-
Samsung Galaxy Tab Active 6 kabarnya akan meluncur pada awal tahun 2027.
-
Tablet tangguh ini dilengkapi konektivitas 5G dan sertifikasi kuat standar militer.
-
Fitur unggulannya adalah baterai lepas-pasang yang sangat praktis untuk outdoor.
Suara.com - Samsung Galaxy Tab Active 5 meluncur pertama kali pada Januari 2024. Sejak saat itu, Samsung belum merilis suksesor tablet outdoor mereka.
Sebagai informasi, Galaxy Tab Active series merupakan lini produk Samsung yang menyasar pengguna outdoor.
Seri tersebut biasanya mendukung sertifikasi kelas militer serta tahan banting.
Perangkat dengan nama komersial sebagai Samsung Galaxy Tab Active 6 digadang-gadang siap hadir pada awal 2027 mendatang.
Berdasarkan laporan terbaru, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini sedang mengembangkan perangkat dengan nomor model SM-X316B untuk varian global.
Tablet dipastikan akan mengusung konektivitas 5G super cepat. Langkah Samsung yang memilih siklus pembaruan tiga tahunan ini sebenarnya sangat masuk akal bagi lini produk rugged.

Perangkat seperti itu tidak hanya mengejar performa mentah, tetapi durabilitas jangka panjang.
Cukup menarik, jika benar diluncurkan pada 2027, Galaxy Tab Active 6 kemungkinan besar akan langsung menjalankan One UI 9 berbasis Android 17.
Ini menjadikannya salah satu tablet paling future-proof di kelasnya, memberikan jaminan pembaruan perangkat lunak yang sangat panjang bagi para pengguna.
Mengutip Sam Mobile, Galaxy Tab Active 5 telah menetapkan standar tinggi dengan sertifikasi MIL-STD-810H tingkat militer dan rating IP68 yang tahan air serta debu.
Tablet tersebut dibekali layar 8 inci dengan refresh rate 120 Hz dan fitur ikonik berupa baterai 5.050 mAh yang dapat dilepas pasang (user-replaceable).
Fitur baterai lepas-pasang ini menjadi nilai plus yang sangat dicari oleh anak muda yang aktif.
Itu memungkinkan penggunaan perangkat tanpa henti hanya dengan menukar baterai cadangan tanpa perlu menunggu proses charging.
Meskipun detail desain spesifik Galaxy Tab Active 6 masih dirahasiakan, analis memprediksi Samsung akan membawa peningkatan signifikan pada sektor chipset dan kemampuan kamera.
Mengingat tren saat ini, dukungan S Pen yang lebih responsif dan integrasi fitur AI (Artificial Intelligence) kemungkinan besar akan menjadi senjata utama untuk produktivitas di medan ekstrem.