- Sony dan TCL sepakat membentuk usaha patungan (JV) mengambil alih bisnis hiburan rumah Sony.
- TCL akan memegang saham mayoritas 51%, sementara Sony 49%, menargetkan operasi April 2027.
- JV akan memadukan teknologi gambar premium Sony dengan skala produksi serta efisiensi biaya TCL.
“Kami senang telah mencapai kesepakatan ini dengan TCL untuk kemitraan strategis. Dengan menggabungkan keahlian kedua perusahaan, kami bertujuan menciptakan nilai pelanggan baru di bidang hiburan rumah dan menghadirkan pengalaman audio-visual yang lebih memikat bagi pelanggan di seluruh dunia,” ujar Maki.
![Deretan perangkat elektronik TCL terbaru dipamerkan di ajang National Dealer Gathering 2025, bertema “Dare to Dream, Win the Future”, Jakarta, Rabu (30/4/2025). [TCL]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/30/38366-deretan-perangkat-elektronik-tcl-terbaru.jpg)
Nada optimistis juga disampaikan oleh DU Juan, Chairman TCL Electronics Holdings Limited.
“Kami percaya kemitraan strategis dengan Sony ini merupakan peluang unik untuk menyatukan kekuatan kedua perusahaan dan membangun fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan berkelanjutan,” ungkapnya.
DU Juan menambahkan bahwa melalui komplementaritas bisnis, berbagi teknologi dan pengetahuan, serta integrasi operasional, perusahaan baru ini diharapkan mampu meningkatkan nilai merek, memperluas skala bisnis, dan mengoptimalkan rantai pasokan, demi menghadirkan produk dan layanan unggulan bagi konsumen global.
Sebagai informasi, Sony Corporation merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Sony Group Corporation, dan bertanggung jawab atas lini bisnis Entertainment, Technology & Services (ET&S).
Kolaborasi Sony dan TCL ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan hiburan rumah akan semakin kompetitif dan inovatif.