-
iQOO Z11 resmi terdaftar di sertifikasi Postel Komdigi Indonesia April 2026.
-
Versi global menggunakan Snapdragon 7s Gen 4, berbeda dengan versi China.
-
Smartphone ini tetap membawa baterai jumbo 9.020 mAh dan pengisian 90W.
Suara.com - iQOO Z11 resmi meluncur di China pada Maret 2026 lalu. Kabar gembira, iQOO Z11 bersiap meluncur ke pasar global dalam waktu dekat.
Setelah lolos sertifikasi Postel Komdigi, iQOO Z11 versi Global kini terlihat di Geekbench.
Sayang, iQOO Z11 Global berbeda dengan iQOO Z11 China yang membawa chipset midrange super kencang.
Performa SoC iQOO Z11 Global tampak berada di bawah iQOO Z11 versi China.
Sebagai informasi, PT Vivo Mobile Indonesia telah mendaftarkan tiga ponsel iQOO Z11 series sekaligus ke Postel Komdigi dan TKDN P3DN Kemenperin.
Ketiga perangkat tersebut mencakup iQOO Z11 5G, iQOO Z11 Lite 5G, dan iQOO Z11x 5G.

iQOO Z11 5G sendiri mempunyai nomor model I2512, serta berhasil lolos sertifikasi Postel pada 7 April 2026.
Bocoran Fitur iQOO Z11 Global
Nomor model I2512 baru-baru ini terlihat di platform benchmark populer, Geekbench.
Perangkat dengan nomor model I2512 ini terkonfirmasi menggunakan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 secara global.
Database Geekbench mengungkap konfigurasi CPU octa-core dengan kecepatan puncak 2,71 GHz dan GPU Adreno 810, yang dipasangkan dengan RAM berkapasitas 12 GB.
Dalam pengujiannya, smartphone berhasil mencatatkan skor yang solid, yaitu 1.214 untuk single-core dan 3.091 untuk multi-core.
Angka ini menunjukkan performa yang mumpuni untuk kebutuhan multitasking dan gaming kelas menengah.
Sebagai perbandingan, versi China dari iQOO Z11 yang meluncur bulan lalu mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8500.
Meski terhitung mumpuni, Snapdragon 7s Gen 4 masih tetap di bawah Dimensity 8500.