WhatsApp Rilis Fitur Riwayat Pesan Grup: Anggota Baru Bisa Langsung Update Tanpa Screenshot

Dythia Novianty

Senin, 23 Februari 2026 | 10:26 WIB
WhatsApp Rilis Fitur Riwayat Pesan Grup: Anggota Baru Bisa Langsung Update Tanpa Screenshot
Ilustrasi WhatsApp. [Pexels]
baca 10 detik
  • WhatsApp resmi memperkenalkan fitur Riwayat Pesan Grup untuk memudahkan anggota baru melihat 25 hingga 100 pesan terakhir.
  • Fitur ini tetap menjaga privasi percakapan karena semua pesan yang dibagikan terenkripsi secara *end-to-end*.
  • Pengiriman riwayat bersifat opsional, diaktifkan admin, dan memberikan notifikasi kepada seluruh anggota grup.

Suara.com - WhatsApp kembali menghadirkan inovasi untuk obrolan grup. Platform perpesanan milik Meta ini resmi memperkenalkan fitur Riwayat Pesan Grup.

Fitur ini merupakan solusi baru yang memungkinkan anggota baru langsung mengikuti percakapan tanpa harus meminta tangkapan layar atau pesan yang diteruskan satu per satu.

Fitur ini disebut sebagai salah satu yang paling banyak diminta pengguna, sekaligus memperkuat posisi WhatsApp dalam inovasi perpesanan grup lintas perangkat.

Lewat fitur Riwayat Pesan Grup, admin maupun anggota grup kini dapat memilih untuk mengirimkan pesan-pesan terbaru kepada anggota yang baru ditambahkan.

Saat seseorang bergabung, akan muncul opsi untuk membagikan 25 hingga maksimal 100 pesan terakhir agar ia dapat memahami konteks percakapan dengan cepat.

“Kami sangat antusias memperkenalkan Riwayat Pesan Grup, fitur yang membuat obrolan grup jadi lebih menyenangkan tanpa interupsi,” tulis WhatsApp dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026).

Fitur Riwayat Pesan Grup WhatsApp. [WhatsApp Indonesia]
Fitur Riwayat Pesan Grup WhatsApp. [WhatsApp Indonesia]

WhatsApp menambahkan bahwa fitur ini dirancang agar percakapan tetap mengalir tanpa perlu cara manual seperti screenshot atau forward pesan yang sering kali mengganggu alur diskusi.

Tetap End-to-End Encryption, Lebih Privat

Meski menghadirkan kemudahan berbagi riwayat percakapan, WhatsApp menegaskan bahwa aspek keamanan tetap menjadi prioritas.

baca juga

“Seperti semua pesan pribadi lainnya, Riwayat Pesan Grup tetap terenkripsi secara end-to-end. Ini memberi Anda cara yang lebih cepat dan lebih privat untuk menjaga percakapan tetap mengalir, tanpa perlu lagi tangkapan layar atau meneruskan pesan yang tidak perlu,” jelas perusahaan.

Artinya, hanya anggota grup yang bisa melihat isi pesan, termasuk riwayat yang dibagikan ke anggota baru.

Fitur ini bersifat opsional. Pengiriman riwayat pesan harus dilakukan secara aktif, dan admin grup memiliki wewenang untuk menonaktifkan pengaturan tersebut jika dianggap tidak diperlukan.

Selain itu, WhatsApp juga menekankan aspek transparansi. Setiap kali riwayat pesan dibagikan:

  • Seluruh anggota grup akan menerima notifikasi
  • Pesan riwayat ditampilkan dengan cap waktu asli
  • Nama pengirim tetap terlihat jelas
  • Tampilan visualnya dibedakan dari pesan biasa
  • Dengan sistem ini, tidak ada pesan yang dibagikan secara diam-diam.
  • Diluncurkan Bertahap Secara Global

WhatsApp menyebut fitur Riwayat Pesan Grup mulai digulirkan secara bertahap ke pengguna di berbagai negara.

“Kami sudah mulai meluncurkan Riwayat Pesan Grup secara bertahap dan berharap bisa terus menetapkan standar untuk pengalaman obrolan grup yang privat di WhatsApp,” tutup WhatsApp.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS

Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS

Tekno | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:35 WIB

WhatsApp Kena Spam? Ini Cara Blokir dan Laporkan Penipu Agar Akun Aman

WhatsApp Kena Spam? Ini Cara Blokir dan Laporkan Penipu Agar Akun Aman

Tekno | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:43 WIB

Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?

Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:28 WIB

Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting

Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 20:05 WIB

Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video

Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:10 WIB

6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp

6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp

Tekno | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:19 WIB

Terkini

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG

Kalbar | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:11 WIB

×