Percakapan AI Pengguna Diduga Dijual Lewat Ekstensi Browser

Ruth Meliana

Kamis, 18 Desember 2025 | 12:05 WIB
Percakapan AI Pengguna Diduga Dijual Lewat Ekstensi Browser
Ilustrasi menggunakan AI ChatGPT (Pexels)

Suara.com - Penggunaan asisten kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT dan Gemini semakin meluas dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari bertanya soal kesehatan, mengelola keuangan, hingga membantu pekerjaan, AI kini menjadi alat andalan banyak orang. Namun, laporan terbaru mengungkap sisi lain yang mengkhawatirkan: percakapan pengguna dengan AI disebut-sebut bisa dikumpulkan dan dijual untuk keuntungan komersial.

Isu ini mencuat setelah sebuah laporan investigasi Forbes (15/12/2025) mengungkap keberadaan sejumlah ekstensi browser yang diam-diam merekam percakapan pengguna dengan berbagai platform AI. Percakapan tersebut kemudian dibagikan kepada pihak ketiga dengan dalih kebutuhan analitik pemasaran. Praktik ini menimbulkan kekhawatiran besar soal privasi, mengingat banyak pengguna berbagi informasi sensitif saat berinteraksi dengan AI.

Masalah ini tidak hanya terbatas pada satu platform. Berbagai layanan AI populer yang diakses melalui browser, termasuk ChatGPT, Gemini, Claude, Microsoft Copilot, hingga Meta AI, berpotensi terdampak jika pengguna memasang ekstensi tertentu. Ekstensi ini bekerja dengan cara memantau aktivitas tab di browser dan secara otomatis menyuntikkan skrip khusus saat pengguna membuka halaman AI.

Yang membuat situasi ini semakin serius, proses pengambilan data disebut berjalan secara default. Pengguna tidak diberi pilihan untuk menonaktifkan pengumpulan data melalui pengaturan. Satu-satunya cara menghentikan praktik tersebut adalah dengan menghapus ekstensi sepenuhnya dari browser. Tanpa disadari, selama ekstensi masih terpasang, seluruh interaksi dengan AI berpotensi terekam.

Data yang dikumpulkan pun bukan sekadar potongan percakapan. Laporan menyebutkan bahwa semua prompt yang diketik pengguna, seluruh jawaban AI, waktu percakapan, hingga informasi sesi dan model AI yang digunakan ikut direkam. Dengan kata lain, gambaran lengkap interaksi pengguna dengan AI dapat dikemas dan dimanfaatkan oleh pihak lain.

Ironisnya, beberapa ekstensi yang disorot justru dipromosikan sebagai alat pelindung privasi atau keamanan daring. Di halaman toko ekstensi, mereka tampil dengan deskripsi yang meyakinkan dan bahkan mengantongi label unggulan dari platform penyedia browser. Bagi banyak pengguna, label tersebut dianggap sebagai tanda aman dan terpercaya, sehingga jarang menimbulkan kecurigaan.

Mengutip Forbes (15/12/2025), praktik pengumpulan data ini memang disebutkan, tetapi dengan bahasa yang rumit dan tersembunyi di bagian terdalam dokumen. Informasi tersebut seringkali disamarkan dengan istilah teknis seperti “data penjelajahan” atau “komunikasi ChatAI”, yang membuat pengguna awam sulit memahami dampaknya. Akibatnya, banyak orang tidak sadar bahwa percakapan pribadi mereka bisa disalurkan ke perusahaan lain.

Jumlah pengguna ekstensi ini pun tidak sedikit. Beberapa di antaranya telah diunduh jutaan kali di toko ekstensi populer. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa data pribadi dalam skala besar telah dikumpulkan selama berbulan-bulan tanpa disadari pemiliknya. Para peneliti menyarankan agar pengguna segera memeriksa ekstensi yang terpasang di browser mereka.

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa asisten AI bukanlah entitas pribadi atau teman diskusi yang sepenuhnya aman. Percakapan dengan AI pada dasarnya berlangsung di sistem milik perusahaan, dan ketika ditambah pihak ketiga seperti ekstensi browser, risiko kebocoran data semakin besar. Informasi medis, keuangan, kode kerja, hingga curahan masalah pribadi bisa menjadi komoditas bernilai tinggi.

baca juga

Mengutip Forbes (15/12/2025), pakar keamanan digital mengingatkan pengguna untuk lebih berhati-hati dalam membagikan informasi sensitif melalui AI, terutama saat mengaksesnya lewat browser dengan ekstensi tambahan. Membaca kebijakan privasi, membatasi instalasi ekstensi, dan rutin mengevaluasi izin aplikasi menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga keamanan data.

Laporan ini juga memicu sorotan terhadap platform penyedia browser dan pengelola toko ekstensi. Label “unggulan” atau “direkomendasikan” dinilai perlu ditinjau ulang agar tidak memberi rasa aman palsu kepada pengguna. Di tengah pesatnya adopsi AI, isu privasi menjadi tantangan besar yang menuntut perhatian serius dari pengguna, pengembang, dan regulator.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LG Hadirkan Solusi Display dan HVAC Berbasis AI dan Hemat Energi, Demi Genjot Sektor B2B

LG Hadirkan Solusi Display dan HVAC Berbasis AI dan Hemat Energi, Demi Genjot Sektor B2B

Tekno | Selasa, 16 Desember 2025 | 22:08 WIB

Skor Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Pembelajaran Humanis Jadi Kunci di Era AI

Skor Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Pembelajaran Humanis Jadi Kunci di Era AI

Lifestyle | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:59 WIB

Begini Cara Bikin ChatGPT Wrapped 2025 yang Viral, Sat Set Gampang Banget!

Begini Cara Bikin ChatGPT Wrapped 2025 yang Viral, Sat Set Gampang Banget!

Tekno | Minggu, 14 Desember 2025 | 11:30 WIB

Terkini

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

×