-
Kekayaan Elon Musk mencetak sejarah baru dunia dengan menembus 1 triliun dolar AS.
-
Keberhasilan IPO SpaceX menjadi pendorong utama lonjakan kekayaan Elon Musk secara signifikan.
-
Nilai kekayaan Elon Musk tersebut sempat menyaingi total kapitalisasi pasar aset Bitcoin.
Suara.com - IPO (Initial Public Offering) perusahaan transportasi luar angkasa swasta, SpaceX, cukup sukses sehingga membuat kekayaan sang pendiri, Elon Musk. Total kekayaan Elon Musk bahkan melampaui pengusahaan teknologi ternama lainnya.
Selain itu, kekayaan Elon Musk bahkan sempat menyaingi Market Cap Bitcoin di kisaran 1,3 triliun dolar AS.
Sebagai informasi, SpaceX sekarang dipandang sebagai perusahaan teknologi bermasa depan cerah.
Mereka mempunyai layanan peluncuran roket komersial, penyediaan jaringan internet satelit global (termasuk Starlink), dan pengembangan wahana antariksa.
Saat pertama kali melantai di bursa Nasdaq dengan kode emiten SPCX, valuasi pasar perusahaan antariksa tersebut ditetapkan senilai 1,77 triliun dolar AS (sekitar Rp31.683 triliun).
IPO ditawarkan pada 135 dolar AS per lembar, namun dibuka di harga 150 dolar AS dan sempat menyentuh level tertinggi 218 dolar AS.

Saat nilai saham SpaceX mencapai nilai tertinggi (untuk sementara), Elon Musk langsung mencetak sejarah sebagai triliuner pertama di dunia.
Dengan kata lain, Elon Musk merupakan orang pertama di dunia modern yang meraih kekayaan tembus 1 triliun dolar AS atau Rp17.781 triliun.
Itu hampir 6 kali lipat lebih banyak dibanding proyeksi pendapatan negara Indonesia pada APBN 2026 (pendapatan Rp2.996,87 triliun).
Sempat tembus 1 triliun dolar AS, kekayaan Elon Musk lantas turun mengingat saham SpaceX sempat melemah pada Rabu (17/06/2026).
Menurut Forbes, kekayaan Elon Musk sekitar 839 miliar dolar AS setelah saham SpaceX ada di angka 201 dolar AS.
Meski turun, kekayaan Elon Musk membuat sejumlah pengusaha teknologi tetap 'terlihat miskin'.
Pasalnya, selisih kekayaan orang terkaya di dunia pertama (Elon Musk) dengan penghuni peringkat kedua terpaut jauh.
Sebagai informasi, lima orang terkaya di dunia didominasi oleh pengusaha teknologi.
Deretan orang terkaya di dunia per Juni 2026 adalah Elon Musk (SpaceX, Tesla), Larry Page (Google), Sergey Brin (Google), Jeff Bezon (Amazon), dan Mark Zuckerberg (Amazon).