China Sukses Kembangkan Matahari Buatan, Selangkah Lebih Dekat ke Energi Masa Depan

Dythia Novianty

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:23 WIB
China Sukses Kembangkan Matahari Buatan, Selangkah Lebih Dekat ke Energi Masa Depan
Ilustrasi Matahari. [Ist]
baca 10 detik
  • Ilmuwan Tiongkok berhasil meningkatkan kinerja reaktor fusi EAST, melampaui batas stabilitas plasma yang sulit ditembus.
  • Masalah utama diatasi dengan mengendalikan partikel logam, khususnya tungsten, yang mencemari plasma superpanas reaktor.
  • Pencapaian ini merupakan kemajuan signifikan menuju realisasi energi fusi yang bersih, aman, dan hampir tak terbatas.

Suara.com - China kembali membuat terobosan besar di bidang sains. Para ilmuwan berhasil meningkatkan kinerja “matahari buatan” mereka hingga melewati batas yang selama ini dianggap sulit ditembus.

Eksperimen ini dilakukan di reaktor bernama EAST, sebuah mesin raksasa yang dirancang untuk meniru cara Matahari menghasilkan energi.

Tujuannya adalah menciptakan energi fusi, sumber energi bersih yang sangat besar dan hampir tidak menghasilkan limbah berbahaya.

Di dalam EAST, para ilmuwan memanaskan gas hingga menjadi plasma superpanas, lalu menahannya dengan medan magnet yang sangat kuat.

Semakin padat plasma tersebut, semakin besar energi yang bisa dihasilkan, sebagaimana melansir dari laman IThome, Sabtu (3/1/2026).

Masalahnya, selama puluhan tahun, saat plasma dibuat terlalu padat, reaktor justru menjadi tidak stabil.

EAST, sebuah mesin raksasa yang dirancang untuk meniru cara Matahari menghasilkan energi. [IThome]
EAST, sebuah mesin raksasa yang dirancang untuk meniru cara Matahari menghasilkan energi. [IThome]

Plasma bisa “lepas kendali” dan menyentuh dinding mesin, sehingga eksperimen harus dihentikan.

Batas ini sudah lama menjadi penghalang utama dalam riset energi fusi.

Tim peneliti China menemukan bahwa penyebabnya bukan hanya karena plasma terlalu padat, tetapi juga karena partikel logam dari dinding reaktor ikut masuk ke dalam plasma. Salah satu logam yang paling mengganggu adalah tungsten.

baca juga

Untuk mengatasi hal ini, para ilmuwan mengembangkan cara baru agar interaksi antara plasma dan dinding reaktor bisa dikendalikan dengan lebih baik.

Mereka juga menggunakan teknik pemanasan dan pengaturan gas yang lebih cermat.

Hasilnya, plasma bisa tetap stabil meski berada pada kepadatan yang lebih tinggi dari biasanya. Dengan kata lain, reaktor berhasil bekerja di luar batas lama tanpa mengalami gangguan.

Temuan ini menjadi kabar baik bagi pengembangan energi fusi di masa depan.

Meski listrik dari fusi belum bisa digunakan secara komersial dalam waktu dekat, penelitian ini menunjukkan bahwa para ilmuwan semakin dekat untuk mewujudkan sumber energi bersih, aman, dan hampir tak terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Matahari Mata Hati: Mimpi yang Tumbuh dari Pesantren dan Persahabatan

Matahari Mata Hati: Mimpi yang Tumbuh dari Pesantren dan Persahabatan

Your Say | Rabu, 08 Oktober 2025 | 19:07 WIB

Stop Abaikan! Kulit Anak Lebih Rentan Rusak Akibat Sinar Matahari

Stop Abaikan! Kulit Anak Lebih Rentan Rusak Akibat Sinar Matahari

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2025 | 07:17 WIB

Ramalan Shio 22 September 2025: Gerhana Matahari Mengubah Takdir Cinta, Karier dan Keuangan Anda

Ramalan Shio 22 September 2025: Gerhana Matahari Mengubah Takdir Cinta, Karier dan Keuangan Anda

Lifestyle | Senin, 22 September 2025 | 06:05 WIB

Benarkah Matahari Jatuh di Aceh? Viral di Medsos dan Ini Fakta Sebenarnya!

Benarkah Matahari Jatuh di Aceh? Viral di Medsos dan Ini Fakta Sebenarnya!

News | Kamis, 04 September 2025 | 16:47 WIB

Fenomena Halo Matahari Hiasi Langit Batam

Fenomena Halo Matahari Hiasi Langit Batam

Foto | Senin, 25 Agustus 2025 | 20:40 WIB

Aksi Simbolik di Depan DPR: Ibu Ester Bawa Bunga Matahari, Harapannya Tak Terduga

Aksi Simbolik di Depan DPR: Ibu Ester Bawa Bunga Matahari, Harapannya Tak Terduga

Video | Senin, 25 Agustus 2025 | 15:15 WIB

Terkini

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari

Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan

Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu

Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:02 WIB

GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat

GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan

5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Dilihat Langsung Prabowo dan Jokowi, Ini Besaran Mas Kawin Rizky Irmansyah untuk Chika Yenalovy

Dilihat Langsung Prabowo dan Jokowi, Ini Besaran Mas Kawin Rizky Irmansyah untuk Chika Yenalovy

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Malaysia dan Brunei Pakai Mekansime ASEAN Atasi Karhutla Kalimantan, Indonesia Gak Diajak?

Malaysia dan Brunei Pakai Mekansime ASEAN Atasi Karhutla Kalimantan, Indonesia Gak Diajak?

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:40 WIB

×