara untuk bertahan.”

Kasus serupa juga terjadi di Eropa. Tahun ini, Inggris melaporkan ditemukannya telur nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus di wilayah Kent — dua jenis yang umumnya hidup di daerah tropis.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Singa atau Hiu, Ternyata Ini 5 'Pembunuh' Paling Efektif di Dunia Hewan

Bukan Singa atau Hiu, Ternyata Ini 5 'Pembunuh' Paling Efektif di Dunia Hewan

Your Say | Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:11 WIB

IRENA: Dunia Butuh Dua Kali Lipat Aksi untuk Selamat dari Krisis Iklim

IRENA: Dunia Butuh Dua Kali Lipat Aksi untuk Selamat dari Krisis Iklim

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:55 WIB

Saat Suhu Bumi Naik, Nyamuk pun Berpesta: Awas Ancaman 'Ledakan' Demam Berdarah

Saat Suhu Bumi Naik, Nyamuk pun Berpesta: Awas Ancaman 'Ledakan' Demam Berdarah

Your Say | Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:05 WIB

Terkini

Jennifer Bachdim Jelang 40 Tahun, Kulit Terawat dan Pesona Elegannya di JFW 2027 Mencuri Perhatian

Jennifer Bachdim Jelang 40 Tahun, Kulit Terawat dan Pesona Elegannya di JFW 2027 Mencuri Perhatian

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Viral Ditonton 30 Juta Kali, Nadia Omara KHW Part 400 Bahas Apa? Ini Link Nontonnya

Viral Ditonton 30 Juta Kali, Nadia Omara KHW Part 400 Bahas Apa? Ini Link Nontonnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar

Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar

Foto | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:51 WIB

5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam

5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Peringatan Sumpah Pemuda di Yogyakarta Memanas, Terdengar Sejumlah Suara Petasan

Peringatan Sumpah Pemuda di Yogyakarta Memanas, Terdengar Sejumlah Suara Petasan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:42 WIB

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×