Ilmuwan Temukan Asal Badai Matahari dari Lapisan Tersembunyi, Bisa Jadi Prediksi Cuaca Antariksa

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:06 WIB
Ilmuwan Temukan Asal Badai Matahari dari Lapisan Tersembunyi, Bisa Jadi Prediksi Cuaca Antariksa
Ilustrasi badai Matahari. [Shutterstock]
  • Badai matahari berawal dari lapisan tersembunyi bernama tachocline, 200.000 km di bawah permukaan Matahari.
  • Tachocline menghasilkan gesekan plasma kuat yang memperkuat medan magnet pemicu utama badai Matahari.
  • Penemuan ini memungkinkan prediksi badai matahari bertahun-tahun lebih awal daripada metode sebelumnya.

Suara.com - Badai matahari selama ini dikenal sebagai fenomena dahsyat yang bisa mengganggu satelit, komunikasi, hingga jaringan listrik di Bumi. Kini, para ilmuwan berhasil mengungkap asal-usulnya, bukan dari permukaan Matahari, melainkan dari lapisan tersembunyi jauh di dalamnya.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports mengungkap bahwa sumber utama badai matahari berasal dari lapisan bernama tachocline. Lapisan ini berada sekitar 200.000 kilometer di bawah permukaan Matahari.

Apa Itu Tachocline?

Tachocline adalah zona tipis yang menjadi batas antara dua bagian penting Matahari, yakni Zona konveksi (lapisan luar yang penuh turbulensi) dan Zona radiasi (lapisan dalam yang lebih stabil).

Di wilayah ini terjadi perubahan kecepatan rotasi yang sangat drastis. Perbedaan ini menciptakan gesekan kuat pada plasma bermuatan, yang kemudian memperkuat medan magnet Matahari, sebagai pemicu utama badai matahari.

Dilacak dari “Riak” di Permukaan Matahari

Ilustrasi Matahari. [Shutterstock]
Ilustrasi Matahari. [Shutterstock]

Dilansir dari laman Gadget360, Selasa (31/3/2026), tim ilmuwan dari New Jersey Institute of Technology menggunakan data selama hampir 30 tahun dari satelit SOHO NASA dan jaringan teleskop GONG.

Instrumen ini mampu mendeteksi getaran kecil atau “riak” di permukaan Matahari yang sebenarnya berasal dari aktivitas di bagian dalamnya.

Hasilnya, para peneliti menemukan pola unik berupa pita plasma berputar di tachocline yang membentuk pola seperti kupu-kupu. Pola ini mirip dengan pergerakan bintik matahari yang bergerak menuju khatulistiwa setiap siklus 11 tahun.

Badai matahari, seperti flare dan lontaran massa koronal, bisa berdampak besar pada teknologi di Bumi. Gangguan yang ditimbulkan antara lain, kerusakan satelit, gangguan sinyal komunikasi, dan risiko pada jaringan listrik.

Selama ini, banyak model prediksi hanya fokus pada aktivitas di permukaan Matahari. Namun, temuan ini menunjukkan bahwa proses jauh di dalam Matahari, khususnya di tachocline,memegang peran penting.

Menuju Sistem Peringatan Dini Badai Matahari

Hal paling menarik, perubahan di lapisan dalam Matahari ternyata terjadi bertahun-tahun sebelum terlihat di permukaan. Artinya, ilmuwan berpotensi mendeteksi tanda-tanda badai matahari jauh lebih awal.

Dengan memahami mekanisme ini, para peneliti berharap bisa mengembangkan sistem peringatan dini cuaca antariksa yang lebih akurat.

Penemuan ini membuka peluang besar untuk melindungi teknologi modern dari ancaman badai matahari di masa depan, mulai dari satelit GPS hingga infrastruktur listrik global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badai Matahari Mengancam Satelit? Ini Dampak yang Ditimbulkannya

Badai Matahari Mengancam Satelit? Ini Dampak yang Ditimbulkannya

Tekno | Rabu, 18 Desember 2024 | 17:15 WIB

Bisakah Badai Matahari Sebabkan Tsunami?

Bisakah Badai Matahari Sebabkan Tsunami?

Tekno | Rabu, 14 September 2022 | 15:18 WIB

Badai Matahari Kanibal Akan Hantam Bumi Hari Ini

Badai Matahari Kanibal Akan Hantam Bumi Hari Ini

Tekno | Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:21 WIB

BRIN: Indonesia Berisiko Rendah Terdampak Badai Matahari

BRIN: Indonesia Berisiko Rendah Terdampak Badai Matahari

Tekno | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 22:14 WIB

Bumi Berpotensi Dihantam Badai Matahari Akhir Pekan Ini

Bumi Berpotensi Dihantam Badai Matahari Akhir Pekan Ini

Tekno | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 10:51 WIB

Ilmuwan Peringatkan Semburan Langsung Badai Matahari Besok,  Waspadai Terjadi Gangguan GPS

Ilmuwan Peringatkan Semburan Langsung Badai Matahari Besok, Waspadai Terjadi Gangguan GPS

Tekno | Selasa, 19 Juli 2022 | 10:43 WIB

Terkini

Produksi Serial Tomb Raider Dihentikan Sementara, Sophie Turner Cedera Saat Syuting

Produksi Serial Tomb Raider Dihentikan Sementara, Sophie Turner Cedera Saat Syuting

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:49 WIB

LG WashTower 25 Kg Resmi: Mesin Cuci AI Canggih dengan TurboWash dan ThinQ

LG WashTower 25 Kg Resmi: Mesin Cuci AI Canggih dengan TurboWash dan ThinQ

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:30 WIB

Vivo Pad 6 Pro Debut dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Jadi Tablet Tergahar 2026?

Vivo Pad 6 Pro Debut dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Jadi Tablet Tergahar 2026?

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Vivo X300s Resmi Rilis: HP Flagship Kamera Zeiss 200MP, Dimensity 9500 dan Baterai 7100mAh

Vivo X300s Resmi Rilis: HP Flagship Kamera Zeiss 200MP, Dimensity 9500 dan Baterai 7100mAh

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:53 WIB

58 Kode Redeem FF Terbaru 31 Maret 2026, Bonus Diamond dan Item Langka Menanti

58 Kode Redeem FF Terbaru 31 Maret 2026, Bonus Diamond dan Item Langka Menanti

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:12 WIB

5 Rekomendasi Tablet Murah Rp 2 Jutaan dengan Stylus Pen, Cocok Untuk Pelajar

5 Rekomendasi Tablet Murah Rp 2 Jutaan dengan Stylus Pen, Cocok Untuk Pelajar

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:10 WIB

10 Pilihan HP Samsung Terbaru dan Harganya, Mulai Rp1 Jutaan

10 Pilihan HP Samsung Terbaru dan Harganya, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 05:53 WIB

Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya

Cara Mendapatkan Natan Sanguine Steward Mobile Legends dan Tips Menggunakannya

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 20:10 WIB

5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta

5 Rekomendasi HP Android Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai Rp5 Juta

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 19:39 WIB

6 Pilihan HP Baru Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok Buat Pelajar Anti Lemot

6 Pilihan HP Baru Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok Buat Pelajar Anti Lemot

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 18:40 WIB