-
Lima HP murah terbaru Juni 2026 menawarkan memori besar dan baterai jumbo.
-
Infinix Hot 70 dan Oppo A6c unggul dengan baterai raksasa.
-
Pilihan HP murah terbaru ini sangat cocok untuk produktivitas harian Anda.
Suara.com - Terdapat banyak smartphone yang meluncur ke Indonesia pada kuartal kedua 2026. Dari belasan ponsel, ada 5 HP murah memori lega yang tersedia pada Juni 2026.
Empat smartphone resmi meluncur komersial, sementara terdapat satu ponsel yang masih dalam tahap sertifikasi.
Deretan HP murah terbaru ini menawarkan penyimpanan lega 128 GB hingga 256 GB serta baterai jumbo hingga 8.100 mAh.
sepanjang Juni 2026 ini banyak banget vendor yang merilis ponsel entry-level dan midrange dengan kombinasi storage lega serta baterai jumbo.
Buat anak muda yang hobinya rebahan sambil scroll TikTok, nonton YouTube berjam-jam, atau gaming kasual di sela kuliah dan kerja, dua sektor ini jadi penentu utama selain harga.
Kabar baiknya, segmen HP murah di Indonesia sekarang makin sengit.
Beberapa merek besar seperti Honor, Infinix, Oppo, Itel, sampai Vivo kompak menghadirkan ponsel baru dengan penyimpanan internal yang bisa tembus 256 GB serta baterai dengan kapasitas raksasa. Berikut 5 HP murah terbaru penyimpanan lega Juni 2026:
1. Honor X5c Plus

Honor kembali memperkuat lini entry-level lewat Honor X5c Plus yang resmi meluncur di Indonesia pada 15 Juni 2026.
HP ini menyasar anak muda yang butuh ponsel harian dengan baterai tahan lama, desain ramping, dan harga ramah kantong.
Salah satu yang menarik, desain modul kamera belakangnya disebut mengingatkan pada gaya "boba" ala iPhone, jadi tampilannya nggak murahan meski harganya cuma Rp 2 jutaan.
Soal performa, Honor X5c Plus mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 yang dipadukan GPU Mali-G52 MC2.
Kombinasi ini cukup nyaman buat aktivitas harian seperti media sosial, streaming, dan gaming ringan, meski bukan pilihan ideal untuk game berat.
Layarnya berukuran 6,74 inci TFT LCD dengan refresh rate 90Hz, jadi pengalaman scrolling tetap terasa mulus untuk kelas harganya.
Harga: Rp2.299.000 (4GB/128GB)
OS: Android 15 dengan MagicOS 9.0
CPU: MediaTek Helio G81 (octa-core, 2x Cortex-A75 2,0 GHz + 6x Cortex-A55 1,7 GHz)
GPU: ARM Mali-G52 MC2
RAM: 4 GB (varian Indonesia)
Internal Memori: 128 GB
Layar: 6,74 inci TFT LCD, HD+ 720 x 1.600 piksel, 90Hz, 450 nits
Baterai: 5.260 mAh, fast charging 15W
Skor AnTuTu: sekitar 258.000-262.000 poin (estimasi AnTuTu v10 untuk chipset Helio G81, 358.383 poin pada v11)
2. Infinix Hot 70

Infinix Hot 70 resmi debut pada akhir Mei dan langsung jadi sorotan karena membawa baterai jumbo 6.000 mAh dengan layar refresh rate 120 Hz.
Dapur pacunya ditenagai chipset MediaTek Helio G100 Ultimate fabrikasi 6nm, dipadu GPU Mali-G57 MC2.
Soal layar, smartphone menggunakan panel IPS LCD 6,78 inci resolusi HD+ (720 x 1576 piksel) dengan refresh rate 120 Hz, bikin scrolling dan gaming kasual terasa lebih responsif.
Desainnya mengusung Dynamic Shine Design dengan Velvet-Smooth Finish, plus sudah mengantongi sertifikasi IP64/IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air.
Terkait baterai, Infinix membekali Hot 70 dengan kapasitas 6.000 mAh yang didukung fast charging 45W serta reverse charging 10W, jadi bisa difungsikan sebagai "powerbank" darurat untuk perangkat lain.
Infinix juga menjanjikan garansi performa hingga 72 bulan alias sekitar enam tahun, jaminan yang lumayan panjang untuk kelas HP Rp 2 jutaan.
Harga: Rp2.099.000 (varian 4GB/128GB), Rp3.199.000 (8GB/128GB), Rp3.399.000 (6GB/256GB)
OS: Android 16 dengan XOS 16
CPU: MediaTek Helio G100 Ultimate (octa-core, 2x Cortex-A76 2,2 GHz + 6x Cortex-A55 2,0 GHz), fabrikasi 6nm
GPU: Mali-G57 MC2
RAM: 4 GB/6 GB/8 GB LPDDR4X
Internal Memori: 128 GB/256 GB UFS2.2
Layar: 6,78 inci IPS LCD, HD+ 720 x 1576 piksel, 120Hz
Baterai: 6.000 mAh, fast charging 45W, reverse charging 10W
Skor AnTuTu: sekitar 517.051 poin (estimasi AnTuTu v11 pengujian Nanoreview)
3. Oppo A6c
![Oppo A6c. [Oppo Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/05/20/47251-oppo-a6c.jpg)
Oppo resmi memperkenalkan Oppo A6c di Indonesia sebagai ponsel entry-level yang mengutamakan desain stylish ala Reno Series.
Dari segi tampilan, bodinya mengusung desain sudut bingkai melengkung dan finishing 3D Dynamic Glow yang memberi kesan premium.
Smartphone mengusung layar berukuran 6,75 inci LCD HD Plus dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan hingga 900 nit.
Perusahaan membenamkan fitur Splash Touch dan Oily-Hand Touch agar layar tetap responsif meski tangan basah atau berminyak.
Nilai jual utama Oppo A6c jelas ada di baterai 7.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga tiga hari pemakaian normal.
Secara rinci, Oppo menyebut ponsel ini sanggup digunakan untuk bermain game MOBA hingga 11,6 jam, memutar video selama 26,8 jam, serta bertahan dalam mode siaga hingga 28 hari.
Performanya ditenagai chipset Unisoc T7250 yang dipasangkan RAM LPDDR4X 4 GB.
Harga: Rp 2.499.000(4GB/64GB), Rp2.999.000 (4GB/128GB)
OS: Android 15 dengan ColorOS 15
CPU: Unisoc T7250 (octa-core, 2x Cortex-A75 1,8 GHz + 6x Cortex-A55 1,6 GHz)
GPU: Mali-G57 MP1
RAM: 4 GB LPDDR4X
Internal Memori: 64 GB/128 GB UFS 2.2
Layar: 6,75 inci LCD, HD Plus 1570 x 720 piksel, 120Hz, 900 nits
Baterai: 7.000 mAh, fast charging 15W, reverse wired charging 5W
Skor AnTuTu: sekitar 280.000-300.000 poin (estimasi AnTuTu v10 untuk chipset Unisoc T7250; angka di pasaran Indonesia dapat bervariasi tergantung optimasi software ColorOS)
4. Itel A200

Buat yang pengin tampil beda dengan budget minim, Itel A200 layak dilirik.
Smartphone mencuri perhatian karena desain modul kamera belakang menyerupai iPhone 17 Pro, lengkap dengan pilihan warna oranye yang identik dengan ponsel flagship Apple.
Meski tampilannya "mewah", Itel A200 tetap menyasar segmen entry-level murni.
Layarnya berukuran 6,75 inci dengan refresh rate 120 Hz, resolusi 720 x 1.600 piksel, dan kecerahan 480 nits, masih menggunakan desain notch untuk kamera depan 5 MP.
Performanya ditenagai chipset Unisoc T7250, sama seperti yang dipakai Oppo A6c, dengan dua opsi RAM dan penyimpanan yakni 3 GB/128 GB dan 4 GB/64 GB.
Salah satu keunggulan Itel A200 yang jarang ditemukan di kelas harga Rp 1 jutaan adalah sertifikasi ketahanan.
HP murah ini sudah mengantongi sertifikasi IP65 yang membuatnya tahan terhadap debu dan semprotan air, ditambah lolos pengujian standar militer MIL-STD-810H yang menandakan perangkat tahan terhadap benturan, guncangan, suhu ekstrem, kelembapan tinggi, getaran, hingga debu.
Harga: mulai Rp 1.499.000 (3GB/128GB)
OS: Android 15 Go Edition dengan Itel OS 15.1.2
CPU: Unisoc T7250 (octa-core, 2x Cortex-A75 1,8 GHz + 6x Cortex-A55 1,6 GHz)
GPU: Mali-G57 MP1
RAM: 3 GB/4 GB
Internal Memori: 128 GB/64 GB
Layar: 6,75 inci IPS LCD, HD+ 720 x 1.600 piksel, 120Hz, 480 nits
Baterai: 5.000 mAh, fast charging 15W
5. Vivo Y500 4G

Vivo Y500 4G bersiap meluncur ke pasar global dalam waktu dekat. Perangkat bahkan digadang-gadang siap debut di Nepal pada bulan ini.
Kabar menarik, Vivo Y500 4G sudah lolos sertifikasi di Indonesia.
PT Vivo Mobile Indonesia sudah mendaftarkan nomor model V2570 di laman Postel Komdigi dan P3DN Kemenperin dengan nilai TKDN 35,80 persen.
Fitur utama yang jadi sorotan adalah baterai BlueVolt berkapasitas 8.100 mAh, sangat besar untuk kategori midrange murah.
Selain itu, Vivo Y500 4G dibekali layar Infinity AMOLED beresolusi 1,5K yang jauh lebih tajam dibanding tiga ponsel LCD lain di daftar ini.
Berdasarkan informasi database Google Play Console yang dikutip dari NDTV, ponsel ini menggunakan chipset Unisoc T7300 dan diperkirakan hadir dengan RAM 8 GB serta Android 16 sejak awal peluncuran.
Harga: Diprediksi kurang dari 20 ribu rupee atau Rp3,8 juta
OS: Android 16
CPU: Unisoc T7300
GPU: belum diumumkan resmi
RAM: 8 GB (perkiraan awal)
Internal Memori: belum diumumkan resmi untuk varian Indonesia
Layar: Infinity AMOLED 1,5K
Baterai: 8.100 mAh (BlueVolt)