-
iQOO Z11 resmi terdaftar di sertifikasi Postel Komdigi Indonesia April 2026.
-
Versi global menggunakan Snapdragon 7s Gen 4, berbeda dengan versi China.
-
Smartphone ini tetap membawa baterai jumbo 9.020 mAh dan pengisian 90W.

Menurut pengujian Nanoreview, chipset Snapdragon 7s Gen 4 mencetak rata-rata AnTuTu (v11) sebesar 830 ribu hingga 1,1 juta poin.
Itu jauh di bawah Dimensity 8500 dengan skor AnTuTu (v11) antara 2,1 juta hingga 2,5 juta poin.
Mengutip NDTV, iQOO Z11 Global diprediksi masih mengusung baterai jumbo. Sebagai pengingat, iQOO Z11 China hadir dengan baterai super jumbo berkapasitas 9.020 mAh.
Tidak hanya itu, dukungan pengisian daya super cepat 90 W dan fitur reverse charging juga menjadi daya tarik utamanya.
Sebagian fitur seperti layar dan kamera diharapkan mirip iQOO Z11 versi China. Berikut ringkasan iQOO Z11 yang baru meluncur di China pada Q1 2026 lalu:
OS: Android 16, OriginOS 6
Chipset: Mediatek Dimensity 8500 (4 nm)
CPU: Octa-core (1x3.4 GHz Cortex-A725 & 3x3.2 GHz Cortex-A725 & 4x2.2 GHz Cortex-A725)
GPU: Mali-G720 MC8
RAM: 8 GB, 12 GB, 16 GB
Internal Memori: 256 GB, 512 GB
Layar: AMOLED, 6,83 inci, 1B colors, 165Hz, 2160Hz PWM, HDR, 1000 nits, 2000 nits (HBM), 5000 nits (peak), 1260 x 2800 piksel
Kamera utama: 50 MP, f/1.8, (wide), 1/1.95", 0.8µm, PDAF, OIS + sensor sekunder
Kamera depan: 16 MP, f/2.5, (wide), 1/3.0", 1.0µm
Baterai: 9020 mAh (fast charging 90 W)
Dimensi: 163.7 x 76.1 x 8.3 mm
Berat: 216 gram