Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia

Dythia Novianty

Selasa, 14 Juli 2026 | 15:02 WIB
Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia
Gemini Report: Southeast Asia 2026, Selasa (14/7/2026). [Tangkapan Layar}
baca 10 detik
  • Pengguna aktif Gemini di Asia Tenggara melonjak dua kali lipat berkat kemampuan AI memahami konteks bahasa lokal.
  • Sebanyak 70 persen interaksi di kawasan tersebut menggunakan bahasa lokal, dengan Indonesia mencatat 84 persen penggunaan.
  • Masyarakat Indonesia kini dominan menggunakan fitur multimodal dan AI untuk berkreasi serta menyelesaikan tugas secara otomatis.

Suara.com - Di kawasan multibahasa seperti Asia Tenggara, keberhasilan sebuah model AI kini ditentukan oleh kemampuannya memahami konteks budaya, dialek, hingga nuansa bahasa lokal yang kompleks.

Perkembangan tersebut mulai terlihat dari meningkatnya adopsi aplikasi Gemini di Asia Tenggara. Dalam laporan Gemini Report: Southeast Asia 2026, Google mengungkap jumlah pengguna aktif Gemini di kawasan tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat dalam satu tahun terakhir, menjadikannya salah satu aplikasi Google dengan pertumbuhan tercepat di kawasan.

Lonjakan ini didorong oleh populasi digital native yang besar, hampir 40 persen penduduk Asia Tenggara berusia di bawah 25 tahun, serta peningkatan kemampuan Gemini dalam memahami berbagai bahasa lokal.

AI Semakin Fasih Berbahasa Asia Tenggara

Salah satu temuan penting dalam laporan tersebut adalah dominasi penggunaan bahasa lokal saat berinteraksi dengan AI.

Google mencatat hampir 70 persen prompt Gemini di Asia Tenggara ditulis menggunakan bahasa masing-masing negara. Vietnam menjadi yang tertinggi dengan 89 persen, disusul Thailand 87 persen, sementara Indonesia mencapai 84 persen.

Kemampuan linguistik ini juga tercermin dalam hasil evaluasi Southeast Asia Holistic Evaluation of Language Models (SEA-HELM), yang menempatkan Gemini sebagai model AI dengan performa terbaik secara keseluruhan untuk bahasa-bahasa Asia Tenggara.

Head of Partnerships, Strategy and Growth (AI Products) AI Singapore, Mark Pereira, mengatakan keberhasilan AI di kawasan ini bergantung pada kemampuannya memahami konteks lokal, bukan sekadar menerjemahkan bahasa.

"Adopsi AI terjadi ketika teknologi terasa alami, bukan sekadar hasil terjemahan. Di kawasan yang kaya akan keberagaman bahasa seperti Asia Tenggara, model AI harus mampu memahami konteks lokal secara mendalam agar dapat digunakan secara efektif, baik untuk belajar, menulis dengan nuansa yang tepat, maupun brainstorming bisnis yang kompleks," ujar Pereira.

baca juga

Menurutnya, pencapaian Gemini dalam evaluasi SEA-HELM menunjukkan bahwa identitas bahasa dan budaya Asia Tenggara kini mulai menjadi bagian penting dalam pengembangan AI global.

Indonesia Dorong Tren AI Multimodal

Indonesia menjadi salah satu pasar yang menunjukkan perubahan paling signifikan dalam cara masyarakat menggunakan AI.

Sebanyak 82 persen interaksi Gemini di Indonesia berasal dari perangkat seluler. Lebih menarik lagi, satu dari dua prompt kini sudah memanfaatkan input multimodal berupa suara maupun gambar, bukan lagi hanya teks.

Perubahan ini menunjukkan pergeseran dari chatbot berbasis teks menuju AI yang mampu memahami berbagai bentuk informasi secara bersamaan.

Google juga mencatat masyarakat Indonesia menjadi pengguna paling kreatif di kawasan dengan menghasilkan hampir 9 juta gambar setiap hari menggunakan model generatif Gemini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya

Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:10 WIB

Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa

Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:48 WIB

Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031

Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:25 WIB

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:39 WIB

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:53 WIB

Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud

Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×