- Qualcomm dan Samsung mengumumkan kerja sama strategis di ajang Samsung Unpacked.
- Integrasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 membawa era Agentic AI ke perangkat Galaxy Z Fold8 Series dan Z Flip8.
- Kolaborasi ini juga menghadirkan platform Snapdragon Wear Elite pada Galaxy Watch9 serta kacamata pintar berbasis Snapdragon AR1 Gen 1.
Suara.com - Tantangan terbesar industri saat ini adalah bagaimana menciptakan kecerdasan buatan (AI) yang benar-benar intuitif, memahami konteks secara real-time, dan mampu beroperasi secara mandiri (autonomous) tanpa harus selalu bergantung pada pemrosesan awan (cloud).
Kesenjangan antara performa perangkat keras dan kebutuhan pemrosesan AI tingkat lanjut sering kali menjadi hambatan dalam menciptakan ekosistem teknologi yang benar-benar sinkron.
Menjawab tantangan tersebut, Qualcomm Technologies dan Samsung mengumumkan perluasan kolaborasi strategis mereka di ajang Samsung Unpacked.
Inti dari kerja sama ini bukan sekadar peluncuran produk, melainkan integrasi Snapdragon® 8 Elite Gen 5 Mobile Platform for Galaxy ke dalam jajaran perangkat terbaru.
Inovasi ini menandai pergeseran dari AI generatif biasa menuju era Agentic AI, di mana perangkat tidak hanya memproses data, tetapi memahami kebutuhan pengguna di seluruh ekosistem Galaxy, mulai dari ponsel lipat, jam tangan pintar, hingga kacamata pintar (intelligent eyewear).
Evolusi Komputasi: CPU Tercepat dan NPU Generasi Terbaru
![Kolaborasi Qualcomm Technologies dan Samsung pada Snapdragon® 8 Elite Gen 5. [Qualcomm]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/25/14449-kolaborasi-qualcomm-technologies-dan-samsung-pada-snapdragon-8-elite-gen-5.jpg)
Jantung dari revolusi ini adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang mentenagai Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Z Fold8, dan Z Flip8.
Perangkat ini tidak lagi hanya mengandalkan kecepatan mentah, melainkan efisiensi arsitektur melalui penggunaan CPU Qualcomm Oryon™, yang kini dinobatkan sebagai CPU seluler tercepat di dunia.
Lompatan teknologi ini memungkinkan pemrosesan AI di dalam perangkat (on-device) menjadi jauh lebih responsif.
Integrasi NPU (Neural Processing Unit) generasi terbaru memastikan fitur-fitur seperti kamera pintar dan pemrosesan data sensitif berlangsung secara instan dengan konsumsi daya yang sangat minim.
Cristiano Amon, President and CEO Qualcomm Incorporated, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah besar dalam membawa kecerdasan buatan langsung ke tangan pengguna.
"Kita sedang memasuki era baru AI, di mana kecerdasan buatan telah terintegrasi langsung ke dalam perangkat pribadi yang kita andalkan kapanpun," ujar Cristiano Amon dalam keterangan resminya, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, dengan teknologi Snapdragon yang memperkuat smartphone, smartwatch, dan Intelligent Eyewear Galaxy terbaru, Qualcomm dan Samsung bersama-sama mewujudkan teknologi AI yang lebih intuitif dan memahami kebutuhan pengguna melalui seluruh ekosistem Galaxy.
Mempersonalisasi Wearables: Jam Tangan Sebagai "Asisten Proaktif"
Inovasi tidak berhenti di smartphone. Untuk pertama kalinya, Samsung mengadopsi platform Snapdragon Wear™ Elite pada Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2.