Sejarah Rukyatul Hilal: Tradisi Spiritual dan Sains dalam Menentukan Ramadan

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 07:05 WIB
Sejarah Rukyatul Hilal: Tradisi Spiritual dan Sains dalam Menentukan Ramadan
Petugas melakukan pemantauan hilal untuk awal Ramadhan di Masjid Al Musyariin Basmol, Jakarta, Indonesia, Selasa (17/2/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ramadhan 2026 masehi atau 1447 hijriyah tiba. Bulan yang suci ini jadi momentum menuju manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Di tengah gempita ini, penentuan Ramadan, baik hilal maupun hisab senantiasa jadi perhatian.

Di tengah kemajuan teknologi navigasi dan astronomi digital yang kian presisi, metode rukyatul hilal tetap berdiri kokoh sebagai pilar utama umat Islam dalam menentukan kalender hijriah.

Pengamatan bulan sabit muda ini bukan sekadar aktivitas ilmiah, melainkan sebuah manifestasi ketaatan terhadap perintah agama yang telah berlangsung selama empat belas abad.

Secara syar’i, rukyatul hilal berpijak pada tuntunan langsung Nabi Muhammad SAW yang menegaskan pentingnya observasi visual.

Dalam sebuah hadis populer yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda: "Berpuasalah kamu karena melihat hilal dan berbukalah kamu karena melihatnya."

Perintah inilah yang menjadikan pengamatan pada hari ke-29 setiap bulan Qamariyah sebagai ritual krusial bagi kepastian hukum ibadah puasa dan hari raya.

Sejarah perkembangan rukyatul hilal mencerminkan evolusi peradaban Islam yang menghargai keseimbangan antara iman dan ilmu pengetahuan.

  1. Era Klasik (Masa Nabi dan Sahabat): Pada periode awal, metode pengamatan dilakukan secara murni melalui pandangan mata telanjang (bi al-fi'li). Jika faktor cuaca seperti mendung menghalangi pandangan, Islam memberikan solusi administratif yang disebut istikmal, yakni menggenapkan umur bulan menjadi 30 hari.
  2. Abad Pertengahan: Seiring berkembangnya peradaban Islam di Baghdad hingga Andalusia, ilmu falak (astronomi) mulai mengambil peran. Para astronom Muslim mulai menyusun tabel-tabel koordinat untuk memprediksi posisi bulan. Meski sains mulai digunakan untuk membantu prediksi, rukyat visual tetap menjadi penentu mutlak yang sah secara hukum fikih.
  3. Era Kontemporer: Di masa modern, mata manusia kini dibantu oleh teknologi canggih. Penggunaan teleskop berkekuatan tinggi, teodolit, hingga kamera CCD digital memungkinkan hilal yang tipis tetap tertangkap meski kontras cahaya dengan ufuk sangat rendah. Di banyak negara, termasuk Indonesia, hasil observasi lapangan ini kemudian dibawa ke meja sidang isbat untuk disahkan secara kenegaraan.

Penggunaan Rukyat Hilal di Indonesia

Perjalanan rukyatul hilal di Indonesia memiliki keunikan tersendiri. Sejak masa kolonial, masyarakat Muslim tetap setia menjaga tradisi ini sebagai bentuk perlawanan budaya terhadap penanggalan Gregorian yang dipaksakan oleh penjajah.

Pasca kemerdekaan, pemerintah mengambil peran sebagai fasilitator melalui pembentukan Badan Hisab dan Rukyat (BHR) di bawah Kementerian Agama.

Namun, Indonesia juga dikenal dengan kekayaan dialektika metodenya. Hingga saat ini, terdapat dua arus utama dalam penentuan awal bulan suci:

  • Nahdlatul Ulama (NU): Memegang teguh metode rukyatul hilal. Bagi kelompok ini, hisab (perhitungan) digunakan sebagai alat bantu untuk memandu arah pandang mata, namun verifikasi visual tetap menjadi syarat mutlak dimulainya bulan baru.
  • Muhammadiyah: Menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Metode ini lebih mengandalkan akurasi hitungan astronomi tanpa mewajibkan hilal harus terlihat secara fisik, selama secara matematis posisi bulan sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam.

Rukyatul hilal terus bertahan sebagai metode yang memadukan ibadah, tradisi, dan sains, memastikan kepastian hukum dalam ibadah puasa dan hari raya.

Memasuki tahun 2026, tantangan rukyatul hilal bukan lagi pada perbedaan alat, melainkan pada pencapaian kesepakatan umat melalui kriteria MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang baru.

Rukyatul Hilal yang dilaksanakan Kemenag Sulsel, Badan Hisab Rukyat, BMKG Makassar beserta sejumlah stake holder terkait di Observatorium Menara Iqra Universitas Muhammadiyah Makassar, Selasa, 17 Februari 2026 [SuaraSulsel.id/Kemenag Sulsel]
Rukyatul Hilal yang dilaksanakan Kemenag Sulsel, Badan Hisab Rukyat, BMKG Makassar beserta sejumlah stake holder terkait di Observatorium Menara Iqra Universitas Muhammadiyah Makassar, Selasa, 17 Februari 2026 [SuaraSulsel.id/Kemenag Sulsel]

Kriteria ini menetapkan standar visibilitas hilal yang lebih ilmiah guna meminimalisir perbedaan.

Dengan ratusan titik pantau yang tersebar dari Aceh hingga Papua, rukyatul hilal di Indonesia telah menjadi peristiwa kolosal yang melibatkan ribuan ahli falak, ulama, dan santri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Saham yang Diprediksi Menguat saat Ramadan

Deretan Saham yang Diprediksi Menguat saat Ramadan

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:00 WIB

Arab Saudi Puasa Tanggal Berapa? Indonesia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026

Arab Saudi Puasa Tanggal Berapa? Indonesia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:39 WIB

Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana

Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:33 WIB

Kapan Sholat Tarawih Pertama 2026? Muhammadiyah dan Pemerintah Resmi Beda Waktu Mulai

Kapan Sholat Tarawih Pertama 2026? Muhammadiyah dan Pemerintah Resmi Beda Waktu Mulai

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 20:26 WIB

Terpopuler: Lipstik Matte yang Nyaman Dipakai saat Puasa, Amalan Wanita Haid

Terpopuler: Lipstik Matte yang Nyaman Dipakai saat Puasa, Amalan Wanita Haid

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 06:55 WIB

Apakah Pakai Obat Kumur Membatalkan Puasa? Ini 5 Rekomendasinya

Apakah Pakai Obat Kumur Membatalkan Puasa? Ini 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Waspada! Malware Android Menyamar Aplikasi Starlink, Bisa Curi Data dan Tambang Kripto Diam-Diam

Waspada! Malware Android Menyamar Aplikasi Starlink, Bisa Curi Data dan Tambang Kripto Diam-Diam

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

35 Kode Redeem FC Mobile 4 April 2026, Isu Reset Tahunan Menguat?

35 Kode Redeem FC Mobile 4 April 2026, Isu Reset Tahunan Menguat?

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 13:05 WIB

Bocoran vivo T5 Pro, Baterai 9.020mAh, HP Tipis dengan Layar 144Hz Siap Rilis

Bocoran vivo T5 Pro, Baterai 9.020mAh, HP Tipis dengan Layar 144Hz Siap Rilis

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 13:04 WIB

Lenovo Gandeng David Beckham, Kembangkan Teknologi AI untuk Sepak Bola Global

Lenovo Gandeng David Beckham, Kembangkan Teknologi AI untuk Sepak Bola Global

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 12:51 WIB

39 Kode Redeem Free Fire 4 April 2026, Rebut Hadiah Spesial dan Koleksi Bundle Tema Peri

39 Kode Redeem Free Fire 4 April 2026, Rebut Hadiah Spesial dan Koleksi Bundle Tema Peri

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 12:00 WIB

Bocoran Terbaru! Oppo Find X9 Ultra dan X9s Pro, Dilengkapi Layar 2K+, Kamera 200MP, Baterai Jumbo

Bocoran Terbaru! Oppo Find X9 Ultra dan X9s Pro, Dilengkapi Layar 2K+, Kamera 200MP, Baterai Jumbo

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 11:32 WIB

5G Jadi Kunci Percepatan Adopsi AI di Indonesia, Diprediksi Dominasi Data Seluler 2030

5G Jadi Kunci Percepatan Adopsi AI di Indonesia, Diprediksi Dominasi Data Seluler 2030

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 11:18 WIB

5 Cara Mengenali Deepfake Call agar Terhindar dari Penipuan Berbasis AI

5 Cara Mengenali Deepfake Call agar Terhindar dari Penipuan Berbasis AI

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 11:03 WIB

4 Cara Tag Semua Orang di Grup WhatsApp untuk Kirim Pengumuman Penting

4 Cara Tag Semua Orang di Grup WhatsApp untuk Kirim Pengumuman Penting

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 10:29 WIB

BDx Raih Pinjaman 320 Juta Dolar AS untuk Percepat Pusat Data AI di Asia

BDx Raih Pinjaman 320 Juta Dolar AS untuk Percepat Pusat Data AI di Asia

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 10:20 WIB