- Film Super Mario Galaxy raup Rp10 triliun dalam 10 hari penayangan.
- Kini menempati posisi ketiga sebagai film adaptasi game terlaris dunia.
- Kesuksesan didorong oleh banyaknya detail serta referensi game bagi penggemar.
Suara.com - The Super Mario Galaxy Movie merupakan film animasi yang mulai tayang pada awal kuartal kedua 2026. Meski belum turun dari layar bioskop, Super Mario Galaxy Movie sudah memecahkan rekor.
Data terbaru mengungkap bahwa The Super Mario Galaxy Movie sudah menjadi film adaptasi game terlaris ketiga sepanjang masa.
Dalam 10 hari tayang, The Super Mario Galaxy Movie mencetak pendapatan tembus 635 juta dolar AS atau Rp10,1 triliun.
Pendapatan tersebut dapat lebih besar lagi mengingat Super Mario Galaxy masih belum tayang di beberapa negara.
Apabila tetap laris, film terbaru itu berpeluang menggeser Minecraft Movie (2025) yang berada pada posisi kedua. Berikut tiga film adaptasi game terlaris sejauh ini:
1. The Super Mario Bros. Movie (2023)
Domestik – $574.934.330
Internasional – $787.009.114
Seluruh dunia – $1.361.943.444 (Rp23,2 triliun)
2. Minecraft Movie (2025)
Domestik – $423.949.195
Internasional – $534.000.000
Seluruh dunia – $957.949.195 (Rp16,4 triliun)
3. The Super Mario Galaxy Movie (2026)
Domestik – $308.100.000
Internasional – $327.000.000
Seluruh dunia – $635.100.000 (Rp10,1 triliun)
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa era keemasan film yang diangkat dari video game telah tiba, menggeser stigma kegagalan yang dulu melekat pada genre ini.

Lalu, apa yang membuat petualangan Mario Universe ini begitu digemari? Jawabannya terletak pada detail dan penghormatan terhadap materi sumbernya.
"The Super Mario Galaxy Movie adalah sebuah surat cinta yang dipenuhi dengan Easter Egg," bunyi keterangan pada film.
Mengutip GameSpot, hampir setiap adegan dipenuhi referensi yang memanjakan para penggemar, mulai dari kemunculan karakter favorit seperti Rosalina dan Bowser Jr., lokasi ikonik seperti Kota Tostarena dari Super Mario Odyssey, hingga detail kecil seperti Kuas Ajaib dari Super Mario Sunshine.
Selain menyajikan visual yang memukau, Nintendo juga memberikan sentuhan interaktif cerdas.
Penonton di bioskop yang berpartisipasi dapat memindai poster film menggunakan aplikasi "Nintendo Today" di ponsel mereka untuk mendapatkan hadiah digital eksklusif, seperti bingkai foto dan wallpaper bertema Luma.
Meskipun ulasan kritikus profesional terbelah, para penonton muda dan media yang berfokus pada game memberikan pujian setinggi langit.
Di sisi lain, kritikus hingga gamer veteran menilai adaptasi Super Mario Galaxy Movie masih kurang sesuai terkait pendalaman karakter.
Beberapa menyebut 'hambar' hingga alur yang disebut 'membosankan'.
Terlepas dari kritik pedas, The Super Mario Galaxy terhitung berhasil memikat anak-anak, remaja, hingga penonton muda penggemar animasi.