Penelitian Baru Ungkap Rahasia di Balik Leher dan Kaki Panjang Jerapah

Agung Pratnyawan

Selasa, 11 November 2025 | 18:22 WIB
Penelitian Baru Ungkap Rahasia di Balik Leher dan Kaki Panjang Jerapah
Ilustrasi jerapah (Pexels)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru berhasil memberikan penjelasan baru mengenai alasan jerapah memiliki kaki dan leher yang jauh lebih panjang dibandingkan hewan darat lainnya. Selama ini, banyak orang beranggapan bahwa leher panjang jerapah semata-mata berfungsi untuk mencapai daun-daunan tinggi di pucuk pohon akasia.

Namun, laporan terbaru, mengutip Science Alert (9/11/2025), mengungkapkan bahwa ada faktor lain yang tak kalah penting dari sekadar urusan mencari makan.

Para peneliti menemukan bahwa bagian tubuh jerapah yang paling berperan meringankan kerja sistem kardiovaskulernya justru adalah kaki mereka yang sangat panjang.

Jerapah memang mendapat keuntungan besar dari bentuk tubuhnya. Dengan leher tinggi, mereka bisa menjangkau daun yang tidak bisa diraih hewan lain.

Akses eksklusif ke makanan ini membuat populasi jerapah dapat bertahan melewati musim kering panjang dan mampu berkembang biak sepanjang tahun.

Tetapi keuntungan itu datang dengan konsekuensi besar. Leher yang menjulang membuat jerapah membutuhkan tekanan darah sangat tinggi untuk memastikan darah sampai ke otaknya.

Tekanan darah jerapah dewasa tercatat lebih dari 200 mmHg dua kali lipat tekanan darah kebanyakan mamalia.

Akibatnya, jerapah menghabiskan energi dalam jumlah besar hanya untuk memompa darah. Bahkan, energi yang digunakan jantung jerapah saat beristirahat lebih besar daripada total energi yang dibutuhkan tubuh manusia ketika tidak beraktivitas.

Mengutip dari Science Alert (9/11/2025), dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Experimental Biology, peneliti melakukan simulasi perbandingan antara jerapah asli dengan hewan hipotetis bernama “elaffe” kombinasi tubuh eland Afrika dengan leher jerapah.

baca juga
Ilustrasi jerapah (Shutterstock).
Ilustrasi jerapah (Shutterstock).

Hewan imajiner ini dibuat untuk menguji bagaimana tubuh mamalia akan bekerja jika memiliki leher jerapah, tetapi kaki jauh lebih pendek.

Hasilnya mencengangkan. Hewan “elaffe” diprediksi membutuhkan 21 persen dari total energinya hanya untuk menjalankan fungsi jantung.

Sementara jerapah asli, berkat kaki panjang yang membuat posisi jantung lebih tinggi, hanya membutuhkan sekitar 16 persen energi untuk proses yang sama.

Penghematan energi sekitar 5 persen ini mungkin terdengar kecil, tetapi bagi jerapah yang hidup di lingkungan sabana yang keras, angkanya sangat krusial.

Dalam setahun, efisiensi energi itu setara dengan lebih dari 1,5 ton makanan. Jumlah ini dapat menjadi penentu apakah seekor jerapah bertahan hidup atau tidak selama musim yang sulit.

Penelitian ini juga menguatkan pandangan zoolog Graham Mitchell yang dalam bukunya, How Giraffes Work, menyebut bahwa nenek moyang jerapah telah memiliki kaki panjang sebelum leher mereka berevolusi menjadi begitu tinggi.

Dari sudut pandang energi, hal ini masuk akal. Kaki panjang membantu meringankan kerja jantung sejak awal, sementara leher panjang justru membuat kerja jantung lebih berat.

Namun bentuk tubuh ini datang dengan risiko. Jerapah wajib melebarkan kedua kaki depannya untuk minum—posisi yang membuat mereka rentan terhadap predator.

Tak heran, data menunjukkan jerapah merupakan hewan yang paling sering meninggalkan sumber air tanpa sempat minum karena merasa tidak aman.

Peneliti juga menjelaskan bahwa ada batasan biologis terkait seberapa tinggi seekor hewan bisa berevolusi. Mereka mencontohkan dinosaurus sauropoda Giraffatitan, yang tingginya mencapai 13 meter.

Jika hewan sebesar itu berusaha memompa darah ke kepala setinggi 8,5 meter, dibutuhkan tekanan darah sekitar 770 mmHg—angka yang dianggap mustahil bagi sistem kardiovaskular hewan mana pun.

Hal itu membuat kesimpulan para ilmuwan semakin kuat: tidak ada hewan darat, di masa lalu maupun sekarang, yang dapat melampaui tinggi jerapah dewasa tanpa mengalami kegagalan fungsi vital.

Penelitian ini menegaskan bahwa evolusi jerapah bukan hanya soal mencari makan di tempat tinggi. Struktur tubuh mereka—terutama kaki panjang—berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup hewan ini.

Dengan memahami mekanisme tersebut, para ilmuwan mendapatkan gambaran lebih jelas tentang bagaimana evolusi bekerja dan mengapa bentuk tubuh jerapah yang unik justru sangat efisien untuk kehidupan di alam liar.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehidupan di Palung Terdalam: Temuan Moluska Purba Ungkap Rahasia Evolusi Laut?

Kehidupan di Palung Terdalam: Temuan Moluska Purba Ungkap Rahasia Evolusi Laut?

Tekno | Senin, 03 November 2025 | 17:56 WIB

4 Smartwatch Terbaik untuk Cek Tekanan Darah, Desain Stylish Mulai Rp2 Jutaan

4 Smartwatch Terbaik untuk Cek Tekanan Darah, Desain Stylish Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 06 Oktober 2025 | 18:28 WIB

Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid

Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid

Tekno | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:10 WIB

Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Cek Tekanan Darah: Gadget Kecil, Manfaat Besar!

Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Cek Tekanan Darah: Gadget Kecil, Manfaat Besar!

Tekno | Rabu, 30 Juli 2025 | 16:11 WIB

10 Rekomendasi Olahraga bagi Penderita Hipertensi, Asyik dan Menantang

10 Rekomendasi Olahraga bagi Penderita Hipertensi, Asyik dan Menantang

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2025 | 15:10 WIB

Lama Menghilang, Pecahan Benua Seukuran Amerika Serikat Ditemukan di Indonesia

Lama Menghilang, Pecahan Benua Seukuran Amerika Serikat Ditemukan di Indonesia

Tekno | Rabu, 05 Februari 2025 | 12:13 WIB

Terkini

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:51 WIB

×