- Kemenekraf, Indosat, dan Adobe berkolaborasi untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif Indonesia melalui pemanfaatan teknologi AI dan perangkat digital.
- Program ini menyediakan akses Adobe Express, materi edukasi, serta peluang monetisasi karya bagi kreator lokal di seluruh Indonesia.
- Sinergi strategis ini mendukung pengembangan keterampilan generasi muda melalui program GENSi dan ECHOES demi pertumbuhan ekonomi nasional.
Suara.com - Meski masyarakat semakin terhubung secara digital dan kemampuan teknologi generasi muda terus meningkat, masih banyak potensi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk menciptakan karya, bisnis, maupun sumber pendapatan baru.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan Adobe resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem kreator digital Indonesia melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), perangkat kreatif, serta program monetisasi karya.
Kolaborasi ini menggabungkan kekuatan masing-masing pihak, mulai dari jaringan dan komunitas digital Indosat, teknologi kreatif berbasis AI dari Adobe, hingga dukungan pemerintah melalui Kemenekraf untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa AI harus menjadi alat yang memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya.
"Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya, agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar," ujar Teuku Riefky Harsya dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, kemitraan antara pemerintah dan industri menjadi langkah penting untuk membekali generasi muda dengan kemampuan, kepercayaan diri, serta tanggung jawab dalam bersaing di tingkat global.
![Kolaborasi Indosat, Adobe, dan Kemenkraf memperkuat ekosistem kreator digital Indonesia di Jakarta, Senin (16/6/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/16/96751-kolaborasi-indosat-x-adobe-x-kemenkraf.jpg)
Kolaborasi ini juga mendukung program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) atau Ekraf Goes to School and Campus yang diinisiasi Kemenekraf.
Program tersebut berfokus pada peningkatan literasi ekonomi kreatif, penguasaan teknologi digital, pemanfaatan AI, serta pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.
Dari sisi industri telekomunikasi, Indosat melihat Indonesia memiliki sumber daya kreatif yang sangat besar. Namun, akses terhadap perangkat dan peluang masih menjadi tantangan bagi banyak anak muda.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan bahwa teknologi AI dapat menjadi katalisator bagi lahirnya generasi kreator baru Indonesia.
"Menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya," kata Vikram.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Adobe akan memberikan akses premium Adobe Express secara gratis selama enam bulan kepada seluruh pelanggan Indosat.
Platform berbasis AI ini memungkinkan pengguna membuat desain, konten visual, presentasi, hingga materi promosi secara lebih cepat dan mudah.
Selain itu, pelanggan juga akan memperoleh akses ke berbagai materi pembelajaran dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat meningkatkan keterampilan kreatif, pemasaran digital, hingga pemanfaatan AI dalam proses berkarya.
President of Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani, menilai komunitas kreatif Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di tingkat global.
![Kolaborasi Indosat, Adobe, dan Kemenkraf memperkuat ekosistem kreator digital Indonesia di Jakarta, Senin (16/6/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/16/74413-kolaborasi-indosat-x-adobe-x-kemenkraf.jpg)
"Di Adobe, kami terinspirasi oleh komunitas kreatif Indonesia dan bersemangat untuk membantu lebih banyak kreator mewujudkan ide-ide mereka menjadi peluang nyata," ujarnya.
Salah satu langkah strategis yang paling menarik adalah keputusan Adobe memilih Indonesia sebagai negara pertama peluncuran program monetisasi kreator Adobe Express.
Program tersebut memungkinkan kreator lokal memperoleh penghasilan langsung dari template desain yang mereka buat dan digunakan oleh pengguna lain di platform Adobe Express.
Peserta terpilih juga berkesempatan menampilkan karya mereka di IDEAFEST, salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia, sehingga membuka akses terhadap jaringan industri, kolaborasi baru, serta peluang bisnis yang lebih luas.
Di sisi lain, Indosat akan mengoptimalkan program pemberdayaan generasi muda GENSi (Generasi Terkoneksi) sebagai motor utama implementasi kolaborasi ini.
Setelah menjangkau lebih dari 10.000 anak muda Indonesia, GENSi menargetkan menjangkau sedikitnya 15.000 peserta sepanjang tahun ini melalui pelatihan digital, pengembangan kreativitas, dan pemanfaatan teknologi AI.
Melalui sinergi antara pemerintah, industri telekomunikasi, dan perusahaan teknologi global, kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
Tidak hanya membantu masyarakat belajar dan berkarya, tetapi juga membuka peluang monetisasi yang berkelanjutan sehingga kreativitas dapat berkembang menjadi aset ekonomi bernilai tinggi di era kecerdasan buatan.