Dunia Waspada Bencana Radiasi Nuklir di Tengah Perang AS-Israel vs Iran

M Nurhadi

Selasa, 03 Maret 2026 | 08:30 WIB
Dunia Waspada Bencana Radiasi Nuklir di Tengah Perang AS-Israel vs Iran
ARSIP-Suasana pembangunan kembali reaktor nuklir air berat di Kota Arak, Iran. ANTARA FOTO/West Asian News Agency via REUTERS/wsj
baca 10 detik
  • IAEA khawatir kebocoran radiasi besar dari fasilitas nuklir Iran akibat gempuran militer pada Maret 2026.
  • IAEA belum menemukan bukti fisik kenaikan radiasi meskipun Iran menuduh AS dan Israel menyerang Natanz.
  • Grossi memperingatkan potensi dampak fatal kebocoran radiasi yang bisa memaksa evakuasi wilayah besar dunia.

Suara.com - Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Raphael Grossi, menyatakan kekhawatiran mendalam terkait potensi kebocoran radiasi berskala besar akibat gempuran militer terhadap fasilitas nuklir di Iran.

Peringatan serius ini disampaikan dalam pertemuan darurat di Wina, Austria, menyusul eskalasi perang yang telah memasuki hari ketiga pada Maret 2026.

Meskipun laporan dari pihak Teheran menyebutkan adanya kerusakan, Grossi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti fisik yang menunjukkan fasilitas nuklir Iran telah meledak atau mengalami kebocoran.

Ketegangan dalam pertemuan IAEA memuncak saat Duta Besar Iran untuk badan pengawas tersebut, Reza Najafi, menuding Amerika Serikat dan Israel telah menghancurkan kompleks pengayaan nuklir Natanz pada hari Minggu kemarin.

"Sekali lagi, mereka menyerang fasilitas nuklir Iran yang damai dan berada di bawah pengawasan ketat kemarin," tegas Najafi, dilansir via The National.

Ia juga mengecam serangan tersebut sebagai "kejahatan agresi" yang telah merenggut nyawa Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, sosok yang selama ini mengeluarkan fatwa pelarangan senjata pemusnah massal.

Namun, Raphael Grossi memberikan klasifikasi berbeda berdasarkan pemantauan teknis:

  1. Tidak Ada Lonjakan Radiasi: Hingga saat ini, tidak terdeteksi adanya kenaikan tingkat radiasi di negara-negara yang berbatasan dengan Iran.
  2. Kondisi Fasilitas: IAEA mencatat belum ada indikasi kerusakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, Reaktor Riset Teheran, maupun fasilitas siklus bahan bakar lainnya.
  3. Risiko Evakuasi: Grossi memperingatkan jika terjadi kebocoran, dampaknya bisa sangat fatal hingga memerlukan evakuasi wilayah seluas kota-kota besar dunia.

Diplomasi Nuklir di Ambang Kehancuran

Ironisnya, serangan udara yang diperintahkan Donald Trump ini terjadi justru saat Washington dan Teheran sedang berada di tengah proses negosiasi program nuklir.

baca juga

Donald Trump sendiri sempat mengeklaim bahwa situs-situs nuklir di Fordow, Isfahan, dan Natanz telah "musnah total" akibat serangan udara AS. Meski belakangan hal ini dibantah dengan serangan Iran.

Hubungan antara Iran dan IAEA memang telah merenggang sejak perang singkat musim panas tahun lalu. Parlemen Iran sempat menghentikan seluruh kerja sama dengan badan pengawas tersebut karena menganggap IAEA gagal mengecam agresi militer Israel.

Namun, pada September 2025, kedua belah pihak sempat menandatangani kesepakatan baru untuk memulai kembali inspeksi.

"Situasinya sangat mengkhawatirkan. Kami tidak dapat mengesampingkan kemungkinan pelepasan radiologi dengan konsekuensi serius," ungkap Grossi sembari berharap Iran tetap menjaga jalur komunikasi dengan para inspektur internasional.

Isu nuklir Iran bukan sekadar masalah perang wilayah, melainkan ancaman terhadap stabilitas lingkungan dan ekonomi global. Ketidakpastian mengenai kondisi situs nuklir ini memicu volatilitas tinggi pada harga energi dan emas di pasar dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bursa Kripto Jadi Acuan Harga Emas Dunia saat Pasar AS Tutup di Tengah Perang

Bursa Kripto Jadi Acuan Harga Emas Dunia saat Pasar AS Tutup di Tengah Perang

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 08:21 WIB

Perang Iran Ancam Inflasi Massal, OPEC+ Bersiap Tambah Pasokan BBM

Perang Iran Ancam Inflasi Massal, OPEC+ Bersiap Tambah Pasokan BBM

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 08:11 WIB

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

24 Jam Perang Iran: Ratusan Orang Tewas, Kilang Minyak Berhenti Operasi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:50 WIB

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Apakah Iran Telah Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:37 WIB

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:25 WIB

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:05 WIB

Terkini

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×