Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 07 Mei 2026 | 19:05 WIB
Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai
Kompetisi Indonesia BRICS Industrial Innovation Contest 2026 secara resmi dibuka dengan meriah di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Dok Pribadi]
baca 10 detik
  • Kompetisi Indonesia BRICS Industrial Innovation Contest 2026 resmi dibuka di Jakarta pada 7 Mei 2026 untuk mendorong inovasi industri.
  • Ajang ini berfokus pada bidang kecerdasan buatan, industri hijau, teknologi rendah udara, dan elektronika energi bagi para inovator lokal.
  • Sebanyak 52 tim unggulan bersaing memperebutkan tiket menuju final global di Xiamen guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Suara.com - Kompetisi Indonesia BRICS Industrial Innovation Contest 2026 secara resmi dibuka dengan meriah di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Setelah suksesnya kompetisi yang diadakan pada tahun 2025, ajang bergengsi inovasi industri BRICS kembali hadir di Indonesia. Hal ini menandakan kerja sama inovasi antara Tiongkok dan Indonesia di bawah kerangka Kemitraan BRICS untuk Revolusi Industri Baru memasuki tahap implementasi praktis.

Negara2 BRICS adalah mekanisme kerja sama Internasional yang terdiri dari negara-negara berkembang di dunia. Didirikan pada tahun 2009,negara anggota pendiri adalah 5 negara, yaitu Brasil, Rusia,India, China dan Afrika Selatan.

Pada tahun 2023, Indonesia meluncurkan ekspansi bersejarah yang menjadi Negara Asia Tenggara pertama yang bergabung menjadi negera anggota terbesar di dunia.

Kompetisi ini merupakan praktisi ikonik dari partisipasi mendalam Indonesia dalam kerja sama BRICS yang mendorong keterhubungan antara inovasi lokal dengan sumber daya global, sekaligus membangun platform penghubung tingkat tinggi bagi para inovator kedua negara.

Kompetisi tahun ini,bertema “Inovasi dan Pengembangan BRICS : mempercepat Revolusi Industri Baru”,berfokus pada empat bidang utama pengembangan di Indonesia, artificial intelligence, industri hijau, low altitude technology, dan elektronika energi. Kompetisi ini menarik hampir 100 proyek dari Indonesia .Setelah penyaringan awal, 52 tim unggulan maju ketahapan presentasi langsung. Proyek - proyek pemenang akan langsung lolos ke final global di Xiamen

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Pusat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Internasional Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok, dan dilaksanakan oleh China -DATANG Corporation Overseas Investment Co., Ltd.

Selain itu, kompetisi ini juga mendapat dukungan penuh dari kementerian kementerian Indonesia seperti Kementerian Investasi dan Hilirisasi Industri (BKPM), Kementerian Perindustrian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI), Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia, General Technology BRICS (Xiamen) Investment Development Co., Ltd.

Pada upacara pembukaan acara resmi dibuka dengan diputarnya video pembuka kompetisi. Zhu Gang, Wakil Direktur Pusat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Internasional MIIT Tiongkok, dan Li Xiaofei, Wakil Manajer Umum China DATANG Corporation, secara berturut-turut memberikan pidato melalui video, menyampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan kompetisi ini.

baca juga

"Kamis berharap kompetisi ini dapat menggali lebih banyak proyek inovasi unggul, mendorong kerja sama inovasi antara Tiongkok dan Indonesia, dan memberikan dorongan baru bagi revolusi industri baru negara-negara BRICS," kata dia.

Jia Bingjun, Direktur Departemen Bisnis Internasional China Datang Corporation Limited, menyampaikan dalam pidato sambutan di lokasi bahwa Indonesia merupakan negara fokus pengembangan luar negeri bagi China Datang Corporation.

"Kami akan terus meningkatkan skala investasi di Indonesia, menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta mencetak lebih banyak tenaga profesional di bidang energi," paparnya.

Melalui kompetisi ini, CHINA DATANG berharap dapat menggunakan ajang ini sebagai jembatan, menghubungkan sumber daya inovasi Tiongkok dan Indonesia, membantu proyek inovasi Indonesia untuk mengakses modal, teknologi, dan pasar internasional, bersama-sama mendorong pengembangan inovasi industri kedua negara, dan mendukung pembangunan Kemitraan BRICS untuk Revolusi Industri Baru.

Chandra Jap, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Tionghoa Indonesia, menyatakan bahwa dengan bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS, hubungan Indonesia dan Tiongkok semakin erat, dan volume kerja sama inovasi industri terus berkembang.

Kompetisi ini memberikan platform yang luar biasa bagi inovator Indonesia untuk mengakses sumber daya global. Ia berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka, dan meraih prestasi yang lebih baik lagi di Final Global di Xiamen, melanjutkan prestasi luar biasa peserta Indonesia tahun lalu.

Dr. Ajeng Arum Sari, Direktur Proyek Kerja Sama Penelitian Internasional Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam sambutannya menyatakan bahwa sebagai lembaga koordinasi penelitian nasional Indonesia, BRIN selalu berkomitmen untuk mendorong transformasi hasil penelitian lokal dan kerja sama internasional.

Empat track kompetisi ini sangat sejalan dengan prioritas penelitian BRIN saat ini. Ia berharap melalui kompetisi ini, dapat menggali lebih banyak proyek penelitian lokal yang unggul, mendorong kerja sama penelitian antara Tiongkok dan Indonesia, dan mempercepat pengembangan inovasi Indonesia.

Cahyo Purnomo, Direktur Promosi Wilayah Kementerian Investasi dan Hilirisasi Industri (BKPM), menyatakan bahwa Indonesia sedang dalam tahap kunci untuk mempercepat revolusi industri baru, sangat membutuhkan teknologi dan konsep inovasi yang maju. Empat track kompetisi ini adalah bidang inti yang menjadi prioritas pengembangan Indonesia saat ini.

"Tentu kami berharap melalui kompetisi ini, dapat menggali lebih banyak proyek inovasi lokal yang unggul, sekaligus menarik lebih banyak teknologi dan investasi dari Tiongkok, bersama-sama mendorong peningkatan industri Indonesia, dan mendukung realisasi visi nasional "Indonesia Emas 2045"," jelas dia.

Sementara Adie Rochmanto Pandiangan, Staf Ahli Urusan Penguatan Industri Lokal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, menyatakan bahwa Kementerian Perindustrian sedang berupaya penuh untuk mendorong transformasi digital dan hijau industri lokal Indonesia.

Penyelenggaraan kompetisi ini akan memberikan vitalitas baru bagi inovasi industri Indonesia, membantu perusahaan lokal untuk mengakses teknologi maju internasional, mempercepat peningkatan industri Indonesia, dan memberikan dukungan kuat bagi revolusi industri baru Indonesia.

Diketahui, kompetisi ini mengundang 10 ahli terkemuka dari Indonesia dan global sebagai juri, mencakup berbagai bidang seperti investasi lintas negara, kecerdasan buatan, transisi energi, ekonomi rendah udara, dan inkubasi inovasi.

Mereka akan melakukan penilaian profesional terhadap proyek peserta dari 7 dimensi, termasuk inovasi teknologi, kemampuan implementasi industri, dan hijau rendah karbon, dan akhirnya memilih 2 proyek unggul dari setiap track untuk direkomendasikan ke Final Global di Xiamen.

Kompetisi Inovasi Industri BRICS adalah kegiatan penting untuk menerapkan kemitraan, memainkan peran aktif dalam mempromosikan kerja sama praktis negara-negara BRICS.

Pembukaan sukses kompetisi ini menandakan bahwa Indonesia, sebagai anggota pertama BRICS dari Asia Tenggara, sedang berpartisipasi mendalam dalam tata kelola industri global dengan inovasi sebagai titik tumpu.

Tim yang lolos akan membawa visi nasional "Indonesia Emas 2045", mewakili Indonesia untuk berkompetisi di Final Global di Xiamen.

Jalur estafet inovasi yang menjangkau negara-negara BRICS ini tidak hanya membangun jalur cepat untuk industrialisasi teknologi baru, tetapi juga akan mempercepat transformasi Indonesia dari "konsumen teknologi" menjadi "pencipta solusi global", dan memberikan vitalitas baru bagi Kemitraan BRICS untuk Revolusi Industri Baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi SDM, Pengajar Indonesia Akselerasi Kompetensi AI Bersama Microsoft

Investasi SDM, Pengajar Indonesia Akselerasi Kompetensi AI Bersama Microsoft

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:25 WIB

Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil

Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:25 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×