6 Nama Presiden Indonesia Ada di Epstein Files: Ada yang Dicibir, Begini Konteksnya

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:17 WIB
6 Nama Presiden Indonesia Ada di Epstein Files: Ada yang Dicibir, Begini Konteksnya
Potret Jeffrey Epstein. (US Department of Justice)
baca 10 detik
  • Epstein Files, kompilasi email Jeffrey Epstein, memuat diskusi intelijen mengenai sejumlah Presiden Indonesia.
  • Presiden Sukarno dibahas terkait gerakan Non-Blok serta upaya penggulingan oleh pemerintahan Eisenhower AS.
  • Suharto disebut sebagai "bagman" kepentingan bisnis AS yang didukung dalam invasi Timor Timur 1975.

Suara.com - Epstein Files lagi bikin publik heboh belakangan. File-file tersebut merupakan kompilasi dari email, dokumen rahasia dari tokoh bernama Jeffrey Epstein, yang berisi bukti skandal seksual elit negara barat. Namun tak cuma itu.

Dari banyaknya file yang dipublikasikan oleh Department of Justice Amerika Serikat, rupanya ada juga file berisi obrolan intel, bak sedang menggosip soal tokoh-tokoh luar AS.

Presiden-presiden Indonesia pun tak luput dari perhatian. Berikut adalah daftar Presiden RI yang disebut dalam Epstein Files lengkap dengan konteksnya:

1. Sukarno

Presiden Soekarno [Foto tangkapan layar Instagram @Soekarno_presidenku]
Presiden Soekarno [Foto tangkapan layar Instagram @Soekarno_presidenku]

Nama Presiden Sukarno disebut lima kali, dijadikan sebagai kajian sejarah saat implementasi Pancasila. Manuver Sukarno dalam gerakan non-blok (Non-Aligned Movement/NAM) pada dokumen tersebut juga turut disorot di file Epstein.

"The prime movers of that era were giants from large and populous non-Western states: India's Jawaharlal Nehru, Indonesia's Sukarno, Egypt's Gamal Abdel Nasser, and Yugoslavia's Josef Broz Tito. As decolonization speeded up in the 1960s, the NAM became a sprawling collection of diverse states with heavy representation from Africa and Asia. Particularly at the United Nations, it had a significant diplomatic impact," tulis mereka pada dokumen EFTA01146715.

Jika diterjemahkan, maka sebagai berikut:

"Tokoh-tokoh utama pada era itu adalah para raksasa dari negara-negara non-Barat yang besar dan berpenduduk padat: Jawaharlal Nehru dari India, Sukarno dari Indonesia, Gamal Abdel Nasser dari Mesir, dan Josef Broz Tito dari Yugoslavia. Seiring percepatan dekolonisasi pada tahun 1960-an, Gerakan Non-Blok (NAM) menjadi kumpulan negara-negara yang beragam dan luas dengan representasi yang besar dari Afrika dan Asia. Khususnya di Perserikatan Bangsa-Bangsa, gerakan ini memiliki dampak diplomatik yang signifikan."

Pada lain file, dokumen EFTA00951262, disebutkan secara gamblang bahwa Amerika sempat ingin menggulingkan Sukarno di jaman Eisenhower, Presiden AS ke 34.

baca juga

Namun rencana AS berubah saat Eisenhower lengeser dan digantikan oleh John F. Kennedy.

"In Indonesia, Kennedy's policy represented a break from Eisenhower's efforts to overthrow socialist Achmed Sukarno who wanted greater control over mineral resources."

Begini terjemahannya:

"Di Indonesia, kebijakan Kennedy merupakan sebuah perubahan dari upaya Eisenhower untuk menggulingkan sosialis Achmed Sukarno yang menginginkan kendali lebih besar atas sumber daya mineral."

Sebagai konteks, Achmed (Ahmad) Sukarno adalah nama yang dipakai oleh Presiden RI pertama saat sedang mengakrabkan diri ke negara-negara Arab, menurut Historia.

2. Suharto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Ribuan Dokumen Skandal Epstein Files Ditarik Kembali? Simak Fakta Terbarunya

Kenapa Ribuan Dokumen Skandal Epstein Files Ditarik Kembali? Simak Fakta Terbarunya

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:00 WIB

Dulunya Guru, Apa yang Bikin Jeffrey Epstein Kaya Raya?

Dulunya Guru, Apa yang Bikin Jeffrey Epstein Kaya Raya?

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:37 WIB

Siapa Kafrawi Yuliantono yang Disebut dalam Epstein Files? Kenali Sosoknya

Siapa Kafrawi Yuliantono yang Disebut dalam Epstein Files? Kenali Sosoknya

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:38 WIB

7 Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files

7 Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 11:39 WIB

Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?

Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:13 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×