- Samsung memperkenalkan Bixby versi beta pada One UI 8.5, menjadikannya agen percakapan cerdas dengan akses internet *real-time*.
- Bixby baru memungkinkan kontrol perangkat Galaxy intuitif menggunakan bahasa sehari-hari tanpa perlu mengetahui nama fitur spesifik.
- Pembaruan ini tersedia di negara-negara seperti AS, Korea Selatan, dan Inggris, bertujuan memperkuat ekosistem AI Samsung.
Suara.com - Samsung Electronics resmi memperkenalkan versi terbaru Bixby lewat program beta di One UI 8.5. Asisten virtual ini kini ditingkatkan menjadi agen perangkat percakapan yang lebih cerdas, intuitif, dan mampu mengakses informasi internet secara real-time.
Pembaruan ini menandai langkah baru Samsung dalam memperkuat ekosistem AI di lini perangkat Galaxy.
Bixby Kini Lebih Natural dan Kontekstual
Dalam versi terbaru ini, Bixby tidak lagi sekadar menjalankan perintah kaku berbasis kata kunci. Pengguna cukup berbicara dengan bahasa sehari-hari tanpa harus mengetahui nama fitur atau struktur menu perangkat.
Won-Joon Choi, COO Mobile eXperience (MX) Business Samsung, menegaskan bahwa integrasi AI menjadi fokus utama perusahaan.
“Sejak kami memperkenalkan ponsel AI pertama kami pada tahun 2024, kami berkomitmen untuk menjadikannya semakin mudah digunakan supaya lebih banyak orang bisa merasakan manfaat dari AI, karena itu kami memutuskan untuk mengintegrasikan agen perangkat langsung ke dalam pengalaman tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan, untuk mendukung hal ini, perusahaan mendesain ulang Bixby untuk bisa berinteraksi dengan cara lebih natural dan kontrol perangkat yang intuitif, sehingga mengurangi hambatan dalam aktivitas harian.
Kontrol Galaxy Cukup Lewat Percakapan
Melalui One UI 8.5, pengguna perangkat Galaxy kini bisa mengatur ponsel hanya dengan percakapan natural.
Baca Juga: Bocoran Samsung One UI 9, Hadirkan Fitur Ask AI Berbasis Android 17
Contohnya, ketika pengguna mengatakan:
“Saya tidak ingin layar mati ketika saya masih menggunakannya.”
Bixby akan langsung memahami maksud tersebut dan mengaktifkan pengaturan yang relevan, tanpa pengguna harus membuka menu pengaturan atau mengetahui nama fitur secara spesifik.
Tak hanya itu, Bixby juga mampu memahami konteks penggunaan perangkat.
Jika pengguna bertanya:
“Mengapa layar ponsel saya selalu menyala ketika berada di dalam saku?”
Asisten ini akan menganalisis situasi dan menampilkan pengaturan terkait, seperti perlindungan sentuhan tidak disengaja, sehingga bisa langsung diaktifkan.
![Bixby terbaru di One UI 8.5. [Samsung Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/23/66178-bixby-terbaru-di-one-ui-85.jpg)
Pendekatan ini mengurangi proses coba-coba yang sering membuat pengguna frustrasi, terutama bagi mereka yang belum familiar dengan fitur-fitur perangkat Galaxy.
Salah satu peningkatan paling signifikan adalah kemampuan pencarian web secara real-time.
Bixby kini dapat mengakses informasi terbaru dari internet dan menampilkannya langsung di dalam antarmuka asisten, tanpa perlu membuka browser terpisah.
Sebagai contoh, pengguna dapat mengatakan:
“Carikan saya hotel di Seoul yang memiliki kolam renang untuk anak-anak.”
Bixby akan memproses permintaan tersebut dan menampilkan hasil pencarian web secara langsung di layar, menciptakan pengalaman yang lebih seamless dan efisien.
Dengan fitur ini, Samsung tampak ingin menjadikan Bixby bukan hanya pengatur perangkat, tetapi juga pusat informasi instan dalam ekosistem Galaxy.
Sudah Tersedia di Beberapa Negara
Pembaruan Bixby terbaru ini telah tersedia melalui One UI 8.5 di sejumlah negara, termasuk Jerman, India, Korea Selatan, Polandia, Inggris, dan Amerika Serikat. Samsung menyatakan ketersediaannya akan diperluas ke lebih banyak wilayah dalam waktu dekat.