- Babak Play-Ins meloloskan sembilan tim ke Grand Finals FFNS 2026 Fall.
- Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menjadi lokasi pertandingan puncak Free Fire.
- Pemenang turnamen utama berhak mendapatkan tiket menuju kompetisi internasional.
Suara.com - Babak Play-Ins Free Fire Nusantara Series atau FFNS 2026 Fall yang berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026 telah resmi berakhir dengan sengit.
Kompetisi esports bergengsi ini berhasil menyaring sembilan tim terbaik untuk melaju ke babak Grand Finals FFNS 2026 Fall di Yogyakarta.
Sembilan tim dari fase kualifikasi tersebut akan bergabung dengan tiga tim teratas dari ajang FFNS 2026 Spring yang sudah lolos terlebih dahulu.
Secara keseluruhan, kini terdapat 12 tim yang siap memperebutkan gelar juara nasional turnamen Free Fire tersebut.
Kompetisi esports Free Fire ini mempertemukan 36 tim di babak Play-Ins ini. Selama tiga hari penuh, para peserta terbagi ke dalam tiga grup terpisah demi mengamankan posisi tiga teratas.
Hasil Ketat Kualifikasi Tiga Grup
Pada persaingan Grup A di hari pertama, XOXO Pride tampil sangat dominan dengan mengamankan total 124 poin.
Tim Strenght GRT menyusul di posisi kedua dengan raihan 97 poin, sedangkan Jiggle mengunci tiket ketiga setelah mengumpulkan 87 poin.
Memasuki hari kedua, pertarungan di Grup B dipimpin oleh MBR Omega yang tampil perkasa dengan koleksi 150 poin di klasemen.
Posisi berikutnya ditempati oleh Kagendra dengan 98 poin dan Borneo Hilang Arah yang mengantongi 86 poin.
Persaingan di Grup C ditutup dengan keberhasilan Gokil Jo Noh yang memuncaki klasemen akhir setelah mengumpulkan 132 poin.
Elang Esport menempati peringkat kedua dengan perolehan 109 poin, disusul Petigade di posisi ketiga dengan skor 83 poin.
Namun, babak kualifikasi kali ini juga diwarnai oleh kegagalan beberapa tim besar yang kerap diunggulkan oleh komunitas penonton.
Vesakha Esports harus pulang lebih awal setelah finis di posisi kelima Grup B dengan raihan 84 poin.
Nasib serupa juga menimpa Sriwijaya Esports di Grup C yang terhenti pada peringkat keenam setelah hanya mengumpulkan 76 poin.
Absennya kedua tim profesional ini menjadi bukti nyata atas meningkatnya performa tim-tim komunitas lokal saat ini.
Daftar Lengkap Finalis
Seluruh tim yang lolos dari jalur ini akan langsung berhadapan dengan tiga tim undangan dari podium musim lalu.
Ketiga tim tersebut adalah Shadow Esports, Dewa United Horus, dan juga Pandora Esports yang sudah menunggu di babak berikutnya.
Berikut adalah daftar resmi 12 tim yang dikonfirmasi akan bertanding memperebutkan takhta juara dalam Grand Finals FFNS 2026 Fall:
- XOXO Pride (Klaten)
- Strenght GRT (Palu)
- Jiggle (Jambi)
- MBR Omega (Jakarta)
- Kagendra (Depok)
- Borneo Hilang Arah (Banjar Baru)
- Gokil Jo Noh (Manado)
- Elang Esport (Bangka)
- Petigade (Garut)
- Shadow Esports (Jakarta)
- Dewa United Horus (Jakarta)
- Pandora Esports (Makassar)
Lokasi dan Perebutan Tiket Internasional
Babak Grand Finals FFNS 2026 Fall sendiri dijadwalkan berlangsung secara langsung pada tanggal 12 Juli 2026 mendatang.
Pihak panitia penyelenggara telah memilih Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sebagai lokasi arena pertandingan.
Gedung auditorium ikonik di kota pelajar tersebut dipastikan akan dipadati oleh ribuan penonton yang ingin menyaksikan laga secara langsung.
Selain turnamen utama, perhelatan ini juga bertepatan dengan momentum perayaan ulang tahun Free Fire yang kesembilan di Indonesia.
Acara puncak ini diproyeksikan menjadi wadah pertemuan besar antara ekosistem esports profesional dengan seluruh komunitas pemain tanah air.
Untuk menambah kemeriahan, sejumlah musisi ternama dan berbagai aktivitas hiburan interaktif juga akan dihadirkan di lokasi.
Seluruh finalis dipastikan akan berjuang habis-habisan karena total hadiah yang diperebutkan mencapai nilai Rp850 juta.
Tidak hanya hadiah uang tunai, sang juara utama juga berhak mengamankan satu tiket berharga menuju turnamen internasional.
Pemenang turnamen ini akan resmi menjadi perwakilan kelima bagi Indonesia dalam ajang bergengsi FFWS SEA 2026 Fall.
Peta persaingan yang semakin ketat ini membuat babak final mendatang menjadi salah satu tontonan wajib bagi penggemar Free Fire.