Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:13 WIB
Hobi Lari dan Pakai Smartwatch? Kaspersky Ungkap Bahaya Tersembunyi Pelacak Kebugaran
Ilustrasi smartwatch. (Pexels/Ingo Joseph).
  • Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengingatkan risiko privasi dari pelacak kebugaran pasca Olimpiade Milan-Cortina 2026.
  • Data GPS olahraga yang dibagikan publik bisa dimanfaatkan penjahat siber untuk melacak lokasi dan rekayasa sosial korban.
  • Perangkat murah berisiko menjual data kesehatan kepada pihak ketiga atau rentan terhadap peretasan dan kebocoran data.

Suara.com - Euforia Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 yang resmi dimulai 6 Februari lalu tak hanya memukau jutaan penonton global, tetapi juga memicu gelombang semangat hidup sehat.

Namun di balik tren gaya hidup aktif ini, tersimpan risiko keamanan digital yang kerap luput dari perhatian. Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengingatkan bahwa penggunaan pelacak kebugaran secara sembarangan bisa membuka celah serius terhadap privasi pengguna.

Data GPS Bisa Jadi Senjata Penyerang

Perangkat wearable modern mampu merekam langkah, pola tidur, kadar oksigen darah, detak jantung, hingga rute lari berbasis GPS. Bahkan, sebagian pengguna memasukkan data sensitif seperti berat badan, golongan darah, hingga konsumsi cairan harian.

Masalah muncul ketika data tersebut dipublikasikan, baik melalui aplikasi bawaan maupun media sosial. Informasi rute lari atau jadwal olahraga yang dibagikan secara terbuka dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk melacak lokasi fisik pengguna.

Dalam skenario tertentu, data ini bahkan dapat digunakan untuk rekayasa sosial. Misalnya, pelaku membuat akun palsu dan mengirim pesan ke kontak korban dengan klaim darurat seperti cedera saat olahraga dan membutuhkan bantuan dana.

Karena itu, para pengguna disarankan membatasi visibilitas data GPS hanya untuk orang terpercaya dan tidak membagikannya secara publik.

Ilustrasi smartwatch dengan fitur kesehatan (Freepik)
Ilustrasi smartwatch dengan fitur kesehatan (Freepik)

Data Kesehatan Bisa Jadi Komoditas

Risiko tidak berhenti pada pelacakan lokasi. Kaspersky menyoroti bahwa sebagian produsen wearable, terutama merek murah dengan pengawasan regulasi minim, dapat memonetisasi data pengguna.

Data geolokasi, tren detak jantung, pola tidur, hingga informasi kesehatan yang dilaporkan sendiri berpotensi dijual dalam bentuk agregat atau anonim kepada pihak ketiga seperti pengiklan, broker data, bahkan perusahaan asuransi.

Di sejumlah negara dengan sistem kesehatan privat, data ini berisiko memengaruhi premi asuransi.

Tak hanya itu, perangkat murah kerap memiliki kelemahan keamanan, seperti enkripsi lemah, celah yang belum ditambal, atau server cloud yang tidak terlindungi dengan baik.

Jika terjadi pelanggaran data, kumpulan besar informasi kesehatan pengguna bisa terekspos atau diperjualbelikan di pasar gelap.

Pilih Merek Terpercaya, Jangan Abaikan Privasi

Anna Larkina, Pakar Analisis Konten Web dan Privasi di Kaspersky, menegaskan bahwa antusiasme kebugaran tidak boleh mengorbankan keamanan data pribadi.

“Dengan peristiwa sebesar ini yang memotivasi lonjakan antusiasme kebugaran, para pengguna perlu memprioritaskan keamanan data daripada penghematan. Pelacak kebugaran dengan harga terjangkau dapat menjadi pintu masuk untuk eksploitasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, tetaplah menggunakan merek-merek mapan dengan rekam jejak privasi yang terbukti.

"Namun bahkan pada perangkat tersebut, pengguna tetap harus meninjau kebijakan privasi dengan cermat dan membatasi visibilitas catatan pelatihan,” pesannya dalam keterangan resminya, Sabtu (14/2/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Smartwatch Huawei Paling Murah, Desain Stylish dan Fitur Lengkap

5 Smartwatch Huawei Paling Murah, Desain Stylish dan Fitur Lengkap

Tekno | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:30 WIB

5 Rekomendasi Smartband dengan GPS, Harga Mulai Rp300 Ribuan

5 Rekomendasi Smartband dengan GPS, Harga Mulai Rp300 Ribuan

Tekno | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:05 WIB

Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik

Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik

Tekno | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:20 WIB

Era Baru Streaming: Akses Konten Premium Langsung dari Layanan Internet

Era Baru Streaming: Akses Konten Premium Langsung dari Layanan Internet

Tekno | Senin, 09 Februari 2026 | 16:47 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch Mirip Apple Watch: Desain Premium, Harga Merakyat

5 Rekomendasi Smartwatch Mirip Apple Watch: Desain Premium, Harga Merakyat

Tekno | Minggu, 08 Februari 2026 | 09:04 WIB

Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja

Waspada Kesenjangan Digital! BINUS Tegaskan Teknologi Harus Jadi Milik Rakyat, Bukan Elit Saja

Tekno | Minggu, 08 Februari 2026 | 08:39 WIB

Terkini

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Mei 2026: Sikat Hadiah 200 Shard Sebelum Reset Server

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Mei 2026: Sikat Hadiah 200 Shard Sebelum Reset Server

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:15 WIB

31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic

31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:38 WIB

5 Cara Menghapus Cache di iPhone agar Ruang Penyimpanan Lebih Lega

5 Cara Menghapus Cache di iPhone agar Ruang Penyimpanan Lebih Lega

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:10 WIB

Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook

Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G

XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:11 WIB

TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam

TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:02 WIB

Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing

Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21 WIB

15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?

15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:12 WIB

iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?

iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:45 WIB

Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak

Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:21 WIB