IGRS Jadi Sorotan Gamer, Simak Sejarah ESRB dan PEGI yang Sudah Ada Puluhan Tahun

Ruth Meliana | Dita Alvinasari | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 14:02 WIB
IGRS Jadi Sorotan Gamer, Simak Sejarah ESRB dan PEGI yang Sudah Ada Puluhan Tahun
ESRB dan PEGI
  • IGRS sedang ramai diperbincangkan di kalangan gamer Indonesia karena kontroversi klasifikasi game.
  • Beberapa game dewasa dikategorikan "3+", sementara judul populer lain masuk Not Fit For Distribution.
  • Jauh sebelum IGRS, ada ESRB dan PEGI yang sudah puluhan tahun menjadi acuan global untuk rating game.

Di samping angka tersebut, terdapat ikon kecil yang menjelaskan alasan penentuan rating, seperti kekerasan, bahasa kasar, atau konten seksual.

Baru-baru ini, PEGI mengumumkan pembaruan sistem yang mulai diterapkan pada Juni 2026.

Dalam skema terbaru ini, faktor-faktor seperti monetisasi dan interaksi online juga menjadi pertimbangan dalam menentukan rating usia.

Beberapa elemen yang diperhitungkan antara lain sebagai berikut.

  1. Loot box atau item acak berbayar.
  2. Penawaran pembelian dengan waktu terbatas.
  3. Sistem login harian dan reward berbasis waktu.
  4. Komunikasi antar pemain tanpa filter.

Akibatnya, game dengan fitur tertentu bisa mendapatkan rating lebih tinggi.

Misalnya, loot box dapat mendorong rating naik menjadi PEGI 16 atau 18 tergantung bagaimana mekanismenya diterapkan. Bahkan, game dengan interaksi online tanpa kontrol dapat langsung dikategorikan 18+.

Perbandingan IGRS dengan PEGI dan ESRB

Sebagai sistem klasifikasi batasan usia resmi milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang baru diterapkan di Indonesia, IGRS sebenarnya memiliki kategori usia yang mirip dengan PEGI.

Kategori usia IGRS, yaitu 3+, 7+, 13+, 15+, 18+, ditambah kategori RC (Refused Classification) untuk game yang tidak lolos.

Bedanya, IGRS disesuaikan dengan nilai-nilai budaya dan norma di Indonesia, termasuk pertimbangan yang lebih ketat terhadap konten perjudian, interaksi online berbahaya, serta hal-hal yang dianggap tidak sesuai dengan masyarakat lokal.

Keberadaan PEGI dan ESRB selama ini berhasil menjaga keseimbangan antara kebebasan berkreasi developer dan perlindungan bagi pemain, terutama anak-anak.

Kedua sistem itu sudah terbukti efektif di pasar global. Banyak game besar di Steam, PlayStation, atau Nintendo Switch selalu mencantumkan rating ESRB atau PEGI di kemasan dan halaman unduhannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu IGRS? Viral Usai Game Populer Kena Blokir

Apa Itu IGRS? Viral Usai Game Populer Kena Blokir

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 12:47 WIB

Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka

Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 19:20 WIB

Film Super Mario Galaxy Hadirkan Hadiah Digital, Bawa Ponsel untuk Klaim

Film Super Mario Galaxy Hadirkan Hadiah Digital, Bawa Ponsel untuk Klaim

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 16:23 WIB

Terkini

iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan

iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:20 WIB

Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia

Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:58 WIB

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:35 WIB

Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia

Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:19 WIB

Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP

Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:20 WIB

Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store

Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:54 WIB

7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming

7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:50 WIB

POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia

POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:20 WIB

7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking

7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:07 WIB

Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB

Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:05 WIB