Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi

Ruth Meliana

Rabu, 15 April 2026 | 10:01 WIB
Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi
ilustrasi asteroid (dok. NASA)
baca 10 detik
  • Asteroid Apophis akan melintasi Bumi dengan jarak sangat dekat sekitar 32.000 kilometer pada 13 April 2029 mendatang.
  • NASA memastikan asteroid tersebut tidak akan menabrak Bumi dalam kurun waktu setidaknya 100 tahun ke depan.
  • Peristiwa ini menjadi kesempatan bagi misi OSIRIS-APEX untuk meneliti dampak gravitasi Bumi terhadap struktur fisik asteroid.

Suara.com - Asteroid 99942 Apophis, yang dijuluki “Asteroid Kematian” atau “Dewa Kematian”, kembali menjadi sorotan dunia astronomi. Pasalnya, Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi tak lama lagi.

Sebagai informasi, nama Apophis diambil dari dewa kegelapan dan kekacauan dalam mitologi Mesir Kuno. Nama ini mencerminkan kekhawatiran awal ketika asteroid ini ditemukan pada 19 Juni 2004 oleh astronom Roy A. Tucker, David J. Tholen, dan Fabrizio Bernardi di Kitt Peak National Observatory, Arizona.

Saat itu, perhitungan orbit menunjukkan kemungkinan 2,7 persen asteroid sebesar ini akan menabrak Bumi pada 13 April 2029. Berita itu sempat memicu kepanikan global, hingga Apophis sempat menduduki level 4 pada Skala Torino—tingkat risiko tertinggi yang pernah dicatat untuk asteroid.

Namun, berkat pengamatan lanjutan yang lebih akurat menggunakan teleskop radar dan optik dari NASA, European Space Agency (ESA), serta observatorium dunia lainnya, kemungkinan tabrakan tersebut telah dieliminasi sepenuhnya.

NASA kini yakin bahwa Asteroid Apophis tidak akan menabrak Bumi setidaknya dalam 100 tahun ke depan. Asteroid ini tetap menjadi objek berpotensi berbahaya (potentially hazardous asteroid), tetapi lintasannya kini dipahami dengan sangat presisi.

Jadwal Asteroid Apophis Melintas Dekat Bumi

Peristiwa paling spektakuler ini akan terjadi pada Jumat, 13 April 2029 pada pukul 21:46 UTC atau Sabtu pagi untuk WIB. Apophis akan melintas hanya sekitar 31.600 hingga 32.000 kilometer di atas permukaan Bumi—lebih dekat daripada orbit satelit geosinkron (sekitar 36.000 km).

Jarak ini setara dengan kurang dari 1/10 jarak Bumi ke Bulan dan lebih dekat dari banyak satelit komunikasi yang mengelilingi planet kita.

Adapun ukuran Asteroid Apophis sekitar 340–375 meter, dengan sumbu terpanjang mencapai 450 meter. Ukuran ini setara dengan panjang lapangan sepak bola Amerika atau hampir setinggi Menara Eiffel.

baca juga

Pada saat terdekat, kecepatan relatif Apophis terhadap Bumi mencapai 7,4 km/detik sebelum melambat lagi. Asteroid ini akan terlihat jelas dengan mata telanjang (magnitudo +3,1) dari wilayah Eropa, Afrika, dan Asia Barat.

Ia akan melintasi langit dari rasi Centaurus ke Perseus, lalu ke Pisces dalam waktu sekitar satu hari, menciptakan pemandangan langit malam yang langka bagi para pengamat amatir maupun profesional.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Setelah 2029, Asteroid Apophis akan kembali mendekat pada tahun 2036, tetapi dengan jarak jauh lebih aman—sekitar 46 juta kilometer (lebih dari 120 kali jarak Bumi-Bulan).

Kemungkinan tabrakan di masa depan, termasuk 2068, telah ditepis hingga probabilitasnya hanya 1 banding 150.000. Gravitasi Bumi pada 2029 justru akan mengubah orbit Apophis dari kelas Aten menjadi Apollo, tetapi tidak menimbulkan ancaman.

Peristiwa 2029 ini bukan hanya “tontonan” semata, melainkan peluang ilmiah emas. NASA telah menyiapkan misi OSIRIS-APEX. Pesawat luar angkasa ini akan mengikuti Apophis tepat setelah flyby 2029, mengorbit selama 18 bulan, memotret permukaan, dan bahkan menggali material bawah permukaan.

Para ilmuwan ingin mempelajari bagaimana gravitasi Bumi memengaruhi struktur asteroid—apakah retak, bergeser, atau mengalami perubahan rotasi. Data ini krusial untuk pemahaman asteroid S-type (berbatu) dan persiapan pertahanan planet di masa depan.

Asteroid Apophis mengingatkan kita betapa rapuhnya Bumi di tengah lalu lintas antariksa. Meski aman kali ini, asteroid seukuran ini bisa menyebabkan kehancuran regional jika sampai menabrak.

Dengan teknologi saat ini, manusia semakin mampu melindungi Bumi. Asteroid Apophis bukan lagi ancaman, tapi tamu langka yang membawa ilmu pengetahuan. Catat tanggalnya: 13 April 2029!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Asteroid 2025 PN7, Bulan Kedua yang Mengorbit Bersama Bumi

Mengenal Asteroid 2025 PN7, Bulan Kedua yang Mengorbit Bersama Bumi

Tekno | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 07:00 WIB

Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid

Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid

Tekno | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:10 WIB

NASA Siapkan Opsi Nuklir untuk Cegah Asteroid Tabrak Bulan

NASA Siapkan Opsi Nuklir untuk Cegah Asteroid Tabrak Bulan

Tekno | Senin, 29 September 2025 | 18:49 WIB

Terkini

5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Juta Terbaik sesuai Review

5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Juta Terbaik sesuai Review

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:19 WIB

5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026

5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:15 WIB

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:02 WIB

Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia

Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00 WIB

4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026, Pilihan Terbaik Sebelum Makin Mahal

4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026, Pilihan Terbaik Sebelum Makin Mahal

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:56 WIB

5 Kelebihan Samsung Galaxy A27 5G Dibanding Pendahulunya untuk Investasi Jangka Panjang

5 Kelebihan Samsung Galaxy A27 5G Dibanding Pendahulunya untuk Investasi Jangka Panjang

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:42 WIB

Apakah HP Harus Rutin Di-restart? Ketahui Waktu yang Tepat dan Manfaatnya

Apakah HP Harus Rutin Di-restart? Ketahui Waktu yang Tepat dan Manfaatnya

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40 WIB

AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar

AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:37 WIB

4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi

4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:24 WIB

Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain

Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

×