-
Steam resmi mencopot sistem rating IGRS dan kembali menggunakan standar PEGI.
-
IGRS viral di media sosial akibat inkonsistensi penilaian konten game populer.
-
Gamer menyambut positif pergantian ini karena akses game kini lebih terbuka.
Referensi tambahan, PEGI (Pan European Game Information) adalah sistem rating usia game yang digunakan secara luas di lebih dari 38 negara, terutama di Eropa.
Jika IGRS adalah standar lokal, PEGI adalah salah satu standar internasional tertua dan paling dihormati di industri game sejak tahun 2003.
Di platform seperti Steam, PEGI berfungsi sebagai kompas bagi calon pembeli agar tidak "salah beli" konten yang mungkin tidak sesuai dengan usia atau preferensi mereka.
Kehebohan IGRS

Indonesia Game Rating System (IGRS) sedang menjadi sorotan tajam dan trending di media sosial akibat inkonsistensi dalam penilaian konten.
Netizen mengkritik keras platform milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ini setelah menemukan banyak judul populer, seperti GTA 5 dan Cyberpunk 2077, dikategorikan sebagai produk terlarang atau Not Fit For Distribution.
Sebaliknya, beberapa game dengan konten dewasa justru secara janggal dilabeli aman untuk anak usia tiga tahun ke atas (3+).
Kekecewaan publik ini dipicu oleh anggapan bahwa sistem IGRS bekerja hanya berdasarkan daftar periksa tanpa mempertimbangkan konteks permainan.
Para pelaku industri dan netizen menilai klasifikasi tersebut tidak akurat, mengingat game strategi ringan seperti Plants vs Zombies justru diberi rating 18+.
Di sisi lain, game dengan kekerasan intens malah mendapatkan rating rendah. Kontroversi ini memicu keraguan terhadap efektivitas IGRS dalam menjalankan fungsinya.