- Microsoft meluncurkan Surface Pro 12 dan Surface Laptop 8 yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon X2 pada Juni 2026.
- Penggunaan prosesor Qualcomm Hexagon NPU memungkinkan perangkat menjalankan berbagai fitur AI secara lokal dengan performa 80 TOPS.
- Kedua perangkat menawarkan peningkatan layar OLED, efisiensi baterai, serta konfigurasi RAM hingga 64GB untuk mendukung produktivitas pengguna profesional.
Suara.com - Persaingan komputer berbasis kecerdasan buatan (AI PC) semakin memanas. Microsoft resmi meluncurkan generasi terbaru perangkat Surface, yakni Surface Pro Edisi ke-12 dan Surface Laptop Edisi ke-8, yang kini ditenagai chipset terbaru Qualcomm Snapdragon X2.
Kehadiran perangkat ini menandai langkah lanjutan Microsoft dalam memperkuat ekosistem AI PC berbasis Windows dengan performa yang lebih cepat dan efisien.
Snapdragon X2 Jadi Otak Baru Surface
Pembaruan terbesar pada lini Surface terbaru terletak pada penggunaan prosesor Qualcomm Snapdragon X2 Plus 10-core dan Snapdragon X2 Elite 12-core.
Kedua chipset tersebut dibekali Qualcomm Hexagon NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 80 TOPS (Trillion Operations Per Second).
Kapasitas ini memungkinkan perangkat menjalankan berbagai fitur AI secara lokal, mulai dari produktivitas berbasis AI, pemrosesan gambar, hingga fitur-fitur cerdas di Windows tanpa harus selalu terhubung ke internet.
Microsoft menyebut kemampuan tersebut dirancang untuk mendukung generasi baru aplikasi AI yang membutuhkan pemrosesan cepat langsung di perangkat.
Surface Laptop Baru Hadir dalam Dua Ukuran
Microsoft menghadirkan Surface Laptop generasi terbaru dalam dua pilihan ukuran layar, yakni 13,8 inci dan 15 inci, sebagaimana melansir dari laman Gizmochina, Rabu (17/6/2026).
Model 13,8 inci dibekali layar LCD dengan refresh rate 120Hz dan kepadatan piksel 201 PPI. Laptop ini dipasarkan mulai dari 1.599 dolar AS atau sekitar Rp28 jutaan.
Microsoft mengklaim perangkat tersebut mampu bertahan hingga 20 jam pemutaran video lokal, menjadikannya salah satu laptop Surface dengan efisiensi daya terbaik saat ini.
Sementara itu, varian 15 inci hadir dengan resolusi yang lebih tinggi dan kepadatan mencapai 262 PPI. Model ini dijual mulai 1.699 dolar AS atau sekitar Rp30 jutaan.
Selain layar yang lebih besar, perangkat ini juga dilengkapi slot pembaca kartu MicroSDXC, yang memberikan fleksibilitas tambahan bagi kreator konten maupun profesional yang sering memindahkan data berukuran besar.
Kedua model dibekali dua port USB-C/USB4 dan satu port USB-A untuk mendukung berbagai kebutuhan konektivitas.
Menariknya, Microsoft juga memperkenalkan warna baru bernama Jade, yang melengkapi pilihan warna Platinum, Black, dan Dune.
Surface Pro Kini Punya Opsi Layar OLED
![Surface Pro Edisi ke-12. [Microsoft]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/17/82165-surface-pro-edisi-ke-12.jpg)
Di kategori perangkat 2-in-1, Microsoft memperkenalkan Surface Pro 12 berukuran 13 inci dengan harga mulai 1.499 dolar AS.
Salah satu peningkatan paling signifikan adalah hadirnya opsi layar OLED, yang sebelumnya menjadi fitur yang banyak dinantikan pengguna Surface.
Layar OLED tersebut tetap mempertahankan teknologi refresh rate dinamis hingga 120Hz yang membuat tampilan lebih mulus saat bekerja, menggambar, maupun menikmati konten multimedia.
Surface Pro terbaru juga dilengkapi kamera depan ultra-wide 1440p yang dirancang untuk mendukung kebutuhan konferensi video dan kolaborasi digital yang semakin meningkat.
Selain itu, perangkat ini sudah mendukung Wi-Fi 7 serta dua port USB-C/USB4 untuk transfer data berkecepatan tinggi.
Microsoft mengklaim daya tahan baterainya mampu mencapai 15,5 jam pemutaran video lokal dalam sekali pengisian daya.
RAM Hingga 64GB dan Penyimpanan 1TB
Untuk mendukung berbagai kebutuhan pengguna profesional maupun kreator konten, Microsoft menyediakan konfigurasi RAM mulai dari 16GB hingga 64GB.
Sementara kapasitas penyimpanan tersedia mulai dari 256GB hingga 1TB, memberikan ruang yang cukup untuk menyimpan dokumen, aplikasi, proyek kreatif, hingga kebutuhan AI yang semakin besar.

Spesifikasi tersebut menjadikan Surface terbaru tidak hanya cocok untuk kebutuhan produktivitas harian, tetapi juga mendukung beban kerja berat seperti pengeditan video, desain grafis, hingga pemanfaatan aplikasi AI generatif.