Steam Tegaskan Penilaian IGRS Dikeluarkan Kemkomdigi, Bukan dari Valve

M Nurhadi

Senin, 06 April 2026 | 15:02 WIB
Steam Tegaskan Penilaian IGRS Dikeluarkan Kemkomdigi, Bukan dari Valve
IGRS

Suara.com - Penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) pada platform distribusi gim digital internasional, Steam, tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas pemain gim (gamer) Indonesia.

Debat ini muncul setelah adanya perbedaan pemahaman terkait validitas klasifikasi usia yang tertera pada platform tersebut.

IGRS sendiri merupakan sistem klasifikasi usia untuk permainan interaktif elektronik yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi).

Sistem ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kelayakan konten dalam sebuah gim, sehingga konsumen, khususnya para orang tua, dapat memilih produk yang sesuai dengan usia anak.

Sejarah dan Kriteria Penilaian IGRS

Berdasarkan data resmi pemerintah, sistem IGRS pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016 dalam ajang BEKRAF Game Prime.

Kebijakan ini merupakan turunan dari Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik.

Dalam proses penilaiannya, IGRS mengklasifikasikan gim berdasarkan beberapa variabel konten sensitif, antara lain:

  • Kekerasan dan penggunaan bahasa
  • Unsur seksual dan horor
  • Simulasi aktivitas perjudian

Pada Oktober 2025 lalu di ajang Indonesia Game Developer (IGDX) Business & Conference di Bali, Kemkomdigi kembali menegaskan penguatan implementasi IGRS.

baca juga

Langkah ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS Nomor 17 Tahun 2025 yang menekankan tata kelola berbasis risiko, perlindungan privasi, keamanan data, serta literasi digital keluarga.

Klarifikasi Pemerintah Terkait Rating di Steam

Menanggapi munculnya label rating usia pada gim-gim di platform Steam yang menggunakan indikator IGRS, pihak Kemkomdigi memberikan klarifikasi.

Pemerintah menegaskan bahwa pencantuman tersebut belum melalui proses verifikasi resmi dari lembaga berwenang di Indonesia.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menyatakan bahwa rating yang saat ini muncul di Steam murni merupakan hasil penilaian mandiri (self-declare) sepihak dan belum diverifikasi secara resmi.

"Rating yang beredar tersebut bukan merupakan hasil klasifikasi resmi IGRS. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama terkait kelayakan usia suatu gim," ujar Sonny pada Senin (6/4/2026).

Pihak kementerian mengimbau agar setiap penyelenggara sistem elektronik mematuhi regulasi untuk menyajikan data yang akurat demi perlindungan konsumen.

Di sisi lain, staf di Kementerian Komdigi, Rudi Valinka, melalui media sosial pribadinya menuduh pihak Steam yang dinilai melanggar aturan hukum di Indonesia dengan mencantumkan informasi yang belum tervalidasi.

"1. Rating yg publik lihat skrg bukan rating resmi dari Komdigi 2. Steam telah melakukan rating palsu yg meresahkan publik 3. Steam ditenggarai melanggar aturan hukum di Indonesia 4. Komdigi akan lakukan evaluasi segera. terima kasih atas inputnya," tulisnya.

Penjelasan Steam (Valve)

Menyikapi regulasi yang berlaku di Indonesia, pihak Valve selaku pemilik platform Steam telah memperbarui dokumentasi sistem mereka bagi para pengembang (Steamworks Documentation).

Berdasarkan aturan yang baru, regulator Indonesia memang mewajibkan seluruh gim memiliki klasifikasi usia agar dapat diakses oleh pengguna di wilayah Indonesia.

Berdasarkan keterangan resmi Steam, sistem penilaian usia untuk pasar Indonesia bersumber dari dua jalur:

  1. Klasifikasi Resmi: Penilaian yang dikeluarkan langsung oleh Kemkomdigi melalui proses pendaftaran di IGRS.
  2. Penilaian Mandiri Steam: Penilaian yang diterbitkan oleh Valve berdasarkan hasil survei kuesioner konten yang diisi oleh pihak pengembang, ulasan dari tim internal Valve, serta masukan dari komunitas pemain.

Steam menegaskan bahwa gim yang tidak memiliki klasifikasi usia yang valid dalam waktu dekat tidak akan ditampilkan atau disembunyikan bagi pelanggan di Indonesia.

Sistem IGRS sendiri memiliki 6 tingkatan klasifikasi yang diakomodasi oleh sistem, yaitu 3+, 7+, 13+, 15+, 18+, dan Refused Classification (Ditolak/Dilarang).

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Steam Copot IGRS Usai Viral Jadi Sorotan di Indonesia, Pakai Platform Rating Lain

Steam Copot IGRS Usai Viral Jadi Sorotan di Indonesia, Pakai Platform Rating Lain

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 14:08 WIB

Label IGRS Mendadak Hilang dari Steam, Sistem 'Self-Declare' Jadi Sorotan Komunitas

Label IGRS Mendadak Hilang dari Steam, Sistem 'Self-Declare' Jadi Sorotan Komunitas

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 13:58 WIB

IGRS Jadi Sorotan Gamer, Simak Sejarah ESRB dan PEGI yang Sudah Ada Puluhan Tahun

IGRS Jadi Sorotan Gamer, Simak Sejarah ESRB dan PEGI yang Sudah Ada Puluhan Tahun

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 14:02 WIB

Apa Itu IGRS? Viral Usai Game Populer Kena Blokir

Apa Itu IGRS? Viral Usai Game Populer Kena Blokir

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 12:47 WIB

Terpopuler: 6 HP 5G Terbaru Paling Murah, Meta dan Google Dipanggil Komdigi

Terpopuler: 6 HP 5G Terbaru Paling Murah, Meta dan Google Dipanggil Komdigi

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 07:05 WIB

Meta dan Google Dipanggil Komdigi, KPAI Tegaskan Platform Digital Wajib Patuhi PP Tunas

Meta dan Google Dipanggil Komdigi, KPAI Tegaskan Platform Digital Wajib Patuhi PP Tunas

Tekno | Sabtu, 04 April 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1

Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja

Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton

Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:48 WIB

DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi

DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:44 WIB

BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM

BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Desak Pemerintah Cepat Tangani Karhutla, Puan: Kita Pernah Dapat Nota Protes Dari Negara Tetangga

Desak Pemerintah Cepat Tangani Karhutla, Puan: Kita Pernah Dapat Nota Protes Dari Negara Tetangga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Investor Asing Serok Saham Perbankan, BBRI Paling Banyak

Investor Asing Serok Saham Perbankan, BBRI Paling Banyak

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Berapa Lama Batas Maksimal Simpan Nasi di Rice Cooker? Awas Jangan Asal Hangatkan!

Berapa Lama Batas Maksimal Simpan Nasi di Rice Cooker? Awas Jangan Asal Hangatkan!

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Drakor Our Beloved Summer: Kisah Mantan Kekasih yang Bikin Gagal Move On

Drakor Our Beloved Summer: Kisah Mantan Kekasih yang Bikin Gagal Move On

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:30 WIB

×