5 Fakta Petisi Pembatalan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025

M Nurhadi

Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:21 WIB
5 Fakta Petisi Pembatalan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025
Petisi Pembatalan TKA

Suara.com - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan akan segera digelar bagi siswa jenjang SMA/SMK sederajat pada tahun 2025, ternyata menuai gelombang penolakan keras dari kalangan pelajar.

TKA, yang didesain sebagai ujian standar nasional untuk mengukur dan membandingkan capaian akademik siswa secara objektif dan setara menggantikan peran penilaian terstandar yang absen beberapa tahun terakhir justru memicu keresahan. Keresahan ini kemudian bermuara pada munculnya sebuah petisi daring yang masif.

Petisi berjudul "Batalkan Pelaksanaan TKA 2025" yang diinisiasi oleh akun Siswa Agit di laman Change.org ini telah menarik perhatian luas dan berhasil mengumpulkan tanda tangan dukungan hingga mencapai ratusan ribu, menunjukkan betapa besarnya kekhawatiran yang dirasakan para siswa menjelang ujian tersebut.

Berikut adalah 5 fakta penting yang menjadi inti masalah dan pendorong gerakan petisi ini:

1. Sistem Baru yang Terlalu Mendadak dan Minim Waktu Persiapan

Fakta utama yang paling disoroti adalah sifat mendadak dari kebijakan TKA ini.

Pengumuman TKA pada 8 Juni 2025 dan penetapannya melalui "Perkaban Nomor 45 Tahun 2025" pada 14 Juli 2025, membuat siswa dan guru hanya memiliki waktu efektif sekitar 3,5 bulan untuk persiapan sebelum TKA dilaksanakan pada awal November. Jangka waktu yang amat singkat ini dinilai tidak realistis.

Para siswa merasa tertekan karena harus beradaptasi dengan sistem ujian berskala nasional yang baru, di mana nilai TKA akan sangat berpengaruh, terutama bagi mereka yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi.

2. Kisi-Kisi Ujian yang Terlambat dan Tidak Selaras Kurikulum

baca juga

Keresahan siswa semakin bertambah karena materi TKA dinilai sangat luas dan memiliki cakupan yang tidak sepenuhnya sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang mereka jalani.

Lebih parahnya, kisi-kisi resmi TKA baru dibagikan setelah pertengahan tahun, yang semakin mempersulit proses belajar mengajar.

Bahkan, guru-guru bimbingan belajar (bimbel) dan sekolah mengalami kesulitan besar dalam menyusun prediksi soal.

Upaya mereka membuat perkiraan soal awal menjadi tidak akurat, dan perubahan tipe soal setelah simulasi pertama semakin membuat persiapan siswa menjadi tidak terarah.

Siswa pun merasa kehilangan fokus dan kebingungan dalam menentukan materi belajar yang spesifik.

3. Simulasi Resmi yang Terlambat dan Tekanan Psikologis Siswa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Poin Penting Petisi Batalkan Pelaksaan TKA 2025 yang Dapat 160 Ribu Tanda Tangan

7 Poin Penting Petisi Batalkan Pelaksaan TKA 2025 yang Dapat 160 Ribu Tanda Tangan

Lifestyle | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:13 WIB

Jadwal Susulan TKA 2025 Jenjang SMA SMK Disiapkan

Jadwal Susulan TKA 2025 Jenjang SMA SMK Disiapkan

Tekno | Senin, 27 Oktober 2025 | 08:06 WIB

Gladi Bersih TKA SMA SMK Resmi Hari Ini, Cek Fakta Nilai dan Manfaat Masuk PTN

Gladi Bersih TKA SMA SMK Resmi Hari Ini, Cek Fakta Nilai dan Manfaat Masuk PTN

Tekno | Senin, 27 Oktober 2025 | 07:42 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×