Kenapa Sungai Jakarta Tercemar Logam Berat? Bikin Ikan Sapu-Sapu Tidak Bisa Dijadikan Pakan Ternak

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 22 April 2026 | 18:12 WIB
Kenapa Sungai Jakarta Tercemar Logam Berat? Bikin Ikan Sapu-Sapu Tidak Bisa Dijadikan Pakan Ternak
Ilustrasi Ikan Sapu-Sapu (Unsplash/@vaibhav_Pixels)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melontarkan gagasan mutakhir guna mengatasi ledakan populasi ikan sapu-sapu di sungai Jakarta. Pasalnya, tangkapan ikan ini pada akhir pekan kemarin mencapai 6,9 ton.

Hanya saja, pemanfaatan ikan sapu-sapu makin terbatas. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Haeru Rahayu, menyatakan bahwa ikan sapu-sapu sulit untuk dimanfaatkan. “Yang berbahayanya kalo dimanfaatkan untuk dikonsumsi, disinyalir mengandung logam berat,” ucap Haeru. 

Logam berat tersebut berasal dari habitat ikan sapu-sapu di sungai-sungai Jakarta yang juga tercemar logam berat. Lantas, kenapa sungai Jakarta tercemar logam berat?

Bukan Ikan yang Beracun, tapi Sungai yang Kotor

Sungai-sungai di Jakarta telah lama menjadi sorotan karena tingkat pencemarannya yang tinggi, terutama oleh logam berat seperti merkuri (Hg), timbal (Pb), kadmium (Cd), dan kromium (Cr).

Pencemaran ini bukan hanya merusak ekosistem perairan, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat yang bergantung pada air sungai, baik secara langsung maupun tidak langsung

Untuk memahami persoalan ini, penting melihat akar penyebab serta pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab dalam menjaga kelestariannya.

Salah satu penyebab utama pencemaran logam berat di sungai Jakarta adalah aktivitas industri. Banyak kawasan industri di sekitar Jakarta dan wilayah penyangga seperti Bekasi, Tangerang, dan Bogor membuang limbah cair ke sungai.

ikan sapu sapu apa bisa dimakan/suara.com
ikan sapu sapu apa bisa dimakan/suara.com

Meskipun terdapat aturan mengenai pengolahan limbah, tidak semua perusahaan mematuhi standar yang ditetapkan. Limbah yang tidak diolah dengan baik sering kali mengandung zat berbahaya yang akhirnya mengalir ke badan air.

baca juga

Selain itu, limbah domestik juga berkontribusi terhadap pencemaran. Meskipun umumnya tidak mengandung logam berat dalam jumlah besar, akumulasi bahan kimia dari deterjen, baterai, cat, dan produk rumah tangga lainnya dapat meningkatkan kadar logam berat di air sungai.

Kurangnya sistem pengelolaan limbah terpadu di Jakarta memperparah kondisi ini.

Faktor lain adalah aktivitas informal seperti bengkel kecil, industri rumahan, hingga pembuangan limbah elektronik secara sembarangan.

Limbah elektronik (e-waste) mengandung berbagai logam berat berbahaya yang dapat larut dan mencemari air tanah serta sungai.

Karena sifatnya yang tidak terorganisir, aktivitas ini sulit diawasi dan sering luput dari regulasi.

Dari sisi lingkungan, kondisi sungai di Jakarta juga dipengaruhi oleh minimnya daerah resapan dan rusaknya ekosistem bantaran sungai.

Alih fungsi lahan menjadi permukiman dan bangunan komersial mengurangi kemampuan alami lingkungan untuk menyaring polutan.

Akibatnya, zat berbahaya lebih mudah masuk dan terakumulasi dalam aliran sungai.

Bahaya Ikan Sapu-Sapu bagi Ekosistem: Jakarta Basmi Spesies di Sungai (ipb.ac.id)
Bahaya Ikan Sapu-Sapu bagi Ekosistem: Jakarta Basmi Spesies di Sungai (ipb.ac.id)

Instansi yang Bisa Mengawal Kebersihan Sungai

Lalu, siapa yang seharusnya bertanggung jawab mengawasi dan menjaga kelestarian sungai? Secara struktural, pengawasan lingkungan hidup di Indonesia berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Instansi ini memiliki kewenangan dalam menetapkan kebijakan, standar kualitas air, serta melakukan pengawasan terhadap pencemaran lingkungan secara nasional.

Di tingkat daerah, tanggung jawab tersebut dijalankan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi dan kota, termasuk DLH DKI Jakarta. Mereka bertugas melakukan pemantauan kualitas air, memberikan izin lingkungan, serta menindak pelanggaran yang terjadi di wilayahnya.

Selain itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga memiliki peran dalam pengelolaan sumber daya air.

Warga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom]
Warga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom]

Namun, dalam praktiknya, pengawasan sering kali menghadapi berbagai kendala. Keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya koordinasi antarinstansi, serta lemahnya penegakan hukum menjadi tantangan utama. Tidak jarang pelanggaran hanya berujung pada sanksi administratif tanpa efek jera yang signifikan.

Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif. Selain memperkuat regulasi dan penegakan hukum, transparansi data kualitas air dan partisipasi publik juga sangat penting. Masyarakat perlu dilibatkan dalam pengawasan, misalnya melalui pelaporan pencemaran atau program edukasi lingkungan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!

Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:55 WIB

Petaka Berenang di Ciliwung: Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus, Tim SAR Sisir Sungai Hingga 4 Km

Petaka Berenang di Ciliwung: Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus, Tim SAR Sisir Sungai Hingga 4 Km

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:14 WIB

Kejar Target Tembus Top 50 Kota Global, Pramono Anung 'Gerilya' ke Tiongkok hingga Jepang

Kejar Target Tembus Top 50 Kota Global, Pramono Anung 'Gerilya' ke Tiongkok hingga Jepang

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:56 WIB

Desak Transisi Energi Adil, Massa Gelar Aksi di Depan Kantor ESDM

Desak Transisi Energi Adil, Massa Gelar Aksi di Depan Kantor ESDM

Foto | Rabu, 22 April 2026 | 16:55 WIB

Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano

Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 16:38 WIB

Terkini

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

×